<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran</title><description>Kedua belah pihak tampaknya positif kesepakatan bisa segera tercapai dalam waktu dekat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/14/18/3224438/trump-sebut-kesepakatan-damai-dengan-iran-akan-ditandatangani-pada-minggu-ini-respons-teheran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/14/18/3224438/trump-sebut-kesepakatan-damai-dengan-iran-akan-ditandatangani-pada-minggu-ini-respons-teheran"/><item><title>Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/14/18/3224438/trump-sebut-kesepakatan-damai-dengan-iran-akan-ditandatangani-pada-minggu-ini-respons-teheran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/14/18/3224438/trump-sebut-kesepakatan-damai-dengan-iran-akan-ditandatangani-pada-minggu-ini-respons-teheran</guid><pubDate>Minggu 14 Juni 2026 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/14/18/3224438/ilustrasi-xibU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/14/18/3224438/ilustrasi-xibU_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang antara negara itu dengan Iran akan ditandatangani pada Minggu, 14 Juni. Namun, pernyataan dari Iran mengindikasikan bahwa tidak ada penandatanganan yang diharapkan terjadi pada hari itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesepakatan dijadwalkan akan ditandatangani besok, dan segera setelah ditandatangani, Selat Hormuz terbuka untuk semua,&amp;quot; kata Trump dalam unggahan di Truth Social pada Sabtu (13/6/2026).&#13;
&#13;
Trump juga mengatakan bahwa AS akan menemukan dan menghancurkan uranium yang diperkaya milik Iran saat kawasan tersebut lebih tenang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada waktu yang tepat, ketika semuanya tenang, kita akan masuk dan mengambil debu nuklir, yang terkubur jauh di bawah pegunungan granit yang tenggelam, berkat pesawat pembom B-2 kita yang indah dan pilot-pilotnya yang brilian, dan mencampurnya serta menghancurkannya, baik di Iran maupun di Amerika Serikat,&amp;quot; tulis Trump, sebagaimana dilansir TRT.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Iran mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dengan Amerika Serikat tidak akan terjadi pada Minggu, tetapi mungkin akan terjadi dalam beberapa hari mendatang. Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei, mengatakan MoU Islamabad berfokus pada pengakhiran perang di semua front, termasuk Lebanon, sementara isu nuklir tidak akan dibahas pada tahap ini, meskipun Trump mengklaim Teheran tidak lagi menginginkan senjata nuklir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus menunggu dan melihat waktu pasti penandatanganan memorandum; meskipun tidak akan besok, kemungkinan hal ini terjadi dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan,&amp;quot; tambah Baghaei dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Tasnim.&#13;
&#13;
Ia mengatakan Iran harus &amp;quot;berhati-hati&amp;quot;, mengutip apa yang disebutnya sebagai &amp;quot;keraguan&amp;quot; Washington dalam memberikan komentar tentang proses tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim negosiasi kami tidak berencana untuk melakukan perjalanan ke Jenewa atau tempat lain dalam dua hari ke depan,&amp;quot; kata Baghaei. &amp;quot;Kita harus menunggu dan melihat kapan tanggal penandatanganan yang tepat akan terjadi.&amp;quot;&#13;
&#13;
Ia menekankan bahwa kemungkinan penyelesaian memorandum kesepahaman (memorandum of understanding) dalam beberapa hari mendatang &amp;quot;sangat tinggi&amp;quot;, menurut kantor berita IRNA.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;#39;Tembok menuju Senjata Nuklir&amp;#39;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang negaranya membantu menengahi gencatan senjata dalam perang AS-Israel di Iran pada April dan sejak itu terlibat dalam negosiasi, mengatakan kesepakatan dapat diselesaikan dalam 24 jam ke depan.&#13;
&#13;
Trump juga mencatat bahwa kesepakatannya dengan Iran adalah &amp;quot;tembok menuju senjata nuklir&amp;quot;, mengklaim bahwa Teheran tidak lagi menginginkan senjata nuklir, &amp;quot;dan mereka tidak akan memilikinya, baik melalui pembelian, pengembangan, atau bentuk pengadaan lainnya.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hubungan kita dengan Iran jauh berbeda dan lebih baik daripada yang dimiliki pemerintahan sebelumnya,&amp;quot; katanya, mengkritik kebijakan Iran dari pemerintahan sebelumnya, dan menambahkan bahwa &amp;quot;tidak ada uang yang akan berpindah tangan&amp;quot; dengan Teheran.&#13;
