<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cak Imin: NU Bukan Organisasi Politik, yang Main-Main Keluarkan Saja!</title><description>Dalam unggahan tersebut, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu juga menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang dinilai membawa kepentingan politik ke dalam organisasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/21/338/3225716/cak-imin-nu-bukan-organisasi-politik-yang-main-main-keluarkan-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/21/338/3225716/cak-imin-nu-bukan-organisasi-politik-yang-main-main-keluarkan-saja"/><item><title>Cak Imin: NU Bukan Organisasi Politik, yang Main-Main Keluarkan Saja!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/21/338/3225716/cak-imin-nu-bukan-organisasi-politik-yang-main-main-keluarkan-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/21/338/3225716/cak-imin-nu-bukan-organisasi-politik-yang-main-main-keluarkan-saja</guid><pubDate>Minggu 21 Juni 2026 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/21/338/3225716/pkb-SkEY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/21/338/3225716/pkb-SkEY_large.jpg</image><title> Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Ketua Umum DP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menanggapi dinamika yang berkembang di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.&#13;
&#13;
Cak Imin menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang mengedepankan harmoni dan persatuan, bukan arena kompetisi politik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;NU itu bukan organisasi politik yang membuat hubungan selalu kompetitif. NU itu orkestrasi kultural yang menyatukan, bukan saling menyingkirkan. Berbagai kemampuan dan kecerdasan sosial bersatu padu,&amp;rdquo; tulis Cak Imin di akun X pribadinya, Minggu (21/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam unggahan tersebut, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu juga menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang dinilai membawa kepentingan politik ke dalam organisasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang main-main di NU keluarkan aja. Yang berpolitik silakan di partai aja. NU itu lesehan dan menyatu tanpa ketegangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menutup unggahannya, Cak Imin mengungkapkan kerinduannya kepada almarhum KH. Hasyim Muzadi, yang pernah memimpin PBNU pada periode 1999&amp;ndash;2010.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kangen Pak Hasyim Muzadi, rek!&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Ketua Umum DP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menanggapi dinamika yang berkembang di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.&#13;
&#13;
Cak Imin menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang mengedepankan harmoni dan persatuan, bukan arena kompetisi politik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;NU itu bukan organisasi politik yang membuat hubungan selalu kompetitif. NU itu orkestrasi kultural yang menyatukan, bukan saling menyingkirkan. Berbagai kemampuan dan kecerdasan sosial bersatu padu,&amp;rdquo; tulis Cak Imin di akun X pribadinya, Minggu (21/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam unggahan tersebut, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu juga menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang dinilai membawa kepentingan politik ke dalam organisasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang main-main di NU keluarkan aja. Yang berpolitik silakan di partai aja. NU itu lesehan dan menyatu tanpa ketegangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menutup unggahannya, Cak Imin mengungkapkan kerinduannya kepada almarhum KH. Hasyim Muzadi, yang pernah memimpin PBNU pada periode 1999&amp;ndash;2010.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kangen Pak Hasyim Muzadi, rek!&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
