<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dukung MBG Tetap Berjalan, Aliansi Masyarakat Jaktim Klaim Jutaan Orang Sudah Rasakan Manfaatnya</title><description>Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Menara Danareksa, kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyatakan dukungan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224935/dukung-mbg-tetap-berjalan-aliansi-masyarakat-jaktim-klaim-jutaan-orang-sudah-rasakan-manfaatnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224935/dukung-mbg-tetap-berjalan-aliansi-masyarakat-jaktim-klaim-jutaan-orang-sudah-rasakan-manfaatnya"/><item><title>Dukung MBG Tetap Berjalan, Aliansi Masyarakat Jaktim Klaim Jutaan Orang Sudah Rasakan Manfaatnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224935/dukung-mbg-tetap-berjalan-aliansi-masyarakat-jaktim-klaim-jutaan-orang-sudah-rasakan-manfaatnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224935/dukung-mbg-tetap-berjalan-aliansi-masyarakat-jaktim-klaim-jutaan-orang-sudah-rasakan-manfaatnya</guid><pubDate>Rabu 17 Juni 2026 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3224935/aliansi_masyarakat_jaktim_demo_di_monas-aQe3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aliansi Masyarakat Jaktim Demo di Monas (foto: Okezone/Aldhi Chandra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3224935/aliansi_masyarakat_jaktim_demo_di_monas-aQe3_large.jpg</image><title>Aliansi Masyarakat Jaktim Demo di Monas (foto: Okezone/Aldhi Chandra)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Menara Danareksa, kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyatakan dukungan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, peserta aksi tampak kompak mengenakan pakaian berwarna putih. Massa didominasi kalangan ibu rumah tangga dan bapak-bapak, meski sejumlah anak muda juga terlihat ikut bergabung.&#13;
&#13;
Mereka membawa berbagai poster yang berisi dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto serta keberlanjutan program MBG. Selain itu, massa juga menyuarakan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Koordinator Aliansi Masyarakat Jakarta Timur, Edi Marzuki, mengklaim sebanyak 10.000 orang tergabung dalam gerakan tersebut. Menurutnya, program MBG harus tetap berjalan meski masih ditemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya kita akan selesaikan masalah itu, dan masalah itu tidak ada berapa persennya, sementara yang menerima manfaat sudah jutaan anak, jutaan lansia, ibu hamil,&amp;quot; ujar Edi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Edi tidak menampik adanya kritik dan protes dari sebagian masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Namun, menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan program secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini yang kita bilang tadi, kita makan ikan, ketusuk duri, durinya buang, ikannya dimakan,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia juga menilai program MBG telah membuka jutaan lapangan pekerjaan baru di berbagai daerah. Menurut Edi, banyak ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini memperoleh penghasilan melalui dapur-dapur MBG.&#13;
&#13;
&amp;quot;MBG pada hari ini menciptakan jutaan lapangan kerja, terbukti di mana-mana. Kami emak-emak yang hanya bisa masak, pada saat MBG datang kami bisa bekerja. Kami tidak potensial lagi untuk diterima di PT atau di restoran. Dengan datangnya MBG kami jadi tukang masak,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Karena itu, massa meminta Presiden Prabowo Subianto tetap melanjutkan program MBG sekaligus memperkuat pemberantasan korupsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tuntutan kami hari ini supaya bapak presiden kita Prabowo Subianto menangkap koruptor dan melanjutkan MBG,&amp;quot; tandas Edi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Menara Danareksa, kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyatakan dukungan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, peserta aksi tampak kompak mengenakan pakaian berwarna putih. Massa didominasi kalangan ibu rumah tangga dan bapak-bapak, meski sejumlah anak muda juga terlihat ikut bergabung.&#13;
&#13;
Mereka membawa berbagai poster yang berisi dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto serta keberlanjutan program MBG. Selain itu, massa juga menyuarakan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Koordinator Aliansi Masyarakat Jakarta Timur, Edi Marzuki, mengklaim sebanyak 10.000 orang tergabung dalam gerakan tersebut. Menurutnya, program MBG harus tetap berjalan meski masih ditemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya kita akan selesaikan masalah itu, dan masalah itu tidak ada berapa persennya, sementara yang menerima manfaat sudah jutaan anak, jutaan lansia, ibu hamil,&amp;quot; ujar Edi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Edi tidak menampik adanya kritik dan protes dari sebagian masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Namun, menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan program secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini yang kita bilang tadi, kita makan ikan, ketusuk duri, durinya buang, ikannya dimakan,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia juga menilai program MBG telah membuka jutaan lapangan pekerjaan baru di berbagai daerah. Menurut Edi, banyak ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini memperoleh penghasilan melalui dapur-dapur MBG.&#13;
&#13;
&amp;quot;MBG pada hari ini menciptakan jutaan lapangan kerja, terbukti di mana-mana. Kami emak-emak yang hanya bisa masak, pada saat MBG datang kami bisa bekerja. Kami tidak potensial lagi untuk diterima di PT atau di restoran. Dengan datangnya MBG kami jadi tukang masak,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Karena itu, massa meminta Presiden Prabowo Subianto tetap melanjutkan program MBG sekaligus memperkuat pemberantasan korupsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tuntutan kami hari ini supaya bapak presiden kita Prabowo Subianto menangkap koruptor dan melanjutkan MBG,&amp;quot; tandas Edi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