&#13;
Ia juga menyatakan optimisme tentang hubungan masa depan dengan Teheran dan kawasan yang lebih luas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berharap dapat bekerja bersama dengan Iran dan seluruh Timur Tengah untuk jangka waktu yang lama di masa depan. Mudah-mudahan, proses ini akan berjalan dengan cepat, mudah, dan lancar. Jika tidak, kita memiliki alternatif utama, yang mudah-mudahan tidak akan pernah digunakan lagi!&amp;quot;&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang antara negara itu dengan Iran akan ditandatangani pada Minggu, 14 Juni. Namun, pernyataan dari Iran mengindikasikan bahwa tidak ada penandatanganan yang diharapkan terjadi pada hari itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesepakatan dijadwalkan akan ditandatangani besok, dan segera setelah ditandatangani, Selat Hormuz terbuka untuk semua,&amp;quot; kata Trump dalam unggahan di Truth Social pada Sabtu (13/6/2026).&#13;
&#13;
Trump juga mengatakan bahwa AS akan menemukan dan menghancurkan uranium yang diperkaya milik Iran saat kawasan tersebut lebih tenang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada waktu yang tepat, ketika semuanya tenang, kita akan masuk dan mengambil debu nuklir, yang terkubur jauh di bawah pegunungan granit yang tenggelam, berkat pesawat pembom B-2 kita yang indah dan pilot-pilotnya yang brilian, dan mencampurnya serta menghancurkannya, baik di Iran maupun di Amerika Serikat,&amp;quot; tulis Trump, sebagaimana dilansir TRT.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Iran mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dengan Amerika Serikat tidak akan terjadi pada Minggu, tetapi mungkin akan terjadi dalam beberapa hari mendatang. Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei, mengatakan MoU Islamabad berfokus pada pengakhiran perang di semua front, termasuk Lebanon, sementara isu nuklir tidak akan dibahas pada tahap ini, meskipun Trump mengklaim Teheran tidak lagi menginginkan senjata nuklir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus menunggu dan melihat waktu pasti penandatanganan memorandum; meskipun tidak akan besok, kemungkinan hal ini terjadi dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan,&amp;quot; tambah Baghaei dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Tasnim.&#13;
&#13;
Ia mengatakan Iran harus &amp;quot;berhati-hati&amp;quot;, mengutip apa yang disebutnya sebagai &amp;quot;keraguan&amp;quot; Washington dalam memberikan komentar tentang proses tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim negosiasi kami tidak berencana untuk melakukan perjalanan ke Jenewa atau tempat lain dalam dua hari ke depan,&amp;quot; kata Baghaei. &amp;quot;Kita harus menunggu dan melihat kapan tanggal penandatanganan yang tepat akan terjadi.&amp;quot;&#13;
&#13;
Ia menekankan bahwa kemungkinan penyelesaian memorandum kesepahaman (memorandum of understanding) dalam beberapa hari mendatang &amp;quot;sangat tinggi&amp;quot;, menurut kantor berita IRNA.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;#39;Tembok menuju Senjata Nuklir&amp;#39;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang negaranya membantu menengahi gencatan senjata dalam perang AS-Israel di Iran pada April dan sejak itu terlibat dalam negosiasi, mengatakan kesepakatan dapat diselesaikan dalam 24 jam ke depan.&#13;
&#13;
Trump juga mencatat bahwa kesepakatannya dengan Iran adalah &amp;quot;tembok menuju senjata nuklir&amp;quot;, mengklaim bahwa Teheran tidak lagi menginginkan senjata nuklir, &amp;quot;dan mereka tidak akan memilikinya, baik melalui pembelian, pengembangan, atau bentuk pengadaan lainnya.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hubungan kita dengan Iran jauh berbeda dan lebih baik daripada yang dimiliki pemerintahan sebelumnya,&amp;quot; katanya, mengkritik kebijakan Iran dari pemerintahan sebelumnya, dan menambahkan bahwa &amp;quot;tidak ada uang yang akan berpindah tangan&amp;quot; dengan Teheran.&#13;
&#13;
Ia juga menyatakan optimisme tentang hubungan masa depan dengan Teheran dan kawasan yang lebih luas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berharap dapat bekerja bersama dengan Iran dan seluruh Timur Tengah untuk jangka waktu yang lama di masa depan. Mudah-mudahan, proses ini akan berjalan dengan cepat, mudah, dan lancar. Jika tidak, kita memiliki alternatif utama, yang mudah-mudahan tidak akan pernah digunakan lagi!&amp;quot;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
