<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Naikkan Pangkat Luar Biasa kepada Polisi yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewakili institusi Polri menyampaikan duka cita mendalam, atas gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra, saat menjalankan tugas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/03/337/3228031/kapolri-naikkan-pangkat-luar-biasa-kepada-polisi-yang-gugur-saat-gerebek-bandar-narkoba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/03/337/3228031/kapolri-naikkan-pangkat-luar-biasa-kepada-polisi-yang-gugur-saat-gerebek-bandar-narkoba"/><item><title>Kapolri Naikkan Pangkat Luar Biasa kepada Polisi yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/03/337/3228031/kapolri-naikkan-pangkat-luar-biasa-kepada-polisi-yang-gugur-saat-gerebek-bandar-narkoba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/03/337/3228031/kapolri-naikkan-pangkat-luar-biasa-kepada-polisi-yang-gugur-saat-gerebek-bandar-narkoba</guid><pubDate>Jum'at 03 Juli 2026 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/03/337/3228031/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-pE7q_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/03/337/3228031/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-pE7q_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewakili institusi Polri menyampaikan duka cita mendalam, atas gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra, saat menjalankan tugas.&#13;
&#13;
Aipda Yudhie Perdana Putra gugur saat melakukan penangkapan dan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Rabu 1 Juli 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mewakili institusi, saya (Kapolri) mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya anggota yang telah melaksanakan tugasnya. Saya juga menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga besar almarhum,&amp;quot; kata Sigit saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Jumat (3/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sigit menyebut institusi Polri akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada Aipda Yudhie Perdana Putra sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada personel yang gugur saat bertugas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum dan memberikan kenaikan pangkat luar biasa,&amp;quot; ujar Sigit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi kejadian&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 1 Juli 2026 malam saat Satresnarkoba Polres Katingan menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei.&#13;
&#13;
Eko mengatakan, hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Sebanyak 12 personel kemudian diterjunkan dalam operasi tersebut.&#13;
&#13;
Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat proses penangkapan berlangsung, target berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika beberapa orang di dalam rumah dan warga sekitar melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam berupa parang,&amp;quot; ujar Eko.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Situasi semakin memanas karena massa terus bertambah dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan.&#13;
&#13;
Akibat situasi yang semakin tidak terkendali, personel berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan penebalan personel. Sejumlah anggota terpaksa berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan untuk menghindari amukan massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam. Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih dalam pencarian oleh tim gabungan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Eko mengatakan seluruh operasi pemberantasan narkotika akan dievaluasi agar seluruh personel memiliki kesiapan maksimal dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang, mulai dari perencanaan operasi, pemetaan potensi ancaman, hingga kekuatan personel dan perlengkapan. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewakili institusi Polri menyampaikan duka cita mendalam, atas gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra, saat menjalankan tugas.&#13;
&#13;
Aipda Yudhie Perdana Putra gugur saat melakukan penangkapan dan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Rabu 1 Juli 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mewakili institusi, saya (Kapolri) mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya anggota yang telah melaksanakan tugasnya. Saya juga menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga besar almarhum,&amp;quot; kata Sigit saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Jumat (3/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sigit menyebut institusi Polri akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada Aipda Yudhie Perdana Putra sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada personel yang gugur saat bertugas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum dan memberikan kenaikan pangkat luar biasa,&amp;quot; ujar Sigit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi kejadian&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 1 Juli 2026 malam saat Satresnarkoba Polres Katingan menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei.&#13;
&#13;
Eko mengatakan, hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Sebanyak 12 personel kemudian diterjunkan dalam operasi tersebut.&#13;
&#13;
Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat proses penangkapan berlangsung, target berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika beberapa orang di dalam rumah dan warga sekitar melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam berupa parang,&amp;quot; ujar Eko.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Situasi semakin memanas karena massa terus bertambah dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan.&#13;
&#13;
Akibat situasi yang semakin tidak terkendali, personel berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan penebalan personel. Sejumlah anggota terpaksa berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan untuk menghindari amukan massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam. Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih dalam pencarian oleh tim gabungan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Eko mengatakan seluruh operasi pemberantasan narkotika akan dievaluasi agar seluruh personel memiliki kesiapan maksimal dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang, mulai dari perencanaan operasi, pemetaan potensi ancaman, hingga kekuatan personel dan perlengkapan. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
