<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Persilakan Keluarga Korban Lubang Proyek Tebet Tempuh Jalur Hukum</title><description>Seorang balita berinisial I (4) meninggal dunia setelah terjatuh ke lubang proyek di Jalan Manggarai Utara, Tebet, Jakarta Selatan. Insiden tersebut telah diketahui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/29/338/3227248/pramono-persilakan-keluarga-korban-lubang-proyek-tebet-tempuh-jalur-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/29/338/3227248/pramono-persilakan-keluarga-korban-lubang-proyek-tebet-tempuh-jalur-hukum"/><item><title>Pramono Persilakan Keluarga Korban Lubang Proyek Tebet Tempuh Jalur Hukum</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/29/338/3227248/pramono-persilakan-keluarga-korban-lubang-proyek-tebet-tempuh-jalur-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/29/338/3227248/pramono-persilakan-keluarga-korban-lubang-proyek-tebet-tempuh-jalur-hukum</guid><pubDate>Senin 29 Juni 2026 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/29/338/3227248/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-x27h_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/29/338/3227248/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-x27h_large.jpeg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang balita berinisial I (4) meninggal dunia setelah terjatuh ke lubang proyek di Jalan Manggarai Utara, Tebet, Jakarta Selatan. Insiden tersebut telah diketahui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.&#13;
&#13;
Pramono mengatakan, pihaknya tidak keberatan apabila keluarga korban menempuh jalur hukum atas peristiwa tersebut. Lubang itu merupakan bagian dari proyek pembangunan taman yang diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan karena memang kejadian itu betul-betul di luar dugaan,&amp;quot; kata Pramono kepada wartawan, Senin (29/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Pramono menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB. Korban disebut kerap menemani ibunya berjualan di kawasan Manggarai.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu, korban yang sedang asyik bermain diduga masuk ke area proyek. Pramono mengatakan area tersebut sebenarnya telah ditutup karena masih dalam proses pengerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak ini kemudian main ke ruang yang sebenarnya tertutup dan di ruang tertutup itu ada lubang, lubang untuk pengecoran di tempat itu,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi itu ruang untuk taman yang dikelola oleh CSR, tetapi anak tersebut masuk ke tempat itu dan kemudian meninggal,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Korban yang terjatuh ke dalam lubang proyek kemudian dievakuasi oleh petugas Gulkarmat DKI Jakarta dalam kondisi meninggal dunia. Pemprov DKI Jakarta pun menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.&#13;
&#13;
Pramono mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk memberikan pendampingan dan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami sudah terlibat dari awal, termasuk saya sudah memerintahkan kepada camat, lurah, dan sebagainya untuk ikut sampai dengan penguburan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang balita berinisial I (4) meninggal dunia setelah terjatuh ke lubang proyek di Jalan Manggarai Utara, Tebet, Jakarta Selatan. Insiden tersebut telah diketahui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.&#13;
&#13;
Pramono mengatakan, pihaknya tidak keberatan apabila keluarga korban menempuh jalur hukum atas peristiwa tersebut. Lubang itu merupakan bagian dari proyek pembangunan taman yang diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan karena memang kejadian itu betul-betul di luar dugaan,&amp;quot; kata Pramono kepada wartawan, Senin (29/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Pramono menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB. Korban disebut kerap menemani ibunya berjualan di kawasan Manggarai.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu, korban yang sedang asyik bermain diduga masuk ke area proyek. Pramono mengatakan area tersebut sebenarnya telah ditutup karena masih dalam proses pengerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak ini kemudian main ke ruang yang sebenarnya tertutup dan di ruang tertutup itu ada lubang, lubang untuk pengecoran di tempat itu,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi itu ruang untuk taman yang dikelola oleh CSR, tetapi anak tersebut masuk ke tempat itu dan kemudian meninggal,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Korban yang terjatuh ke dalam lubang proyek kemudian dievakuasi oleh petugas Gulkarmat DKI Jakarta dalam kondisi meninggal dunia. Pemprov DKI Jakarta pun menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.&#13;
&#13;
Pramono mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk memberikan pendampingan dan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami sudah terlibat dari awal, termasuk saya sudah memerintahkan kepada camat, lurah, dan sebagainya untuk ikut sampai dengan penguburan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
