<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBNU: Pengelolaan Tambang Harus Dilandasi Niat yang Baik!</title><description>Menurutnya, pengelolaan tambang harus dipandang sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Allah berupa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225133/pbnu-pengelolaan-tambang-harus-dilandasi-niat-yang-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225133/pbnu-pengelolaan-tambang-harus-dilandasi-niat-yang-baik"/><item><title>PBNU: Pengelolaan Tambang Harus Dilandasi Niat yang Baik!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225133/pbnu-pengelolaan-tambang-harus-dilandasi-niat-yang-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225133/pbnu-pengelolaan-tambang-harus-dilandasi-niat-yang-baik</guid><pubDate>Kamis 18 Juni 2026 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/18/337/3225133/pbnu-vWHF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/18/337/3225133/pbnu-vWHF_large.jpg</image><title>Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menekankan pentingnya menjaga niat dan tujuan dalam pengelolaan sumber daya alam.&amp;nbsp;PBNU mendorong praktik pertambangan yang taat terhadap regulasi guna mencegah kerusakan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Niat itu penting, karena jika niat kita keliru, maka perjalanan yang kita tempuh juga akan melenceng,&amp;rdquo; kata Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla, saat Harlah Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara (APWNU) di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, dikutip, Kamis (18/6/2026).&#13;
&#13;
Gus Ulil -- panggilan akrabnya -- &amp;nbsp;menilai bahwa pengelolaan tambang harus dilandasi niat yang baik sekaligus dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan sampai apa yang kita lakukan justru melanggar ketentuan yang berlaku,&amp;rdquo; ujar Gus Ulil.&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan agar pengelolaan sumber daya alam tidak semata-mata didorong oleh kepentingan pribadi.&#13;
&#13;
Menurutnya, pengelolaan tambang harus dipandang sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Allah berupa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengelolaannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk dilakukan dengan cara yang tetap menjaga dan merawat alam itu sendiri,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekjen APWNU, Joko Suprianto&amp;nbsp;menyampaikan bahwa sejak berdiri, APWNU terus berupaya menjadi wadah kolaborasi yang menghubungkan dunia usaha, masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan program-program yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua tahun perjalanan APWNU merupakan bukti bahwa kolaborasi dan gotong royong dapat melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Melalui momentum Harlah ke-2 ini, kami ingin memperkuat sinergi untuk menghadirkan inovasi, investasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta mendukung program pembangunan nasional,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menekankan pentingnya menjaga niat dan tujuan dalam pengelolaan sumber daya alam.&amp;nbsp;PBNU mendorong praktik pertambangan yang taat terhadap regulasi guna mencegah kerusakan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Niat itu penting, karena jika niat kita keliru, maka perjalanan yang kita tempuh juga akan melenceng,&amp;rdquo; kata Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla, saat Harlah Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara (APWNU) di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, dikutip, Kamis (18/6/2026).&#13;
&#13;
Gus Ulil -- panggilan akrabnya -- &amp;nbsp;menilai bahwa pengelolaan tambang harus dilandasi niat yang baik sekaligus dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan sampai apa yang kita lakukan justru melanggar ketentuan yang berlaku,&amp;rdquo; ujar Gus Ulil.&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan agar pengelolaan sumber daya alam tidak semata-mata didorong oleh kepentingan pribadi.&#13;
&#13;
Menurutnya, pengelolaan tambang harus dipandang sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Allah berupa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengelolaannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk dilakukan dengan cara yang tetap menjaga dan merawat alam itu sendiri,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekjen APWNU, Joko Suprianto&amp;nbsp;menyampaikan bahwa sejak berdiri, APWNU terus berupaya menjadi wadah kolaborasi yang menghubungkan dunia usaha, masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan program-program yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua tahun perjalanan APWNU merupakan bukti bahwa kolaborasi dan gotong royong dapat melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Melalui momentum Harlah ke-2 ini, kami ingin memperkuat sinergi untuk menghadirkan inovasi, investasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta mendukung program pembangunan nasional,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
