<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Fenomena Ratusan Kepsek Mundur karena Temuan Dana BOS, Ini Reaksi DPR</title><description>Ke depan, kata dia, Komisi X berharap adanya penguatan kapasitas manajemen dan administrasi keuangan sekolah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/14/337/3224504/heboh-fenomena-ratusan-kepsek-mundur-karena-temuan-dana-bos-ini-reaksi-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/14/337/3224504/heboh-fenomena-ratusan-kepsek-mundur-karena-temuan-dana-bos-ini-reaksi-dpr"/><item><title>Heboh Fenomena Ratusan Kepsek Mundur karena Temuan Dana BOS, Ini Reaksi DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/14/337/3224504/heboh-fenomena-ratusan-kepsek-mundur-karena-temuan-dana-bos-ini-reaksi-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/14/337/3224504/heboh-fenomena-ratusan-kepsek-mundur-karena-temuan-dana-bos-ini-reaksi-dpr</guid><pubDate>Minggu 14 Juni 2026 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/14/337/3224504/viral-viuc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan Kepsek Mundur karena Temuan Dana BOS, Ini Reaksi DPR</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/14/337/3224504/viral-viuc_large.jpg</image><title>Ratusan Kepsek Mundur karena Temuan Dana BOS, Ini Reaksi DPR</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Komisi X DPR RI menyoroti fenomena mundurnya sejumlah kepala sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) menyusul adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).&#13;
&#13;
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani menegaskan, &amp;nbsp;bahwa persoalan ini harus dicermati secara serius dan proporsional. Meski temuan BPK wajib ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan, ia menekankan pentingnya proses yang adil agar tidak mengganggu layanan pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun pada saat yang sama, perlu dipastikan bahwa proses pembinaan, pendampingan, dan penegakan akuntabilitas dilakukan secara adil serta tidak menimbulkan gangguan terhadap penyelenggaraan layanan pendidikan di sekolah,&amp;quot; kata Lalu kepada wartawan, Minggu (14/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Komisi X mendorong Pemerintah Daerah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendasmen), serta aparat pengawasan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Dana BOS.&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan banyak kepala sekolah memilih mengundurkan diri,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ke depan, kata dia, Komisi X berharap adanya penguatan kapasitas manajemen dan administrasi keuangan sekolah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini dinilai penting agar kepala sekolah dapat menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel, tanpa kehilangan fokus utama pada peningkatan mutu Pendidikan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Komisi X DPR RI menyoroti fenomena mundurnya sejumlah kepala sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) menyusul adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).&#13;
&#13;
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani menegaskan, &amp;nbsp;bahwa persoalan ini harus dicermati secara serius dan proporsional. Meski temuan BPK wajib ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan, ia menekankan pentingnya proses yang adil agar tidak mengganggu layanan pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun pada saat yang sama, perlu dipastikan bahwa proses pembinaan, pendampingan, dan penegakan akuntabilitas dilakukan secara adil serta tidak menimbulkan gangguan terhadap penyelenggaraan layanan pendidikan di sekolah,&amp;quot; kata Lalu kepada wartawan, Minggu (14/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Komisi X mendorong Pemerintah Daerah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendasmen), serta aparat pengawasan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Dana BOS.&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan banyak kepala sekolah memilih mengundurkan diri,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ke depan, kata dia, Komisi X berharap adanya penguatan kapasitas manajemen dan administrasi keuangan sekolah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini dinilai penting agar kepala sekolah dapat menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel, tanpa kehilangan fokus utama pada peningkatan mutu Pendidikan,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
