<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI: Isu Pesawat Bawa Mama Sinta ke Jakarta Tidak Benar!</title><description>TNI juga tidak pernah melakukan pemaksaan maupun penculikan untuk membawa Mama Yasinta ke Jakarta dengan pesawat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/340/3224035/tni-isu-pesawat-bawa-mama-sinta-ke-jakarta-tidak-benar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/11/340/3224035/tni-isu-pesawat-bawa-mama-sinta-ke-jakarta-tidak-benar"/><item><title>TNI: Isu Pesawat Bawa Mama Sinta ke Jakarta Tidak Benar!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/11/340/3224035/tni-isu-pesawat-bawa-mama-sinta-ke-jakarta-tidak-benar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/11/340/3224035/tni-isu-pesawat-bawa-mama-sinta-ke-jakarta-tidak-benar</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2026 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/11/340/3224035/tni-f9qk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia&amp;nbsp;</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/11/340/3224035/tni-f9qk_large.jpg</image><title>Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia&amp;nbsp;</title></images><description>PAPUA - Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia&amp;nbsp;menegaskan, terkait informasi yang berkembang di publik soal penculikan Yasinta Moiwend alias Mama Sinta&amp;nbsp;tidak sesuai dengan fakta.&#13;
&#13;
TNI juga tidak pernah melakukan pemaksaan maupun penculikan untuk membawa Mama Yasinta ke Jakarta dengan pesawat.&#13;
&#13;
Frits membantah berbagai spekulasi yang menyebut adanya keterlibatan aparat, termasuk penggunaan pesawat tertentu dalam proses pemindahan. Ia menilai narasi tersebut tidak berdasar dan perlu diluruskan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Isu dibawa dengan pesawat tertentu itu tidak benar. Itu spekulasi yang tidak sesuai fakta,&amp;rdquo; tegas Mayjen Frits, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, hingga saat ini tidak ada laporan dari jajaran TNI di lapangan terkait tindakan di luar prosedur terhadap warga sipil, termasuk dalam kasus Mama Yasinta.&#13;
&#13;
Menurutnya berkembangnya isu ini tidak lepas dari kurangnya konfirmasi langsung kepada pihak terkait, sehingga memunculkan asumsi yang berpotensi menyesatkan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tidak ada yang bertanya langsung atau mengonfirmasi, lalu muncul asumsi seolah-olah TNI terlibat, ini yang harus diluruskan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum terverifikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus melihat fakta dari yang bersangkutan langsung, jangan sampai informasi yang tidak benar justru memperkeruh situasi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>PAPUA - Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia&amp;nbsp;menegaskan, terkait informasi yang berkembang di publik soal penculikan Yasinta Moiwend alias Mama Sinta&amp;nbsp;tidak sesuai dengan fakta.&#13;
&#13;
TNI juga tidak pernah melakukan pemaksaan maupun penculikan untuk membawa Mama Yasinta ke Jakarta dengan pesawat.&#13;
&#13;
Frits membantah berbagai spekulasi yang menyebut adanya keterlibatan aparat, termasuk penggunaan pesawat tertentu dalam proses pemindahan. Ia menilai narasi tersebut tidak berdasar dan perlu diluruskan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Isu dibawa dengan pesawat tertentu itu tidak benar. Itu spekulasi yang tidak sesuai fakta,&amp;rdquo; tegas Mayjen Frits, Kamis (11/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, hingga saat ini tidak ada laporan dari jajaran TNI di lapangan terkait tindakan di luar prosedur terhadap warga sipil, termasuk dalam kasus Mama Yasinta.&#13;
&#13;
Menurutnya berkembangnya isu ini tidak lepas dari kurangnya konfirmasi langsung kepada pihak terkait, sehingga memunculkan asumsi yang berpotensi menyesatkan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tidak ada yang bertanya langsung atau mengonfirmasi, lalu muncul asumsi seolah-olah TNI terlibat, ini yang harus diluruskan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum terverifikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus melihat fakta dari yang bersangkutan langsung, jangan sampai informasi yang tidak benar justru memperkeruh situasi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
