<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Targetkan Evaluasi Tata Kelola MBG Rampung dalam Satu Bulan</title><description>Mensesneg menekankan bahwa program yang sudah berjalan tidak terganggu selama masa evaluasi. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224013/pemerintah-targetkan-evaluasi-tata-kelola-mbg-rampung-dalam-satu-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224013/pemerintah-targetkan-evaluasi-tata-kelola-mbg-rampung-dalam-satu-bulan"/><item><title>Pemerintah Targetkan Evaluasi Tata Kelola MBG Rampung dalam Satu Bulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224013/pemerintah-targetkan-evaluasi-tata-kelola-mbg-rampung-dalam-satu-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224013/pemerintah-targetkan-evaluasi-tata-kelola-mbg-rampung-dalam-satu-bulan</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2026 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/11/337/3224013/mensesneg_prasetyo_hadi-RZoX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensesneg Prasetyo Hadi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/11/337/3224013/mensesneg_prasetyo_hadi-RZoX_large.jpg</image><title>Mensesneg Prasetyo Hadi. </title></images><description>JAKARTA - Pemerintah sepakat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait tata kelola program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan masyarakat yang menyuarakan ketidakpuasan terhadap program ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi memang kita menyepakati bersama-sama bahwa kita butuh penataan menyeluruh dari program MBG ini. Kalau bicaranya waktu tentu secepat-cepatnya,&amp;quot; kata Mensesneg Prasetyo Hadi usai mengikuti rapat koordinasi terkait MBG di Kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
Dia menyebut bahwa dalam evaluasi ini akan dilihat klaster yang menjadi permasalahan. Namun, untuk hal-hal yang sudah sesuai mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) akan tetap berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah (tapi) ada klaster-klaster yang memang harus kita tata ulang, kita benahi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, terkait pelaksanaan MBG di bawah kepemimpinan Nanik S. Deyang kini akan segera memprioritaskan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) untuk bisa secepatnya disalurkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk juga ada peningkatan yang signifikan dalam dua minggu ini berkenaan dengan penerima manfaat untuk istilahnya 3B. Untuk ibu hamil, kemudian ibu yang menyusui, dan balita di bawah lima tahun. Jadi mohon dukungannya, mohon bersabarnya untuk kita kerja keras kita tata ulang semua,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Mensesneg menyebut bahwa evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program MBG ini ditargetkan akan dilakukan selama kurun waktu satu bulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai. Tapi tentunya semua ada dinamikanya,&amp;quot; ujar Mensesneg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Makanya yang pertama tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan, tetap berjalan tidak boleh ada gangguan. Dan di situ pun juga catatan-catatan perbaikan itu terus tetap harus dilakukan. Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga,&amp;quot; kata dia melanjutkan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah sepakat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait tata kelola program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan masyarakat yang menyuarakan ketidakpuasan terhadap program ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi memang kita menyepakati bersama-sama bahwa kita butuh penataan menyeluruh dari program MBG ini. Kalau bicaranya waktu tentu secepat-cepatnya,&amp;quot; kata Mensesneg Prasetyo Hadi usai mengikuti rapat koordinasi terkait MBG di Kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
Dia menyebut bahwa dalam evaluasi ini akan dilihat klaster yang menjadi permasalahan. Namun, untuk hal-hal yang sudah sesuai mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) akan tetap berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah (tapi) ada klaster-klaster yang memang harus kita tata ulang, kita benahi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, terkait pelaksanaan MBG di bawah kepemimpinan Nanik S. Deyang kini akan segera memprioritaskan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) untuk bisa secepatnya disalurkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk juga ada peningkatan yang signifikan dalam dua minggu ini berkenaan dengan penerima manfaat untuk istilahnya 3B. Untuk ibu hamil, kemudian ibu yang menyusui, dan balita di bawah lima tahun. Jadi mohon dukungannya, mohon bersabarnya untuk kita kerja keras kita tata ulang semua,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Mensesneg menyebut bahwa evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program MBG ini ditargetkan akan dilakukan selama kurun waktu satu bulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai. Tapi tentunya semua ada dinamikanya,&amp;quot; ujar Mensesneg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Makanya yang pertama tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan, tetap berjalan tidak boleh ada gangguan. Dan di situ pun juga catatan-catatan perbaikan itu terus tetap harus dilakukan. Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga,&amp;quot; kata dia melanjutkan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
