<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!</title><description>Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Minggu (28/6/2026), pemerintah Venezuela mencatat sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia, sementara puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/28/18/3227066/update-gempa-venezuela-1-430-orang-tewas-dan-ribuan-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/28/18/3227066/update-gempa-venezuela-1-430-orang-tewas-dan-ribuan-hilang"/><item><title>Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/28/18/3227066/update-gempa-venezuela-1-430-orang-tewas-dan-ribuan-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/28/18/3227066/update-gempa-venezuela-1-430-orang-tewas-dan-ribuan-hilang</guid><pubDate>Minggu 28 Juni 2026 23:10 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/28/18/3227066/gempa_venezuela-1bYB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas saat evakuasi korban gempa di  Venezuela (foto: AP News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/28/18/3227066/gempa_venezuela-1bYB_large.jpg</image><title>Petugas saat evakuasi korban gempa di  Venezuela (foto: AP News)</title></images><description>&#13;
&#13;
CARACAS &amp;ndash; Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Minggu (28/6/2026), pemerintah Venezuela mencatat sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia, sementara puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik itu menghancurkan ratusan bangunan serta menjebak ribuan warga di bawah reruntuhan.&#13;
&#13;
Meski telah lebih dari 85 jam sejak gempa pertama terjadi, tim penyelamat masih terus melakukan pencarian. Harapan menemukan korban selamat kembali muncul setelah dua bocah laki-laki berusia 11 tahun berhasil dievakuasi hidup-hidup dari bawah puing bangunan.&#13;
&#13;
Bocah pertama bernama Moises berhasil diselamatkan setelah terkubur di bawah sekitar tiga meter reruntuhan. Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia menyebut proses evakuasi berlangsung selama enam jam dengan metode pencarian presisi tinggi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rekaman video memperlihatkan Moises dievakuasi dengan mata ditutup untuk melindunginya dari sinar matahari. Para petugas menyambut keberhasilan penyelamatan itu dengan tepuk tangan.&#13;
&#13;
Namun, menurut laporan Reuters, Moises ditemukan di dekat ibu dan saudara perempuannya yang telah meninggal dunia.&#13;
&#13;
Beberapa jam kemudian, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodr&amp;iacute;guez, mengumumkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun lainnya juga berhasil diselamatkan di Kota Caraballeda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di saat-saat ini, setiap nyawa adalah harapan bagi Venezuela,&amp;quot; tulis Rodr&amp;iacute;guez melalui akun media sosial X, dilansir dari BBC.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Operasi pencarian masih terus dilakukan meski peluang menemukan korban selamat semakin kecil. Tim SAR meyakini sebagian korban masih dapat bertahan apabila memiliki akses terhadap air dan makanan di bawah reruntuhan.&#13;
&#13;
Wilayah pesisir La Guaira, termasuk Caraballeda, menjadi kawasan yang mengalami kerusakan paling parah. Gempa susulan yang terus terjadi turut memperlambat proses evakuasi dan membuat warga memilih bertahan di ruang terbuka.&#13;
&#13;
Ribuan warga kini mengungsi di lokasi-lokasi darurat, termasuk lapangan golf Caraballeda yang disulap menjadi rumah sakit lapangan, pusat distribusi bantuan kemanusiaan, dan lokasi pendaratan helikopter pembawa logistik.&#13;
&#13;
Sementara itu, bantuan internasional terus berdatangan. Tim penyelamat dari Meksiko, Spanyol, Qatar, Amerika Serikat, dan Inggris telah bergabung dalam operasi pencarian.&#13;
&#13;
Koordinator Bantuan Darurat PBB, Tom Fletcher, mengatakan sebanyak 39 tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara telah diterjunkan ke Venezuela.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir 2.000 personel, 111 anjing pelacak, tim medis, hingga drone mikro dikerahkan untuk membantu menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan,&amp;quot; ujar Fletcher.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
CARACAS &amp;ndash; Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Minggu (28/6/2026), pemerintah Venezuela mencatat sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia, sementara puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik itu menghancurkan ratusan bangunan serta menjebak ribuan warga di bawah reruntuhan.&#13;
&#13;
Meski telah lebih dari 85 jam sejak gempa pertama terjadi, tim penyelamat masih terus melakukan pencarian. Harapan menemukan korban selamat kembali muncul setelah dua bocah laki-laki berusia 11 tahun berhasil dievakuasi hidup-hidup dari bawah puing bangunan.&#13;
&#13;
Bocah pertama bernama Moises berhasil diselamatkan setelah terkubur di bawah sekitar tiga meter reruntuhan. Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia menyebut proses evakuasi berlangsung selama enam jam dengan metode pencarian presisi tinggi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rekaman video memperlihatkan Moises dievakuasi dengan mata ditutup untuk melindunginya dari sinar matahari. Para petugas menyambut keberhasilan penyelamatan itu dengan tepuk tangan.&#13;
&#13;
Namun, menurut laporan Reuters, Moises ditemukan di dekat ibu dan saudara perempuannya yang telah meninggal dunia.&#13;
&#13;
Beberapa jam kemudian, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodr&amp;iacute;guez, mengumumkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun lainnya juga berhasil diselamatkan di Kota Caraballeda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di saat-saat ini, setiap nyawa adalah harapan bagi Venezuela,&amp;quot; tulis Rodr&amp;iacute;guez melalui akun media sosial X, dilansir dari BBC.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Operasi pencarian masih terus dilakukan meski peluang menemukan korban selamat semakin kecil. Tim SAR meyakini sebagian korban masih dapat bertahan apabila memiliki akses terhadap air dan makanan di bawah reruntuhan.&#13;
&#13;
Wilayah pesisir La Guaira, termasuk Caraballeda, menjadi kawasan yang mengalami kerusakan paling parah. Gempa susulan yang terus terjadi turut memperlambat proses evakuasi dan membuat warga memilih bertahan di ruang terbuka.&#13;
&#13;
Ribuan warga kini mengungsi di lokasi-lokasi darurat, termasuk lapangan golf Caraballeda yang disulap menjadi rumah sakit lapangan, pusat distribusi bantuan kemanusiaan, dan lokasi pendaratan helikopter pembawa logistik.&#13;
&#13;
Sementara itu, bantuan internasional terus berdatangan. Tim penyelamat dari Meksiko, Spanyol, Qatar, Amerika Serikat, dan Inggris telah bergabung dalam operasi pencarian.&#13;
&#13;
Koordinator Bantuan Darurat PBB, Tom Fletcher, mengatakan sebanyak 39 tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara telah diterjunkan ke Venezuela.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir 2.000 personel, 111 anjing pelacak, tim medis, hingga drone mikro dikerahkan untuk membantu menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan,&amp;quot; ujar Fletcher.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
