<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang</title><description>Tim penyelamat masih melakukan pencarian korban yang masih hilang. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/18/3223983/korban-tewas-gempa-dahsyat-m-7-8-di-filipina-bertambah-jadi-53-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/11/18/3223983/korban-tewas-gempa-dahsyat-m-7-8-di-filipina-bertambah-jadi-53-orang"/><item><title>Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/18/3223983/korban-tewas-gempa-dahsyat-m-7-8-di-filipina-bertambah-jadi-53-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/11/18/3223983/korban-tewas-gempa-dahsyat-m-7-8-di-filipina-bertambah-jadi-53-orang</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2026 17:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/11/18/3223983/kerusakan_akibat_bencana_gempabumi_di_mindanao_filipina-uU4P_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerusakan akibat bencana gempabumi di Mindanao, Filipina.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/11/18/3223983/kerusakan_akibat_bencana_gempabumi_di_mindanao_filipina-uU4P_large.jpg</image><title>Kerusakan akibat bencana gempabumi di Mindanao, Filipina.</title></images><description>MANILA - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan M 7,8 yang melanda lepas pantai Mindanao di Filipina selatan awal pekan ini meningkat menjadi 53 orang, menurut pejabat penanggulangan bencana.&#13;
&#13;
Juru bicara Biro Pemadam Kebakaran, Kepala Pemadam Kebakaran Anthony Arroyo, mengatakan pada Rabu (10/6/2026) bahwa 53 jenazah telah ditemukan sejauh ini, dengan beberapa di antaranya belum diidentifikasi, seperti dilaporkan GMA News Online.&#13;
&#13;
Laporan sebelumnya menyebutkan tim penyelamat juga sedang mencari 17 orang yang hilang.&#13;
&#13;
Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana mengumumkan bahwa 487 orang dilaporkan terluka, seperti dilaporkan media lokal Philstar.&#13;
&#13;
Dari korban tewas yang dikonfirmasi, 33 tercatat di Wilayah 12 dan 12 di Wilayah 11, meskipun pihak berwenang mengatakan angka tersebut masih menunggu verifikasi.&#13;
&#13;
Gempa bumi, yang terjadi pada Senin (8/6/2026) pukul 07.37 waktu setempat di lepas pantai provinsi Sarangani, menyebabkan kerusakan luas di beberapa bagian Mindanao, meruntuhkan bangunan, mengganggu layanan listrik dan air, dan memicu tanah longsor di beberapa daerah.&#13;
&#13;
Operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi sedang berlangsung di seluruh wilayah yang terdampak, sehingga meningkatkan kemungkinan jumlah korban jiwa akan bertambah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rumah Sakit Kesulitan di Tengah Pemadaman Listrik&#13;
&#13;
Gempa bumi memicu setidaknya 10 tanah longsor, termasuk beberapa di wilayah selatan Mindanao. Di Sarangani, 13 warga Barangay New Aklan dilaporkan terkubur ketika tanah longsor melanda komunitas tersebut.&#13;
&#13;
Pihak berwenang juga sedang menyelidiki laporan bahwa seluruh desa mungkin telah terkubur, meskipun korban jiwa terkait belum dikonfirmasi.&#13;
&#13;
Bencana tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur yang meluas. Pejabat melaporkan kerusakan pada 18 jembatan, 41 jalan, dan 238 fasilitas umum, dengan beberapa jalur transportasi tetap tidak dapat dilalui.&#13;
&#13;
Pemadaman listrik telah memengaruhi sekitar 130.000 konsumen, sementara rumah sakit terus beroperasi dalam kondisi sulit, merawat pasien di tenda karena gempa susulan dan masalah struktural.&#13;
&#13;
Lebih dari 149.000 orang telah terdampak bencana ini, termasuk lebih dari 41.000 warga yang mengungsi. Hampir 3.000 rumah rusak.&#13;
&#13;
Departemen Pendidikan mengatakan gempa bumi tersebut berdampak pada sekitar 6.224 sekolah, lebih dari 3,2 juta siswa, dan sekitar 128.000 guru dan staf sekolah.&#13;
&#13;
Pemerintah mengatakan bantuan darurat senilai USD78.080 (Rp1,2 miliar) telah didistribusikan, seiring upaya bantuan terus berlanjut di seluruh wilayah yang terkena gempa&#13;
</description><content:encoded>MANILA - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan M 7,8 yang melanda lepas pantai Mindanao di Filipina selatan awal pekan ini meningkat menjadi 53 orang, menurut pejabat penanggulangan bencana.&#13;
&#13;
Juru bicara Biro Pemadam Kebakaran, Kepala Pemadam Kebakaran Anthony Arroyo, mengatakan pada Rabu (10/6/2026) bahwa 53 jenazah telah ditemukan sejauh ini, dengan beberapa di antaranya belum diidentifikasi, seperti dilaporkan GMA News Online.&#13;
&#13;
Laporan sebelumnya menyebutkan tim penyelamat juga sedang mencari 17 orang yang hilang.&#13;
&#13;
Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana mengumumkan bahwa 487 orang dilaporkan terluka, seperti dilaporkan media lokal Philstar.&#13;
&#13;
Dari korban tewas yang dikonfirmasi, 33 tercatat di Wilayah 12 dan 12 di Wilayah 11, meskipun pihak berwenang mengatakan angka tersebut masih menunggu verifikasi.&#13;
&#13;
Gempa bumi, yang terjadi pada Senin (8/6/2026) pukul 07.37 waktu setempat di lepas pantai provinsi Sarangani, menyebabkan kerusakan luas di beberapa bagian Mindanao, meruntuhkan bangunan, mengganggu layanan listrik dan air, dan memicu tanah longsor di beberapa daerah.&#13;
&#13;
Operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi sedang berlangsung di seluruh wilayah yang terdampak, sehingga meningkatkan kemungkinan jumlah korban jiwa akan bertambah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rumah Sakit Kesulitan di Tengah Pemadaman Listrik&#13;
&#13;
Gempa bumi memicu setidaknya 10 tanah longsor, termasuk beberapa di wilayah selatan Mindanao. Di Sarangani, 13 warga Barangay New Aklan dilaporkan terkubur ketika tanah longsor melanda komunitas tersebut.&#13;
&#13;
Pihak berwenang juga sedang menyelidiki laporan bahwa seluruh desa mungkin telah terkubur, meskipun korban jiwa terkait belum dikonfirmasi.&#13;
&#13;
Bencana tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur yang meluas. Pejabat melaporkan kerusakan pada 18 jembatan, 41 jalan, dan 238 fasilitas umum, dengan beberapa jalur transportasi tetap tidak dapat dilalui.&#13;
&#13;
Pemadaman listrik telah memengaruhi sekitar 130.000 konsumen, sementara rumah sakit terus beroperasi dalam kondisi sulit, merawat pasien di tenda karena gempa susulan dan masalah struktural.&#13;
&#13;
Lebih dari 149.000 orang telah terdampak bencana ini, termasuk lebih dari 41.000 warga yang mengungsi. Hampir 3.000 rumah rusak.&#13;
&#13;
Departemen Pendidikan mengatakan gempa bumi tersebut berdampak pada sekitar 6.224 sekolah, lebih dari 3,2 juta siswa, dan sekitar 128.000 guru dan staf sekolah.&#13;
&#13;
Pemerintah mengatakan bantuan darurat senilai USD78.080 (Rp1,2 miliar) telah didistribusikan, seiring upaya bantuan terus berlanjut di seluruh wilayah yang terkena gempa&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
