<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wakapolri: Ketahanan Pangan Bukan Hanya Soal Hasil Panen</title><description>Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/24/337/3226372/wakapolri-ketahanan-pangan-bukan-hanya-soal-hasil-panen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/24/337/3226372/wakapolri-ketahanan-pangan-bukan-hanya-soal-hasil-panen"/><item><title>Wakapolri: Ketahanan Pangan Bukan Hanya Soal Hasil Panen</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/24/337/3226372/wakapolri-ketahanan-pangan-bukan-hanya-soal-hasil-panen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/24/337/3226372/wakapolri-ketahanan-pangan-bukan-hanya-soal-hasil-panen</guid><pubDate>Rabu 24 Juni 2026 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/24/337/3226372/wakapolri_komjen_dedi-WJVs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/24/337/3226372/wakapolri_komjen_dedi-WJVs_large.jpg</image><title>Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia.&#13;
&#13;
Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,&amp;quot; kata Dedi kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dedi menjelaskan, ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata-mata sebagai urusan sektor pertanian. Isu tersebut telah menjadi persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.&#13;
&#13;
Pandangan tersebut dituangkannya dalam buku ke-42 berjudul Mengawal Pangan, Menuai Aman. Buku itu mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, serta pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia.&#13;
&#13;
Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,&amp;quot; kata Dedi kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dedi menjelaskan, ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata-mata sebagai urusan sektor pertanian. Isu tersebut telah menjadi persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.&#13;
&#13;
Pandangan tersebut dituangkannya dalam buku ke-42 berjudul Mengawal Pangan, Menuai Aman. Buku itu mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, serta pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
