<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aliansi BEM Persatuan Indonesia Serukan Demokrasi Berbasis Dialog</title><description>Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Persatuan Indonesia menyoroti berbagai dinamika di Tanah Air. Baik itu kondisi penyelenggaraan negara hingga maraknya informasi tidak jelas kebenarannya yang dapat menyesatkan. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/20/337/3225632/aliansi-bem-persatuan-indonesia-serukan-demokrasi-berbasis-dialog</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/20/337/3225632/aliansi-bem-persatuan-indonesia-serukan-demokrasi-berbasis-dialog"/><item><title>Aliansi BEM Persatuan Indonesia Serukan Demokrasi Berbasis Dialog</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/20/337/3225632/aliansi-bem-persatuan-indonesia-serukan-demokrasi-berbasis-dialog</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/20/337/3225632/aliansi-bem-persatuan-indonesia-serukan-demokrasi-berbasis-dialog</guid><pubDate>Sabtu 20 Juni 2026 20:17 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/20/337/3225632/bem-wjIR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEM Persatuan Indonesia (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/20/337/3225632/bem-wjIR_large.jpg</image><title>BEM Persatuan Indonesia (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Persatuan Indonesia menyoroti berbagai dinamika di Tanah Air. Baik itu kondisi penyelenggaraan negara hingga maraknya informasi tidak jelas kebenarannya yang dapat menyesatkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka pun turun aksi pada Jumat 19 Juni 2026 yang diikuti sekitar 100 mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat. Dengan semangat &amp;ldquo;Persatuan, Perjuangan untuk Keadilan, Demokrasi dan Masa Depan Indonesia&amp;rdquo;, mereka aksi sebagai wujud tanggung jawab intelektual. Ada sejumlah pernyataan sikap dan harapan yang disampaikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut perwakilan Aliansi BEM Persatuan Indonesia dari Universitas Jayabaya, Hikmah Maulana, bahwa aksi bentuk kepedulian terhadap kemajuan bangsa, bukan sekadar kritik. Sebab, pihaknya melihat banyak program pemerintah yang memiliki tujuan yang baik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami melihat banyak program pemerintah memiliki tujuan yang sangat baik, seperti Makan Bergizi Gratis yang menjadi fondasi menyiapkan Generasi Emas 2045. Namun, tujuan mulia tersebut harus diimbangi dengan tata kelola yang rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjadi penyimpangan atau pemborosan anggaran,&amp;rdquo; katanya, dikutip Sabtu (20/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun tuntutan agar mengevaluasi menyeluruh terhadap program strategis pemerintah memiliki tujuan agar pelaksanaannya sesuai peraturan perundang-undangan dan prinsip pemerintahan yang baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin memastikan setiap rupiah yang berasal dari uang rakyat digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan golongan tertentu,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara perwakilan Aliansi BEM Persatuan Indonesia dari Universitas Ibnu Chaldun, Ikhsan Buyung Kalean, menekankan, bahwa perjuangan mahasiswa tetap berpegang pada nilai-nilai demokrasi dan persatuan. Pihaknya pun mengecam segala bentuk persekusi di ruang diskusi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengecam keras segala bentuk persekusi atau pembatasan ruang diskusi. Demokrasi itu tumbuh lewat dialog dan pertukaran pikiran, bukan dengan menutup pendapat yang berbeda,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Pihaknya juga meminta pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan BBM bersubsidi agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Di sisi lain, mahasiswa juga mengajak seluruh rakyat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks, serta tetap menjaga persatuan agar bangsa ini tetap kuat menghadapi berbagai tantangan.&#13;
&#13;
Menurut Ikhsan, mahasiswa tidak alergi dengan diskusi. Untuk itu, pihak terbuka bila harus berdiskusi dengan pejabat pemerintah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menantang Wakil Menteri Pertanian Sudaryono maupun pejabat lainnya untuk hadir berdiskusi secara terbuka. Jika memiliki keyakinan dengan kebijakan yang diambil, maka buktikan dengan data dan argumen yang masuk akal, bukan hanya mengandalkan emosi atau kekuasaan semata. Inilah wujud demokrasi yang sesungguhnya,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Setidaknya ada lima poin pernyataan sikap &amp;nbsp;Aliansi BEM&amp;nbsp;Persatuan Indonesia:&#13;
