<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Dahsyat M6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan Luluh Lantak</title><description>BNPB akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru secara berkala seiring proses pendataan yang masih berlangsung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/16/337/3224798/gempa-dahsyat-m6-7-guncang-palu-sejumlah-bangunan-luluh-lantak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/16/337/3224798/gempa-dahsyat-m6-7-guncang-palu-sejumlah-bangunan-luluh-lantak"/><item><title>Gempa Dahsyat M6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan Luluh Lantak</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/16/337/3224798/gempa-dahsyat-m6-7-guncang-palu-sejumlah-bangunan-luluh-lantak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/16/337/3224798/gempa-dahsyat-m6-7-guncang-palu-sejumlah-bangunan-luluh-lantak</guid><pubDate>Selasa 16 Juni 2026 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/16/337/3224798/gempa-9BMm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Dahsyat M6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan Luluh Lantak</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/16/337/3224798/gempa-9BMm_large.jpg</image><title>Gempa Dahsyat M6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan Luluh Lantak</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak gempa Palu, Sulawesi Tengah M6,7 terus melakukan pemantauan serta pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan.&#13;
&#13;
Berdasarkan parameter data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 Lintang Selatan (LS) dan 120,24 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 kilometer.&#13;
&#13;
Episenter berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan di Kota Palu, guncangan dirasakan kuat selama sekitar 4 hingga 6 detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD Kota Palu segera melakukan pemantauan dan asesmen cepat pascagempa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama sekitar 2 detik. Masyarakat sempat panik, sementara BPBD setempat melakukan monitoring terhadap kemungkinan dampak yang terjadi,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (16/6/2026).&#13;
&#13;
Aam -- panggilan akrab -- Abdul Muhari &amp;nbsp;mengatakan, bahwa guncangan juga dirasakan kuat di Kabupaten Poso selama kurang lebih 6 detik. Warga dilaporkan panik dan BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan di lapangan.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Kabupaten Sigi, gempa dirasakan selama sekitar 5 detik. Warga keluar dari rumah untuk menghindari risiko apabila terjadi gempa susulan. BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak.&#13;
&#13;
Di samping itu, guncangan gempa turut dirasakan di Kabupaten Parigi Moutong. Getaran dirasakan oleh banyak orang, baik di dalam maupun di luar rumah. Jendela dan pintu dilaporkan berderik, dinding bangunan berbunyi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pendataan terhadap kemungkinan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi juga masih berlangsung,&amp;rdquo; kata Aam.&#13;
&#13;
Adapun BMKG melaporkan bahwa hingga pukul 12.17 WITA telah terjadi 13 kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo yang bervariasi di sekitar lokasi gempa utama. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Sigi serta Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan koordinasi dan asesmen cepat untuk memperoleh gambaran dampak secara menyeluruh. Hingga saat ini, belum terdapat kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari daerah terdampak,&amp;rdquo; ujar Aam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG.&#13;
&#13;
Warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, serta segera menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BNPB akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru secara berkala seiring proses pendataan yang masih berlangsung,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak gempa Palu, Sulawesi Tengah M6,7 terus melakukan pemantauan serta pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan.&#13;
&#13;
Berdasarkan parameter data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 Lintang Selatan (LS) dan 120,24 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 kilometer.&#13;
&#13;
Episenter berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan di Kota Palu, guncangan dirasakan kuat selama sekitar 4 hingga 6 detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD Kota Palu segera melakukan pemantauan dan asesmen cepat pascagempa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama sekitar 2 detik. Masyarakat sempat panik, sementara BPBD setempat melakukan monitoring terhadap kemungkinan dampak yang terjadi,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (16/6/2026).&#13;
&#13;
Aam -- panggilan akrab -- Abdul Muhari &amp;nbsp;mengatakan, bahwa guncangan juga dirasakan kuat di Kabupaten Poso selama kurang lebih 6 detik. Warga dilaporkan panik dan BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan di lapangan.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Kabupaten Sigi, gempa dirasakan selama sekitar 5 detik. Warga keluar dari rumah untuk menghindari risiko apabila terjadi gempa susulan. BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak.&#13;
&#13;
Di samping itu, guncangan gempa turut dirasakan di Kabupaten Parigi Moutong. Getaran dirasakan oleh banyak orang, baik di dalam maupun di luar rumah. Jendela dan pintu dilaporkan berderik, dinding bangunan berbunyi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pendataan terhadap kemungkinan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi juga masih berlangsung,&amp;rdquo; kata Aam.&#13;
&#13;
Adapun BMKG melaporkan bahwa hingga pukul 12.17 WITA telah terjadi 13 kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo yang bervariasi di sekitar lokasi gempa utama. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Sigi serta Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan koordinasi dan asesmen cepat untuk memperoleh gambaran dampak secara menyeluruh. Hingga saat ini, belum terdapat kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari daerah terdampak,&amp;rdquo; ujar Aam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG.&#13;
&#13;
Warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, serta segera menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BNPB akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru secara berkala seiring proses pendataan yang masih berlangsung,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
