<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapur MBG Kebakaran, 1 Orang Karyawan Tewas Mengenaskan</title><description>Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marcel Doni mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi akan melibatkan tim identifikasi untuk mengungkap sumber api.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/29/340/3227034/dapur-mbg-kebakaran-1-orang-karyawan-tewas-mengenaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/06/29/340/3227034/dapur-mbg-kebakaran-1-orang-karyawan-tewas-mengenaskan"/><item><title>Dapur MBG Kebakaran, 1 Orang Karyawan Tewas Mengenaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/06/29/340/3227034/dapur-mbg-kebakaran-1-orang-karyawan-tewas-mengenaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/06/29/340/3227034/dapur-mbg-kebakaran-1-orang-karyawan-tewas-mengenaskan</guid><pubDate>Senin 29 Juni 2026 04:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/28/340/3227034/viral-ScFg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dapur MBG Kebakaran, 1 Orang Karyawan Tewas Mengenaskan/IMG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/28/340/3227034/viral-ScFg_large.jpg</image><title>Dapur MBG Kebakaran, 1 Orang Karyawan Tewas Mengenaskan/IMG</title></images><description>MANOKWARI - Kebakaran melanda bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di Kampung Sabri, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Satu orang karyawan berinisial ARS (30) yang ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di lantai satu bangunan.&#13;
&#13;
Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marcel Doni mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi akan melibatkan tim identifikasi untuk mengungkap sumber api di dapur MBG tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim penyelidikan termasuk Inafis dari Polda Papua Barat akan turun membantu menelusuri apa yang sebenarnya terjadi. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini,&amp;quot; ujarnya dikutip, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Informasi diperoleh iNews Media Group, korban merupakan warga Kampung Waran, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan.&#13;
&#13;
Kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.32 WIT. Saat itu, warga yang sedang berjalan pagi melintas di sekitar lokasi dan melihat kobaran api sudah membakar bagian lantai dua bangunan.&#13;
&#13;
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melapor ke Polres Manokwari Selatan. Mereka juga membangunkan warga sekitar serta menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak semakin meluas.&#13;
&#13;
Personel piket fungsi Polres Manokwari Selatan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi mengamankan area kebakaran sekaligus membantu petugas pemadam dalam proses pemadaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Api baru berhasil dipadamkan pukul 07.58 WIT. Setelah situasi dinyatakan aman, petugas kemudian memeriksa ke dalam bangunan.&#13;
&#13;
Saat memeriksa lantai satu, petugas menemukan seorang pria dalam posisi telentang. Korban diketahui telah meninggal dunia akibat kebakaran tersebut.&#13;
&#13;
Jenazah kemudian dievakuasi oleh Piket Reskrim Polres Manokwari Selatan ke RSUD Elia Waran Oransbari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Saat ini, lokasi kebakaran masih dipasang garis polisi. Aparat juga menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kebakaran serta kronologi lengkap meninggalnya korban.&#13;
</description><content:encoded>MANOKWARI - Kebakaran melanda bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di Kampung Sabri, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Satu orang karyawan berinisial ARS (30) yang ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di lantai satu bangunan.&#13;
&#13;
Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marcel Doni mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi akan melibatkan tim identifikasi untuk mengungkap sumber api di dapur MBG tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim penyelidikan termasuk Inafis dari Polda Papua Barat akan turun membantu menelusuri apa yang sebenarnya terjadi. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini,&amp;quot; ujarnya dikutip, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Informasi diperoleh iNews Media Group, korban merupakan warga Kampung Waran, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan.&#13;
&#13;
Kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.32 WIT. Saat itu, warga yang sedang berjalan pagi melintas di sekitar lokasi dan melihat kobaran api sudah membakar bagian lantai dua bangunan.&#13;
&#13;
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melapor ke Polres Manokwari Selatan. Mereka juga membangunkan warga sekitar serta menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak semakin meluas.&#13;
&#13;
Personel piket fungsi Polres Manokwari Selatan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi mengamankan area kebakaran sekaligus membantu petugas pemadam dalam proses pemadaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Api baru berhasil dipadamkan pukul 07.58 WIT. Setelah situasi dinyatakan aman, petugas kemudian memeriksa ke dalam bangunan.&#13;
&#13;
Saat memeriksa lantai satu, petugas menemukan seorang pria dalam posisi telentang. Korban diketahui telah meninggal dunia akibat kebakaran tersebut.&#13;
&#13;
Jenazah kemudian dievakuasi oleh Piket Reskrim Polres Manokwari Selatan ke RSUD Elia Waran Oransbari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Saat ini, lokasi kebakaran masih dipasang garis polisi. Aparat juga menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kebakaran serta kronologi lengkap meninggalnya korban.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
