<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ajukan Tambahan Rp762 Miliar, Ketua KPK: Kami Tidak Muluk-muluk</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan tambahan anggaran tahun 2027 sebesar Rp762,3 miliar. Usulan tersebut disampaikan setelah lembaga antirasuah itu memperoleh pagu indikatif sebesar Rp1,23 triliun.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225012/ajukan-tambahan-rp762-miliar-ketua-kpk-kami-tidak-muluk-muluk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225012/ajukan-tambahan-rp762-miliar-ketua-kpk-kami-tidak-muluk-muluk"/><item><title>Ajukan Tambahan Rp762 Miliar, Ketua KPK: Kami Tidak Muluk-muluk</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225012/ajukan-tambahan-rp762-miliar-ketua-kpk-kami-tidak-muluk-muluk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225012/ajukan-tambahan-rp762-miliar-ketua-kpk-kami-tidak-muluk-muluk</guid><pubDate>Rabu 17 Juni 2026 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3225012/ketua_kpk_setyo_budiyanto-nAoL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPK Setyo Budiyanto  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3225012/ketua_kpk_setyo_budiyanto-nAoL_large.jpg</image><title>Ketua KPK Setyo Budiyanto  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan tambahan anggaran tahun 2027 sebesar Rp762,3 miliar. Usulan tersebut disampaikan setelah lembaga antirasuah itu memperoleh pagu indikatif sebesar Rp1,23 triliun.&#13;
&#13;
Ketua KPK, Setyo Budiyanto mengatakan, permintaan tambahan anggaran itu berkaitan dengan kebutuhan pelaksanaan tugas KPK, mulai dari penindakan, pencegahan, hingga koordinasi supervisi dan pendidikan antikorupsi kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Setyo juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau memberikan sebuah statement &amp;#39;berapapun yang dibutuhkan&amp;#39;. Oleh karena itu tentu berkaitan dengan pernyataan tersebut, ini akan relevan dengan permintaan yang kami usulkan, atau mengusulkan tambahan terhadap pagu 2027 sebesar Rp762,30 miliar,&amp;quot; kata Setyo, Rabu (17/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usulan tambahan anggaran tersebut langsung mendapat perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni yang memimpin jalannya rapat. Sahroni kemudian mengonfirmasi kembali besaran tambahan anggaran yang diajukan KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Ketua sebentar, sebelum dilanjut. Jadi bapak cuma ngajuin Rp762 miliar nih pak?&amp;quot; tanya Sahroni.&#13;
&#13;
Menjawab pertanyaan tersebut, Setyo menegaskan, bahwa KPK tidak mengajukan tambahan anggaran secara berlebihan dan hanya menyesuaikan dengan kebutuhan lembaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak muluk-muluk, kami sesuaikan dengan kebutuhan saja, dengan pertimbangan bahwa pastinya untuk kegiatan dalam rangka unit kerja penindakan, kemudian pencegahan, termasuk juga koordinasi supervisi dan pendidikan peran serta masyarakat,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan tambahan anggaran tahun 2027 sebesar Rp762,3 miliar. Usulan tersebut disampaikan setelah lembaga antirasuah itu memperoleh pagu indikatif sebesar Rp1,23 triliun.&#13;
&#13;
Ketua KPK, Setyo Budiyanto mengatakan, permintaan tambahan anggaran itu berkaitan dengan kebutuhan pelaksanaan tugas KPK, mulai dari penindakan, pencegahan, hingga koordinasi supervisi dan pendidikan antikorupsi kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Setyo juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau memberikan sebuah statement &amp;#39;berapapun yang dibutuhkan&amp;#39;. Oleh karena itu tentu berkaitan dengan pernyataan tersebut, ini akan relevan dengan permintaan yang kami usulkan, atau mengusulkan tambahan terhadap pagu 2027 sebesar Rp762,30 miliar,&amp;quot; kata Setyo, Rabu (17/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usulan tambahan anggaran tersebut langsung mendapat perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni yang memimpin jalannya rapat. Sahroni kemudian mengonfirmasi kembali besaran tambahan anggaran yang diajukan KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Ketua sebentar, sebelum dilanjut. Jadi bapak cuma ngajuin Rp762 miliar nih pak?&amp;quot; tanya Sahroni.&#13;
&#13;
Menjawab pertanyaan tersebut, Setyo menegaskan, bahwa KPK tidak mengajukan tambahan anggaran secara berlebihan dan hanya menyesuaikan dengan kebutuhan lembaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak muluk-muluk, kami sesuaikan dengan kebutuhan saja, dengan pertimbangan bahwa pastinya untuk kegiatan dalam rangka unit kerja penindakan, kemudian pencegahan, termasuk juga koordinasi supervisi dan pendidikan peran serta masyarakat,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
