<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Bocah 11 Tahun Selamat dari Reruntuhan Gempa Venezuela Setelah 85 Jam</title><description>Tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua bocah laki-laki berusia 11 tahun dari reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela. Keduanya ditemukan dalam selang waktu beberapa jam, lebih dari 85 jam setelah gempa mengguncang negara itu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/29/18/3227065/dua-bocah-11-tahun-selamat-dari-reruntuhan-gempa-venezuela-setelah-85-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/29/18/3227065/dua-bocah-11-tahun-selamat-dari-reruntuhan-gempa-venezuela-setelah-85-jam"/><item><title>Dua Bocah 11 Tahun Selamat dari Reruntuhan Gempa Venezuela Setelah 85 Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/29/18/3227065/dua-bocah-11-tahun-selamat-dari-reruntuhan-gempa-venezuela-setelah-85-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/29/18/3227065/dua-bocah-11-tahun-selamat-dari-reruntuhan-gempa-venezuela-setelah-85-jam</guid><pubDate>Senin 29 Juni 2026 01:10 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/28/18/3227065/gempa-wvsS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah 11 Tahun Selamat dari Reruntuhan Gempa Venezuela (foto: ungrd_oficial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/28/18/3227065/gempa-wvsS_large.jpg</image><title>Bocah 11 Tahun Selamat dari Reruntuhan Gempa Venezuela (foto: ungrd_oficial)</title></images><description>&#13;
&#13;
CARACAS &amp;ndash; Tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua bocah laki-laki berusia 11 tahun dari reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela. Keduanya ditemukan dalam selang waktu beberapa jam, lebih dari 85 jam setelah gempa mengguncang negara itu.&#13;
&#13;
Rekaman video memperlihatkan bocah pertama bernama Moises dievakuasi dari bawah reruntuhan dengan mata ditutup untuk melindunginya dari sinar matahari. Proses penyelamatan itu disambut tepuk tangan para petugas yang telah bekerja selama berjam-jam.&#13;
&#13;
Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia menyebut Moises terkubur di bawah sekitar tiga meter puing bangunan. Tim penyelamat membutuhkan waktu enam jam dengan metode pencarian presisi tinggi untuk menjangkaunya.&#13;
&#13;
Menurut laporan Reuters, seorang petugas penyelamat menyampaikan melalui radio komunikasi bahwa Moises ditemukan di dekat ibu dan saudara perempuannya yang telah meninggal dunia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Beberapa jam kemudian, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodr&amp;iacute;guez, mengumumkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun lainnya juga berhasil diselamatkan di Kota Caraballeda. Ia mengunggah video proses evakuasi bocah tersebut melalui media sosial X.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di saat-saat ini, setiap nyawa adalah harapan bagi Venezuela,&amp;quot; tulis Rodr&amp;iacute;guez, seperti dilansir dari BBC, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga hari ini, pemerintah Venezuela mencatat sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia akibat dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang negara itu dalam selang waktu hanya 39 detik. Puluhan ribu warga lainnya masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Meski waktu emas penyelamatan telah terlewati, tim SAR belum menghentikan operasi pencarian. Mereka meyakini masih ada korban yang dapat bertahan hidup apabila memiliki akses terhadap air dan makanan di bawah reruntuhan.&#13;
&#13;
Gempa menyebabkan ratusan bangunan roboh dan menjebak ribuan orang. Sejumlah keluarga bahkan menggali puing-puing dengan tangan kosong untuk mencari kerabat mereka, sembari menunggu alat berat tiba di lokasi.&#13;
&#13;
Wilayah pesisir La Guaira, termasuk Caraballeda, menjadi kawasan yang mengalami kerusakan paling parah. Gempa susulan yang terus terjadi juga menghambat proses evakuasi sekaligus memicu kepanikan warga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jujur saja, itu membuat Anda merasa gugup. Suara sekecil apa pun terasa mengerikan,&amp;quot; kata Jes&amp;uacute;s Andueza, seorang sopir bus berusia 64 tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ribuan warga kini mengungsi di ruang terbuka, termasuk di lapangan golf Caraballeda yang telah diubah menjadi rumah sakit lapangan, pusat distribusi bantuan kemanusiaan, sekaligus lokasi pendaratan helikopter pembawa logistik dan personel darurat.&#13;