&#13;
1. Mendorong evaluasi menyeluruh lembaga dan program pemerintah.&#13;
2. Menjamin kebebasan ruang berpendapat.&#13;
3. Memulihkan stabilitas ekonomi.&#13;
4. Mengimbau masyarakat waspada terhadap informasi menyesatkan.&#13;
5. Meminta pejabat menjadi jembatan aspirasi bagi rakyat.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Sementara BEM Persatuan Indonesia mendukung MBG, namun seluruh mekanisme pelaksanaannya harus diperbaiki secara komprehensif. Sebab, program itu menyentuk aspek gizi mendasar bagi generasi bangsa.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Persatuan Indonesia menyoroti berbagai dinamika di Tanah Air. Baik itu kondisi penyelenggaraan negara hingga maraknya informasi tidak jelas kebenarannya yang dapat menyesatkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka pun turun aksi pada Jumat 19 Juni 2026 yang diikuti sekitar 100 mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat. Dengan semangat &amp;ldquo;Persatuan, Perjuangan untuk Keadilan, Demokrasi dan Masa Depan Indonesia&amp;rdquo;, mereka aksi sebagai wujud tanggung jawab intelektual. Ada sejumlah pernyataan sikap dan harapan yang disampaikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut perwakilan Aliansi BEM Persatuan Indonesia dari Universitas Jayabaya, Hikmah Maulana, bahwa aksi bentuk kepedulian terhadap kemajuan bangsa, bukan sekadar kritik. Sebab, pihaknya melihat banyak program pemerintah yang memiliki tujuan yang baik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami melihat banyak program pemerintah memiliki tujuan yang sangat baik, seperti Makan Bergizi Gratis yang menjadi fondasi menyiapkan Generasi Emas 2045. Namun, tujuan mulia tersebut harus diimbangi dengan tata kelola yang rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjadi penyimpangan atau pemborosan anggaran,&amp;rdquo; katanya, dikutip Sabtu (20/6/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun tuntutan agar mengevaluasi menyeluruh terhadap program strategis pemerintah memiliki tujuan agar pelaksanaannya sesuai peraturan perundang-undangan dan prinsip pemerintahan yang baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin memastikan setiap rupiah yang berasal dari uang rakyat digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan golongan tertentu,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara perwakilan Aliansi BEM Persatuan Indonesia dari Universitas Ibnu Chaldun, Ikhsan Buyung Kalean, menekankan, bahwa perjuangan mahasiswa tetap berpegang pada nilai-nilai demokrasi dan persatuan. Pihaknya pun mengecam segala bentuk persekusi di ruang diskusi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengecam keras segala bentuk persekusi atau pembatasan ruang diskusi. Demokrasi itu tumbuh lewat dialog dan pertukaran pikiran, bukan dengan menutup pendapat yang berbeda,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Pihaknya juga meminta pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan BBM bersubsidi agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Di sisi lain, mahasiswa juga mengajak seluruh rakyat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks, serta tetap menjaga persatuan agar bangsa ini tetap kuat menghadapi berbagai tantangan.&#13;
&#13;
Menurut Ikhsan, mahasiswa tidak alergi dengan diskusi. Untuk itu, pihak terbuka bila harus berdiskusi dengan pejabat pemerintah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menantang Wakil Menteri Pertanian Sudaryono maupun pejabat lainnya untuk hadir berdiskusi secara terbuka. Jika memiliki keyakinan dengan kebijakan yang diambil, maka buktikan dengan data dan argumen yang masuk akal, bukan hanya mengandalkan emosi atau kekuasaan semata. Inilah wujud demokrasi yang sesungguhnya,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Setidaknya ada lima poin pernyataan sikap &amp;nbsp;Aliansi BEM&amp;nbsp;Persatuan Indonesia:&#13;
&#13;
1. Mendorong evaluasi menyeluruh lembaga dan program pemerintah.&#13;
2. Menjamin kebebasan ruang berpendapat.&#13;
3. Memulihkan stabilitas ekonomi.&#13;
4. Mengimbau masyarakat waspada terhadap informasi menyesatkan.&#13;
5. Meminta pejabat menjadi jembatan aspirasi bagi rakyat.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Sementara BEM Persatuan Indonesia mendukung MBG, namun seluruh mekanisme pelaksanaannya harus diperbaiki secara komprehensif. Sebab, program itu menyentuk aspek gizi mendasar bagi generasi bangsa.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
