<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bupati Muara Enim Suap Pejabat BPK untuk Pertahankan Opini WTP</title><description>Temuan tersebut dinilai dapat mengganggu opini WTP yang sebelumnya diperoleh Pemkab Muara Enim pada 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224040/bupati-muara-enim-suap-pejabat-bpk-untuk-pertahankan-opini-wtp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224040/bupati-muara-enim-suap-pejabat-bpk-untuk-pertahankan-opini-wtp"/><item><title>Bupati Muara Enim Suap Pejabat BPK untuk Pertahankan Opini WTP</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224040/bupati-muara-enim-suap-pejabat-bpk-untuk-pertahankan-opini-wtp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224040/bupati-muara-enim-suap-pejabat-bpk-untuk-pertahankan-opini-wtp</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2026 22:26 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/11/337/3224040/kpk-tVLE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Muara Enim, Edison/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/11/337/3224040/kpk-tVLE_large.jpg</image><title>Bupati Muara Enim, Edison/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bupati Muara Enim, Edison melakukan suap dengan tujuan mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&#13;
&#13;
Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menegaskan, BPK menemukan nilai melebihi batas materialitas di dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan Pemkab Muara Enim dalam pengadaan smart TV.&#13;
&#13;
Temuan tersebut dinilai dapat mengganggu opini WTP yang sebelumnya diperoleh Pemkab Muara Enim pada 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi tahun sebelumnya kalau tidak salah, Kabupaten Muara Enim itu opininya WTP. Jadi jangan sampai ini tidak WTP, gitu,&amp;quot; kata Taufik saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akan hal itu, Edison kemudian memerintahkan anak buahnya untuk menemui pihak-pihak yang bisa mengkondisikan hal tersebut.&#13;
&#13;
Salah satunya Augusz Dewanggara atau Angga (ANG) selaku pihak swasta yang kemudian dia meminta fee Rp1,6 miliar untuk pengkondisian tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;AGG kemudian menyampaikan kebutuhan fee untuk mengubah hasil audit sekitar Rp1,6 miliar atau diambil dari 1 persen pagu anggaran pekerjaan infrastruktur atau 2 persen pagu anggaran pengadaan dari Pemkab Muara Enim,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, KPK secara resmi mengumumkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap laporan keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.&#13;
&#13;
Penetapan tersangka ini terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BPK pada Rabu (10/6/2026).&#13;
&#13;
Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menyatakan, salah satu tersangka merupakan Bupati Muara Enim, Edison (EDS).&#13;
&#13;
Tersangka lainnya yaitu Augusz Dewanggara atau Angga (ANG) selaku pihak swasta; Titin Rita Lestari (TTN) selaku ASN atau Pengendali Teknis; Fika (FK) selaku Direktur PT Millenium Solusi Abadi; dan Cory Erin Hardi (CRH) selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bupati Muara Enim, Edison melakukan suap dengan tujuan mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&#13;
&#13;
Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menegaskan, BPK menemukan nilai melebihi batas materialitas di dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan Pemkab Muara Enim dalam pengadaan smart TV.&#13;
&#13;
Temuan tersebut dinilai dapat mengganggu opini WTP yang sebelumnya diperoleh Pemkab Muara Enim pada 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi tahun sebelumnya kalau tidak salah, Kabupaten Muara Enim itu opininya WTP. Jadi jangan sampai ini tidak WTP, gitu,&amp;quot; kata Taufik saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akan hal itu, Edison kemudian memerintahkan anak buahnya untuk menemui pihak-pihak yang bisa mengkondisikan hal tersebut.&#13;
&#13;
Salah satunya Augusz Dewanggara atau Angga (ANG) selaku pihak swasta yang kemudian dia meminta fee Rp1,6 miliar untuk pengkondisian tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;AGG kemudian menyampaikan kebutuhan fee untuk mengubah hasil audit sekitar Rp1,6 miliar atau diambil dari 1 persen pagu anggaran pekerjaan infrastruktur atau 2 persen pagu anggaran pengadaan dari Pemkab Muara Enim,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, KPK secara resmi mengumumkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap laporan keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.&#13;
&#13;
Penetapan tersangka ini terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BPK pada Rabu (10/6/2026).&#13;
&#13;
Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menyatakan, salah satu tersangka merupakan Bupati Muara Enim, Edison (EDS).&#13;
&#13;
Tersangka lainnya yaitu Augusz Dewanggara atau Angga (ANG) selaku pihak swasta; Titin Rita Lestari (TTN) selaku ASN atau Pengendali Teknis; Fika (FK) selaku Direktur PT Millenium Solusi Abadi; dan Cory Erin Hardi (CRH) selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
