<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: Krisis Air Bersih di Kota Bima Berdampak pada 1.129 KK</title><description>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan krisis air bersih melanda sejumlah wilayah di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat kondisi tersebut, sebanyak 1.129 kepala keluarga (KK) terdampak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/28/340/3227059/bnpb-krisis-air-bersih-di-kota-bima-berdampak-pada-1-129-kk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/28/340/3227059/bnpb-krisis-air-bersih-di-kota-bima-berdampak-pada-1-129-kk"/><item><title>BNPB: Krisis Air Bersih di Kota Bima Berdampak pada 1.129 KK</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/28/340/3227059/bnpb-krisis-air-bersih-di-kota-bima-berdampak-pada-1-129-kk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/28/340/3227059/bnpb-krisis-air-bersih-di-kota-bima-berdampak-pada-1-129-kk</guid><pubDate>Minggu 28 Juni 2026 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/28/340/3227059/kekeringan-tOIr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kekeringan (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/28/340/3227059/kekeringan-tOIr_large.jpg</image><title>Kekeringan (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan krisis air bersih melanda sejumlah wilayah di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat kondisi tersebut, sebanyak 1.129 kepala keluarga (KK) terdampak.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan krisis air bersih dipicu oleh intensitas hujan yang sangat rendah dalam beberapa waktu terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Krisis air bersih terjadi di Kota Bima, akibat intensitas hujan yang sangat rendah dalam beberapa waktu terakhir,&amp;quot; kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Muhari menjelaskan, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Tanjung, Paruga, dan Pane di Kecamatan Rasanae Barat; Kelurahan Sambinae, Panggi, Manggemaci, dan Monggonao di Kecamatan Mpunda; Kelurahan Rontu di Kecamatan Raba; serta Kelurahan Melayu di Kecamatan Asakota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian ini berdampak pada sekitar 1.129 kepala keluarga,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB menyebut hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian materiil akibat krisis air bersih tersebut.&#13;
&#13;
Sebagai langkah penanganan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima telah melakukan asesmen, berkoordinasi dengan lintas instansi, serta mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD Kota Bima segera melakukan asesmen dan koordinasi lintas instansi serta telah melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak sebanyak 70.000 liter,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan krisis air bersih melanda sejumlah wilayah di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat kondisi tersebut, sebanyak 1.129 kepala keluarga (KK) terdampak.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan krisis air bersih dipicu oleh intensitas hujan yang sangat rendah dalam beberapa waktu terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Krisis air bersih terjadi di Kota Bima, akibat intensitas hujan yang sangat rendah dalam beberapa waktu terakhir,&amp;quot; kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Muhari menjelaskan, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Tanjung, Paruga, dan Pane di Kecamatan Rasanae Barat; Kelurahan Sambinae, Panggi, Manggemaci, dan Monggonao di Kecamatan Mpunda; Kelurahan Rontu di Kecamatan Raba; serta Kelurahan Melayu di Kecamatan Asakota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian ini berdampak pada sekitar 1.129 kepala keluarga,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB menyebut hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian materiil akibat krisis air bersih tersebut.&#13;
&#13;
Sebagai langkah penanganan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima telah melakukan asesmen, berkoordinasi dengan lintas instansi, serta mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD Kota Bima segera melakukan asesmen dan koordinasi lintas instansi serta telah melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak sebanyak 70.000 liter,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
