<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemprov DKI Klaim Sudah Putus Kabel Udara Sepanjang 11 Km di Jakbar sejak 2023</title><description>Suku Dinas Bina Marga (Sudis BM) Jakarta Barat telah memutus dan, menurunkan kabel udara sepanjang 11.065 meter atau sekitar 11 kilometer sejak 2023 hingga pertengahan 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/27/338/3226810/pemprov-dki-klaim-sudah-putus-kabel-udara-sepanjang-11-km-di-jakbar-sejak-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/27/338/3226810/pemprov-dki-klaim-sudah-putus-kabel-udara-sepanjang-11-km-di-jakbar-sejak-2023"/><item><title> Pemprov DKI Klaim Sudah Putus Kabel Udara Sepanjang 11 Km di Jakbar sejak 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/27/338/3226810/pemprov-dki-klaim-sudah-putus-kabel-udara-sepanjang-11-km-di-jakbar-sejak-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/27/338/3226810/pemprov-dki-klaim-sudah-putus-kabel-udara-sepanjang-11-km-di-jakbar-sejak-2023</guid><pubDate>Sabtu 27 Juni 2026 04:10 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/26/338/3226810/petugas_saat_rapihkan_kabel_di_jakbar-SCTM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas saat rapihkan kabel di Jakbar (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/26/338/3226810/petugas_saat_rapihkan_kabel_di_jakbar-SCTM_large.jpg</image><title>Petugas saat rapihkan kabel di Jakbar (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Suku Dinas Bina Marga (Sudis BM) Jakarta Barat telah memutus dan, menurunkan kabel udara sepanjang 11.065 meter atau sekitar 11 kilometer sejak 2023 hingga pertengahan 2026.&#13;
&#13;
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sudis Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar, mengatakan pemutusan kabel udara merupakan bagian dari program penataan utilitas yang dilakukan secara bertahap. Dalam proses tersebut, utilitas lebih dahulu direlokasi ke dalam box culvert sebelum kabel udara diputus dan diturunkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Selain volumenya yang cukup panjang, pemutusan juga mempertimbangkan beberapa aspek,&amp;quot; kata Jabbar, Jumat (26/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pada 2023 relokasi utilitas dilakukan di lima ruas jalan, yakni Jalan Srengseng Raya, Kelapa Dua Raya, Raya Pos Pengumben, Joglo Raya, dan Swadarma Raya. Dari pekerjaan tersebut, kabel udara sepanjang 5.744 meter berhasil direlokasi dan diputus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, pada 2024 relokasi dilakukan di Jalan Syahdan, Tanjung Duren Barat, Kemanggisan Raya, Thaisir, dan Sulaiman. Dari kegiatan tersebut, kabel udara sepanjang 3.800 meter juga telah direlokasi dan diturunkan.&#13;
&#13;
Sementara pada 2025, program relokasi menyasar enam segmen yang mencakup 12 ruas jalan dengan total panjang utilitas mencapai 11.460 meter.&#13;
&#13;
Segmen 1 meliputi Jalan Pilar Raya dan Kedoya Pesing sepanjang 1.250 meter. Segmen 2 mencakup Jalan Peta Barat, Peta Utara, Utan Jati, dan Peta Selatan sepanjang 6.087 meter. Dari total tersebut, sekitar 1.521 meter atau sekitar 25 persen kabel telah direlokasi dan diturunkan.&#13;
&#13;
Adapun segmen 3 meliputi Jalan Kembangan Raya, Puri Kembangan, dan Kembangan Baru sepanjang 4.729 meter. Sementara segmen 4, 5, dan 6 masing-masing berada di Jalan Brigjen Katamso sepanjang 1.658 meter, Jalan Meruya Selatan sepanjang 1.057 meter, serta Jalan Kusuma sepanjang 1.550 meter.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada 2026, Sudis Bina Marga Jakarta Barat menargetkan relokasi utilitas di empat segmen dengan total panjang 7.960 meter. Lokasinya berada di Jalan Benda Raya sepanjang 2.500 meter, Jalan Tomang Raya sepanjang 2.300 meter, Jalan KS Tubun sepanjang 860 meter, serta Jalan Joglo Raya dan Jalan H Muchtar Raya sepanjang 2.300 meter.&#13;
