<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer</title><description>Sebelumnya Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol dan mantan Perdana Menteri Han Duck Soo juga dijatuhi hukuman penjara berat terkait pemberlakuan darurat militer. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/23/18/3226066/mantan-menteri-kehakiman-korsel-divonis-25-tahun-penjara-terkait-peran-dalam-darurat-militer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/23/18/3226066/mantan-menteri-kehakiman-korsel-divonis-25-tahun-penjara-terkait-peran-dalam-darurat-militer"/><item><title>Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/23/18/3226066/mantan-menteri-kehakiman-korsel-divonis-25-tahun-penjara-terkait-peran-dalam-darurat-militer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/23/18/3226066/mantan-menteri-kehakiman-korsel-divonis-25-tahun-penjara-terkait-peran-dalam-darurat-militer</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2026 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/23/18/3226066/park_sung_jae-hQoc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Park Sung Jae. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/23/18/3226066/park_sung_jae-hQoc_large.jpg</image><title>Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Park Sung Jae. (Foto: AFP)</title></images><description>SEOUL - Pengadilan Korea Selatan pada Senin (22/6/2026) menjatuhkan hukuman 25 tahun penjara kepada Mantan Menteri Kehakiman Park Sung-jae atas perannya dalam deklarasi darurat militer oleh Mantan Presiden Yoon Suk-yeol pada 2024. Deklarasi darurat militer tersebut, meski berlangsung singkat, menyebabkan kepanikan dan menjatuhkan Korea Selatan ke dalam krisis.&#13;
&#13;
Park Sung-jae dinyatakan bersalah atas keterlibatannya dalam &amp;quot;pemberontakan,&amp;quot; lapor kantor berita Yonhap dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul.&#13;
&#13;
Deklarasi darurat militer Yoon pada Desember 2024 hanya berlangsung sekitar enam jam karena para anggota parlemen bergegas ke gedung parlemen dan menolaknya dalam sesi darurat.&#13;
&#13;
Sejak itu ia telah dihukum karena memimpin pemberontakan dan ditahan sambil mengajukan banding atas hukuman seumur hidup.&#13;
&#13;
Yoon juga dijatuhi hukuman 30 tahun penjara awal bulan ini karena mengirimkan drone ke Korea Utara untuk &amp;quot;menciptakan krisis nasional&amp;quot; demi membenarkan darurat militernya.&#13;
&#13;
Jaksa mengatakan bahwa Park telah mengadakan pertemuan para pejabat kementerian kehakiman pada dini hari pemberlakuan darurat militer dan memeriksa kapasitas penjara jika pihak berwenang menangkap tokoh-tokoh anti-pemerintah.&#13;
&#13;
Sebagai menteri kehakiman, ia &amp;quot;menginstruksikan kerja sama dengan komando darurat militer... dengan asumsi bahwa dekrit tersebut akan efektif,&amp;quot; Yonhap mengutip dari putusan tersebut.&#13;
&#13;
Jaksa penuntut telah meminta hukuman 20 tahun untuk Park, dengan alasan bahwa ia telah &amp;quot;mereduksi hukum menjadi alat pemberontakan dalam penyalahgunaan kekuasaannya dan menimbulkan tantangan terhadap supremasi hukum.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mereka mengatakan ia tidak menunjukkan penyesalan.&#13;
&#13;
Pidato Yoon yang disiarkan televisi nasional larut malam itu menjerumuskan Korea Selatan ke dalam krisis politik yang belum pernah terjadi sebelumnya.&#13;
&#13;
Hal itu memicu protes, menyebabkan pasar saham anjlok, dan mengejutkan sekutu utama seperti Amerika Serikat.&#13;
&#13;
Sejumlah bawahan Yoon telah dijatuhi hukuman berat.&#13;
&#13;
Mantan Perdana Menteri Han Duck-soo, yang pernah mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, menjalani hukuman penjara 15 tahun, dan Mantan Menteri Dalam Negeri Lee Sang-min menjalani hukuman penjara sembilan tahun.&#13;
&#13;
Minggu lalu, mantan menteri pertahanan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena membocorkan informasi militer rahasia untuk mendukung pemberontakan.&#13;
&#13;
Istri Yoon, Kim Keon-hee, menjalani hukuman empat tahun karena manipulasi saham dan penyuapan yang tidak terkait dengan kekacauan darurat militer.&#13;
</description><content:encoded>SEOUL - Pengadilan Korea Selatan pada Senin (22/6/2026) menjatuhkan hukuman 25 tahun penjara kepada Mantan Menteri Kehakiman Park Sung-jae atas perannya dalam deklarasi darurat militer oleh Mantan Presiden Yoon Suk-yeol pada 2024. Deklarasi darurat militer tersebut, meski berlangsung singkat, menyebabkan kepanikan dan menjatuhkan Korea Selatan ke dalam krisis.&#13;
&#13;
Park Sung-jae dinyatakan bersalah atas keterlibatannya dalam &amp;quot;pemberontakan,&amp;quot; lapor kantor berita Yonhap dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul.&#13;
&#13;
Deklarasi darurat militer Yoon pada Desember 2024 hanya berlangsung sekitar enam jam karena para anggota parlemen bergegas ke gedung parlemen dan menolaknya dalam sesi darurat.&#13;
&#13;
Sejak itu ia telah dihukum karena memimpin pemberontakan dan ditahan sambil mengajukan banding atas hukuman seumur hidup.&#13;
&#13;
Yoon juga dijatuhi hukuman 30 tahun penjara awal bulan ini karena mengirimkan drone ke Korea Utara untuk &amp;quot;menciptakan krisis nasional&amp;quot; demi membenarkan darurat militernya.&#13;
&#13;
Jaksa mengatakan bahwa Park telah mengadakan pertemuan para pejabat kementerian kehakiman pada dini hari pemberlakuan darurat militer dan memeriksa kapasitas penjara jika pihak berwenang menangkap tokoh-tokoh anti-pemerintah.&#13;
&#13;
Sebagai menteri kehakiman, ia &amp;quot;menginstruksikan kerja sama dengan komando darurat militer... dengan asumsi bahwa dekrit tersebut akan efektif,&amp;quot; Yonhap mengutip dari putusan tersebut.&#13;
&#13;
Jaksa penuntut telah meminta hukuman 20 tahun untuk Park, dengan alasan bahwa ia telah &amp;quot;mereduksi hukum menjadi alat pemberontakan dalam penyalahgunaan kekuasaannya dan menimbulkan tantangan terhadap supremasi hukum.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mereka mengatakan ia tidak menunjukkan penyesalan.&#13;
&#13;
Pidato Yoon yang disiarkan televisi nasional larut malam itu menjerumuskan Korea Selatan ke dalam krisis politik yang belum pernah terjadi sebelumnya.&#13;
&#13;
Hal itu memicu protes, menyebabkan pasar saham anjlok, dan mengejutkan sekutu utama seperti Amerika Serikat.&#13;
&#13;
Sejumlah bawahan Yoon telah dijatuhi hukuman berat.&#13;
&#13;
Mantan Perdana Menteri Han Duck-soo, yang pernah mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, menjalani hukuman penjara 15 tahun, dan Mantan Menteri Dalam Negeri Lee Sang-min menjalani hukuman penjara sembilan tahun.&#13;
&#13;
Minggu lalu, mantan menteri pertahanan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena membocorkan informasi militer rahasia untuk mendukung pemberontakan.&#13;
&#13;
Istri Yoon, Kim Keon-hee, menjalani hukuman empat tahun karena manipulasi saham dan penyuapan yang tidak terkait dengan kekacauan darurat militer.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
