<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sampaikan Duka Cita, Pemerintah Tekankan Penanganan Pascagempa di Sulteng</title><description>Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan duka cita atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng). Diketahui, bencana tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224998/sampaikan-duka-cita-pemerintah-tekankan-penanganan-pascagempa-di-sulteng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224998/sampaikan-duka-cita-pemerintah-tekankan-penanganan-pascagempa-di-sulteng"/><item><title>Sampaikan Duka Cita, Pemerintah Tekankan Penanganan Pascagempa di Sulteng</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224998/sampaikan-duka-cita-pemerintah-tekankan-penanganan-pascagempa-di-sulteng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3224998/sampaikan-duka-cita-pemerintah-tekankan-penanganan-pascagempa-di-sulteng</guid><pubDate>Rabu 17 Juni 2026 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3224998/mensesneg_prasetyo-vjJG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensesneg Prasetyo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3224998/mensesneg_prasetyo-vjJG_large.jpg</image><title>Mensesneg Prasetyo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
BOGOR - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan duka cita atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng). Diketahui, bencana tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mohon izin menyampaikan rasa duka cita terhadap kejadian gempa di Palu kemarin, yang ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat,&amp;quot; kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan pascagempa berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pagi tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan juga dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah, tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026). Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pukul 19.00 WIB, satu warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain korban meninggal dunia, proses pendataan yang masih berlangsung juga menunjukkan peningkatan jumlah warga terdampak dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga saat ini tercatat sekitar 110 kepala keluarga (KK) atau 312 jiwa terdampak akibat gempa. Sebanyak 25 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat,&amp;rdquo; ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Ia menuturkan, korban meninggal dunia berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Di daerah tersebut tercatat sekitar 89 KK atau 272 jiwa terdampak. Selain itu, 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong mencatat sekitar 21 KK atau 40 jiwa terdampak. Di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka dan masih dalam pendataan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seiring bertambahnya data yang masuk dari lapangan, kerusakan bangunan juga mengalami peningkatan. Pendataan sementara mencatat sedikitnya 67 unit rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 26 unit rumah mengalami rusak ringan, enam unit rusak sedang, dan 12 unit rusak berat,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain rumah warga, kerusakan juga terjadi pada enam fasilitas ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu-Sigi-Poso yang mengalami amblas.&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan, kerusakan paling banyak dilaporkan berada di Kabupaten Sigi dengan 47 unit rumah terdampak, terdiri atas 23 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat. Di wilayah tersebut juga tercatat enam fasilitas ibadah terdampak, dua gedung perkantoran terdampak, satu jembatan terdampak, serta satu unit UMKM mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Kabupaten Poso tercatat lima unit rumah terdampak dan tiga rumah rusak ringan. Kabupaten Parigi Moutong melaporkan sekitar 15 unit rumah terdampak.&#13;
&#13;
Adapun di Kota Palu, keretakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III. Selain itu, satu fasilitas umum terdampak, satu hotel mengalami kerusakan, serta satu tempat usaha terdampak. Pendataan di Kabupaten Donggala masih terus dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam upaya percepatan penanganan, BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan kaji cepat dan pendataan di wilayah terdampak. Koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait juga terus diperkuat guna memastikan penanganan berjalan optimal,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BOGOR - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan duka cita atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng). Diketahui, bencana tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mohon izin menyampaikan rasa duka cita terhadap kejadian gempa di Palu kemarin, yang ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat,&amp;quot; kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).&#13;
&#13;
Prasetyo mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan pascagempa berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pagi tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan juga dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Termasuk terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah, tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026). Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pukul 19.00 WIB, satu warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain korban meninggal dunia, proses pendataan yang masih berlangsung juga menunjukkan peningkatan jumlah warga terdampak dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga saat ini tercatat sekitar 110 kepala keluarga (KK) atau 312 jiwa terdampak akibat gempa. Sebanyak 25 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat,&amp;rdquo; ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Ia menuturkan, korban meninggal dunia berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Di daerah tersebut tercatat sekitar 89 KK atau 272 jiwa terdampak. Selain itu, 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong mencatat sekitar 21 KK atau 40 jiwa terdampak. Di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka dan masih dalam pendataan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seiring bertambahnya data yang masuk dari lapangan, kerusakan bangunan juga mengalami peningkatan. Pendataan sementara mencatat sedikitnya 67 unit rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 26 unit rumah mengalami rusak ringan, enam unit rusak sedang, dan 12 unit rusak berat,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain rumah warga, kerusakan juga terjadi pada enam fasilitas ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu-Sigi-Poso yang mengalami amblas.&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan, kerusakan paling banyak dilaporkan berada di Kabupaten Sigi dengan 47 unit rumah terdampak, terdiri atas 23 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat. Di wilayah tersebut juga tercatat enam fasilitas ibadah terdampak, dua gedung perkantoran terdampak, satu jembatan terdampak, serta satu unit UMKM mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Kabupaten Poso tercatat lima unit rumah terdampak dan tiga rumah rusak ringan. Kabupaten Parigi Moutong melaporkan sekitar 15 unit rumah terdampak.&#13;
&#13;
Adapun di Kota Palu, keretakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III. Selain itu, satu fasilitas umum terdampak, satu hotel mengalami kerusakan, serta satu tempat usaha terdampak. Pendataan di Kabupaten Donggala masih terus dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam upaya percepatan penanganan, BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan kaji cepat dan pendataan di wilayah terdampak. Koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait juga terus diperkuat guna memastikan penanganan berjalan optimal,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