&#13;
Jabbar menambahkan, pemutusan kabel udara pada 2026 juga akan dilanjutkan terhadap utilitas yang telah direlokasi pada 2025 dengan total panjang mencapai 11.460 meter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang direlokasi pada 2023 dan 2024 seluruh kabel udaranya sudah diputus. Sementara untuk pekerjaan tahun 2025, baru segmen dua yang sudah selesai sekitar 25 persen, sedangkan sisanya akan dilakukan secara bertahap,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Suku Dinas Bina Marga (Sudis BM) Jakarta Barat telah memutus dan, menurunkan kabel udara sepanjang 11.065 meter atau sekitar 11 kilometer sejak 2023 hingga pertengahan 2026.&#13;
&#13;
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sudis Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar, mengatakan pemutusan kabel udara merupakan bagian dari program penataan utilitas yang dilakukan secara bertahap. Dalam proses tersebut, utilitas lebih dahulu direlokasi ke dalam box culvert sebelum kabel udara diputus dan diturunkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Selain volumenya yang cukup panjang, pemutusan juga mempertimbangkan beberapa aspek,&amp;quot; kata Jabbar, Jumat (26/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pada 2023 relokasi utilitas dilakukan di lima ruas jalan, yakni Jalan Srengseng Raya, Kelapa Dua Raya, Raya Pos Pengumben, Joglo Raya, dan Swadarma Raya. Dari pekerjaan tersebut, kabel udara sepanjang 5.744 meter berhasil direlokasi dan diputus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, pada 2024 relokasi dilakukan di Jalan Syahdan, Tanjung Duren Barat, Kemanggisan Raya, Thaisir, dan Sulaiman. Dari kegiatan tersebut, kabel udara sepanjang 3.800 meter juga telah direlokasi dan diturunkan.&#13;
&#13;
Sementara pada 2025, program relokasi menyasar enam segmen yang mencakup 12 ruas jalan dengan total panjang utilitas mencapai 11.460 meter.&#13;
&#13;
Segmen 1 meliputi Jalan Pilar Raya dan Kedoya Pesing sepanjang 1.250 meter. Segmen 2 mencakup Jalan Peta Barat, Peta Utara, Utan Jati, dan Peta Selatan sepanjang 6.087 meter. Dari total tersebut, sekitar 1.521 meter atau sekitar 25 persen kabel telah direlokasi dan diturunkan.&#13;
&#13;
Adapun segmen 3 meliputi Jalan Kembangan Raya, Puri Kembangan, dan Kembangan Baru sepanjang 4.729 meter. Sementara segmen 4, 5, dan 6 masing-masing berada di Jalan Brigjen Katamso sepanjang 1.658 meter, Jalan Meruya Selatan sepanjang 1.057 meter, serta Jalan Kusuma sepanjang 1.550 meter.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada 2026, Sudis Bina Marga Jakarta Barat menargetkan relokasi utilitas di empat segmen dengan total panjang 7.960 meter. Lokasinya berada di Jalan Benda Raya sepanjang 2.500 meter, Jalan Tomang Raya sepanjang 2.300 meter, Jalan KS Tubun sepanjang 860 meter, serta Jalan Joglo Raya dan Jalan H Muchtar Raya sepanjang 2.300 meter.&#13;
&#13;
Jabbar menambahkan, pemutusan kabel udara pada 2026 juga akan dilanjutkan terhadap utilitas yang telah direlokasi pada 2025 dengan total panjang mencapai 11.460 meter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang direlokasi pada 2023 dan 2024 seluruh kabel udaranya sudah diputus. Sementara untuk pekerjaan tahun 2025, baru segmen dua yang sudah selesai sekitar 25 persen, sedangkan sisanya akan dilakukan secara bertahap,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
