<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Merapi Erupsi Lagi! Awan Panas Guguran Meluncur 2 Km, Warga Diminta Waspada</title><description>Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah, kembali mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran, pada Minggu (28/6/2026) malam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/28/337/3227073/merapi-erupsi-lagi-awan-panas-guguran-meluncur-2-km-warga-diminta-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/28/337/3227073/merapi-erupsi-lagi-awan-panas-guguran-meluncur-2-km-warga-diminta-waspada"/><item><title> Merapi Erupsi Lagi! Awan Panas Guguran Meluncur 2 Km, Warga Diminta Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/28/337/3227073/merapi-erupsi-lagi-awan-panas-guguran-meluncur-2-km-warga-diminta-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/28/337/3227073/merapi-erupsi-lagi-awan-panas-guguran-meluncur-2-km-warga-diminta-waspada</guid><pubDate>Minggu 28 Juni 2026 21:37 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/28/337/3227073/merapi_erupsi_lagi-Gw92_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi Erupsi Lagi (foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/28/337/3227073/merapi_erupsi_lagi-Gw92_large.jpg</image><title>Gunung Merapi Erupsi Lagi (foto: PVMBG)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah, kembali mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran, pada Minggu (28/6/2026) malam.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2.000 meter atau 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat dan Kali Putih.&#13;
&#13;
Dalam laporan tersebut, awan panas guguran terekam dengan amplitudo maksimum 50,64 mm dan durasi 118,41 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Warga juga diminta mematuhi rekomendasi resmi yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait.&#13;
&#13;
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada status Siaga (Level III). Masyarakat di sekitar kawasan Merapi diminta terus memantau informasi resmi dan tidak melakukan aktivitas di wilayah yang berpotensi terdampak erupsi maupun awan panas guguran.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah, kembali mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran, pada Minggu (28/6/2026) malam.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2.000 meter atau 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat dan Kali Putih.&#13;
&#13;
Dalam laporan tersebut, awan panas guguran terekam dengan amplitudo maksimum 50,64 mm dan durasi 118,41 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Warga juga diminta mematuhi rekomendasi resmi yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait.&#13;
&#13;
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada status Siaga (Level III). Masyarakat di sekitar kawasan Merapi diminta terus memantau informasi resmi dan tidak melakukan aktivitas di wilayah yang berpotensi terdampak erupsi maupun awan panas guguran.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
