<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sony Sanjaya Diperiksa Soal Peminta Titik MBG, Pengacara: Totalnya Ada 41 Nama</title><description>Sony Sonjaya menjalani pemeriksaan selama lebih dari 9 jam di Kejagung. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225297/sony-sanjaya-diperiksa-soal-peminta-titik-mbg-pengacara-totalnya-ada-41-nama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225297/sony-sanjaya-diperiksa-soal-peminta-titik-mbg-pengacara-totalnya-ada-41-nama"/><item><title>Sony Sanjaya Diperiksa Soal Peminta Titik MBG, Pengacara: Totalnya Ada 41 Nama</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225297/sony-sanjaya-diperiksa-soal-peminta-titik-mbg-pengacara-totalnya-ada-41-nama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/18/337/3225297/sony-sanjaya-diperiksa-soal-peminta-titik-mbg-pengacara-totalnya-ada-41-nama</guid><pubDate>Kamis 18 Juni 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/18/337/3225297/mantan_wakil_kepala_bgn_sony_sanjaya-bRpV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya menjalani pemeriksaan di Kejagung RI. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/18/337/3225297/mantan_wakil_kepala_bgn_sony_sanjaya-bRpV_large.jpg</image><title>Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya menjalani pemeriksaan di Kejagung RI. </title></images><description>JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Negara (BGN) Sony Sanjaya menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung pada Kamis (18/6/2026). Menurut pengacaranya, Krisna Murti, Sony diperiksa soal nama-nama yang melakukan permintaan titik MBG dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi tadi penyidik mengonfirmasi data-data dari permintaan titik yang kemarin nama-nama itu, diperlihatkan dari handphone klien kami itu, betul tidak nama ini minta, di daerah mana saja dia minta? Dibukainlah tadi WhatsApp permintaan terkait titik itu,&amp;quot; ujar Krisna kepada wartawan, Kamis.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan bahwa dari 26 nama yang pernah disebutkan Sony, ada satu nama yang dibuka hasil chat-nya itu terdapat tabel berisi sekitar 41 nama. Maka dari itu, ada penambahan nama dari yang sebelumnya 26 nama menjadi 41 nama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari 26 nama yang pernah kami sebut, ada satu orang, pas dibuka tadi hasil chat-nya, tabelnya itu, terisi sekitar totalnya 41 nama. Jadi, totalnya sekarang bertambah jadi 41 nama. Jadi satu orang itu mempunyai tabel itu,&amp;quot; terang Krisna.&#13;
&#13;
Dia menerangkan, 41 nama tersebut kaitannya dengan permintaan SPPG dari pengembangan berdasarkan satu orang dengan mengatasnamakan 14 nama lainnya. Persoalan titik-titik itu dijual ataukah tidak, kliennya mengaku tidak mengetahuinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah diberikan titik itu, dia tidak lagi tahu apakah titik-titik itu dijual atau tidak,&amp;quot; kata Krisna.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Negara (BGN) Sony Sanjaya menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung pada Kamis (18/6/2026). Menurut pengacaranya, Krisna Murti, Sony diperiksa soal nama-nama yang melakukan permintaan titik MBG dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi tadi penyidik mengonfirmasi data-data dari permintaan titik yang kemarin nama-nama itu, diperlihatkan dari handphone klien kami itu, betul tidak nama ini minta, di daerah mana saja dia minta? Dibukainlah tadi WhatsApp permintaan terkait titik itu,&amp;quot; ujar Krisna kepada wartawan, Kamis.&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan bahwa dari 26 nama yang pernah disebutkan Sony, ada satu nama yang dibuka hasil chat-nya itu terdapat tabel berisi sekitar 41 nama. Maka dari itu, ada penambahan nama dari yang sebelumnya 26 nama menjadi 41 nama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari 26 nama yang pernah kami sebut, ada satu orang, pas dibuka tadi hasil chat-nya, tabelnya itu, terisi sekitar totalnya 41 nama. Jadi, totalnya sekarang bertambah jadi 41 nama. Jadi satu orang itu mempunyai tabel itu,&amp;quot; terang Krisna.&#13;
&#13;
Dia menerangkan, 41 nama tersebut kaitannya dengan permintaan SPPG dari pengembangan berdasarkan satu orang dengan mengatasnamakan 14 nama lainnya. Persoalan titik-titik itu dijual ataukah tidak, kliennya mengaku tidak mengetahuinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah diberikan titik itu, dia tidak lagi tahu apakah titik-titik itu dijual atau tidak,&amp;quot; kata Krisna.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
