<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lapor Prabowo, Mendikdasmen: Tunjangan Guru Naik dan Program Beasiswa Diperluas</title><description>Dalam keterangannya usai pertemuan, Abdul Mu?? ti menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian tunjangan bagi para guru.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224045/lapor-prabowo-mendikdasmen-tunjangan-guru-naik-dan-program-beasiswa-diperluas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224045/lapor-prabowo-mendikdasmen-tunjangan-guru-naik-dan-program-beasiswa-diperluas"/><item><title>Lapor Prabowo, Mendikdasmen: Tunjangan Guru Naik dan Program Beasiswa Diperluas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224045/lapor-prabowo-mendikdasmen-tunjangan-guru-naik-dan-program-beasiswa-diperluas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/11/337/3224045/lapor-prabowo-mendikdasmen-tunjangan-guru-naik-dan-program-beasiswa-diperluas</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/11/337/3224045/prabowo-z02X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo dan Mendikdasmen/Biro Pers</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/11/337/3224045/prabowo-z02X_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo dan Mendikdasmen/Biro Pers</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&amp;rsquo;ti, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk mendorong kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kesejahteraan hingga pengembangan kompetensi guru.&#13;
&#13;
Dalam keterangannya usai pertemuan, Abdul Mu&amp;rsquo;ti menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian tunjangan bagi para guru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tunjangan guru sekali lagi sudah dinaikkan dari yang guru non-ASN, tunjangannya dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga menerapkan mekanisme baru dalam penyaluran tunjangan tersebut yang disalurkan secara langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulannya. Menurut Mendikdasmen, hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan tata kelola yang lebih sederhana dan efektif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat mendapatkan manfaat langsung dari transfer tunjangan yang ke rekening guru setiap bulan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Di samping peningkatan kesejahteraan, pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat kualitas para tenaga pendidik melalui program beasiswa bagi guru. Abdul Mu&amp;rsquo;ti menuturkan program tersebut juga dijalankan melalui sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tahun 2025 kami mengalokasikan biasiswa untuk 12.500 guru yang belum D4 atau S1 dengan beasiswa 3 juta per semester. Program ini sudah berjalan dengan sistem RPL, sudah masuk semester kedua, dan insyaallah sebagian akan bisa diwisuda pada tahun ini,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mendikdasmen menuturkan bahwa program tersebut masih akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan alokasi sejumlah 150.000 guru dengan nominal beasiswa yang tetap sama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan sekarang masih proses pendaftaran, karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini. Itu yang berkaitan dengan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas guru,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&amp;rsquo;ti, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk mendorong kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kesejahteraan hingga pengembangan kompetensi guru.&#13;
&#13;
Dalam keterangannya usai pertemuan, Abdul Mu&amp;rsquo;ti menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian tunjangan bagi para guru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tunjangan guru sekali lagi sudah dinaikkan dari yang guru non-ASN, tunjangannya dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga menerapkan mekanisme baru dalam penyaluran tunjangan tersebut yang disalurkan secara langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulannya. Menurut Mendikdasmen, hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan tata kelola yang lebih sederhana dan efektif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat mendapatkan manfaat langsung dari transfer tunjangan yang ke rekening guru setiap bulan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Di samping peningkatan kesejahteraan, pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat kualitas para tenaga pendidik melalui program beasiswa bagi guru. Abdul Mu&amp;rsquo;ti menuturkan program tersebut juga dijalankan melalui sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tahun 2025 kami mengalokasikan biasiswa untuk 12.500 guru yang belum D4 atau S1 dengan beasiswa 3 juta per semester. Program ini sudah berjalan dengan sistem RPL, sudah masuk semester kedua, dan insyaallah sebagian akan bisa diwisuda pada tahun ini,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Mendikdasmen menuturkan bahwa program tersebut masih akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan alokasi sejumlah 150.000 guru dengan nominal beasiswa yang tetap sama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan sekarang masih proses pendaftaran, karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini. Itu yang berkaitan dengan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas guru,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