&#13;
Sementara itu, bantuan internasional terus berdatangan. Tim penyelamat dari Meksiko, Spanyol, Qatar, Amerika Serikat, dan Inggris telah bergabung dalam operasi pencarian.&#13;
&#13;
Koordinator Bantuan Darurat PBB, Tom Fletcher, mengatakan sebanyak 39 tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara telah dikerahkan ke Venezuela.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir 2.000 personel, 111 anjing pelacak, tim medis, hingga drone mikro dikerahkan untuk membantu menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan,&amp;quot; ujar Fletcher.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
CARACAS &amp;ndash; Tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua bocah laki-laki berusia 11 tahun dari reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela. Keduanya ditemukan dalam selang waktu beberapa jam, lebih dari 85 jam setelah gempa mengguncang negara itu.&#13;
&#13;
Rekaman video memperlihatkan bocah pertama bernama Moises dievakuasi dari bawah reruntuhan dengan mata ditutup untuk melindunginya dari sinar matahari. Proses penyelamatan itu disambut tepuk tangan para petugas yang telah bekerja selama berjam-jam.&#13;
&#13;
Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia menyebut Moises terkubur di bawah sekitar tiga meter puing bangunan. Tim penyelamat membutuhkan waktu enam jam dengan metode pencarian presisi tinggi untuk menjangkaunya.&#13;
&#13;
Menurut laporan Reuters, seorang petugas penyelamat menyampaikan melalui radio komunikasi bahwa Moises ditemukan di dekat ibu dan saudara perempuannya yang telah meninggal dunia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Beberapa jam kemudian, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodr&amp;iacute;guez, mengumumkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun lainnya juga berhasil diselamatkan di Kota Caraballeda. Ia mengunggah video proses evakuasi bocah tersebut melalui media sosial X.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di saat-saat ini, setiap nyawa adalah harapan bagi Venezuela,&amp;quot; tulis Rodr&amp;iacute;guez, seperti dilansir dari BBC, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga hari ini, pemerintah Venezuela mencatat sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia akibat dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang negara itu dalam selang waktu hanya 39 detik. Puluhan ribu warga lainnya masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Meski waktu emas penyelamatan telah terlewati, tim SAR belum menghentikan operasi pencarian. Mereka meyakini masih ada korban yang dapat bertahan hidup apabila memiliki akses terhadap air dan makanan di bawah reruntuhan.&#13;
&#13;
Gempa menyebabkan ratusan bangunan roboh dan menjebak ribuan orang. Sejumlah keluarga bahkan menggali puing-puing dengan tangan kosong untuk mencari kerabat mereka, sembari menunggu alat berat tiba di lokasi.&#13;
&#13;
Wilayah pesisir La Guaira, termasuk Caraballeda, menjadi kawasan yang mengalami kerusakan paling parah. Gempa susulan yang terus terjadi juga menghambat proses evakuasi sekaligus memicu kepanikan warga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jujur saja, itu membuat Anda merasa gugup. Suara sekecil apa pun terasa mengerikan,&amp;quot; kata Jes&amp;uacute;s Andueza, seorang sopir bus berusia 64 tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ribuan warga kini mengungsi di ruang terbuka, termasuk di lapangan golf Caraballeda yang telah diubah menjadi rumah sakit lapangan, pusat distribusi bantuan kemanusiaan, sekaligus lokasi pendaratan helikopter pembawa logistik dan personel darurat.&#13;
&#13;
Sementara itu, bantuan internasional terus berdatangan. Tim penyelamat dari Meksiko, Spanyol, Qatar, Amerika Serikat, dan Inggris telah bergabung dalam operasi pencarian.&#13;
&#13;
Koordinator Bantuan Darurat PBB, Tom Fletcher, mengatakan sebanyak 39 tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara telah dikerahkan ke Venezuela.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir 2.000 personel, 111 anjing pelacak, tim medis, hingga drone mikro dikerahkan untuk membantu menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan,&amp;quot; ujar Fletcher.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
