<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,5 Km</title><description>Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Rabu (17/6/2026) pukul 17.01 WITA. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225038/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-5-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225038/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-5-km"/><item><title>Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,5 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225038/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-5-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/17/337/3225038/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-5-km</guid><pubDate>Rabu 17 Juni 2026 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3225038/gunung_lewotobi_laki_laki_erupsi-WcVy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi (foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/17/337/3225038/gunung_lewotobi_laki_laki_erupsi-WcVy_large.jpg</image><title>Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi (foto: PVMBG)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Rabu (17/6/2026) pukul 17.01 WITA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom abu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 1.500 meter atau 1,5 kilometer di atas puncak gunung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,6 mm dan durasi sekitar 1 menit 32 detik,&amp;quot; tulis PVMBG dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PVMBG menyatakan saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas.&#13;
&#13;
PVMBG juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau memakai masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan,&amp;quot; demikian imbauan PVMBG.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Rabu (17/6/2026) pukul 17.01 WITA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom abu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 1.500 meter atau 1,5 kilometer di atas puncak gunung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,6 mm dan durasi sekitar 1 menit 32 detik,&amp;quot; tulis PVMBG dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
PVMBG menyatakan saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas.&#13;
&#13;
PVMBG juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau memakai masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan,&amp;quot; demikian imbauan PVMBG.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
