<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara</title><description>Merebut Konstantinovka memperkuat cengkeraman Rusia di wilayah Donetsk. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/06/18/3228403/rusia-klaim-kuasai-benteng-pertahanan-terkuat-ukraina-di-konstantinovka-tewaskan-13-500-tentara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/06/18/3228403/rusia-klaim-kuasai-benteng-pertahanan-terkuat-ukraina-di-konstantinovka-tewaskan-13-500-tentara"/><item><title>Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/06/18/3228403/rusia-klaim-kuasai-benteng-pertahanan-terkuat-ukraina-di-konstantinovka-tewaskan-13-500-tentara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/06/18/3228403/rusia-klaim-kuasai-benteng-pertahanan-terkuat-ukraina-di-konstantinovka-tewaskan-13-500-tentara</guid><pubDate>Senin 06 Juli 2026 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/05/18/3228403/pasukan_rusia_mengibarkan_bendera_di_konstantinovka-iQxB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan Rusia mengibarkan bendera di Konstantinovka. (Foto: Kementerian Pertahanan Rusia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/05/18/3228403/pasukan_rusia_mengibarkan_bendera_di_konstantinovka-iQxB_large.jpg</image><title>Pasukan Rusia mengibarkan bendera di Konstantinovka. (Foto: Kementerian Pertahanan Rusia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pasukan Rusia mengklaim telah berhasil menguasai kota Konstantinovka, benteng pertahanan terkokoh Ukraina di wilayah Donetsk. Jenderal Rusia Sergey Rudskoy mengatakan pasukannya berhasil menewaskan sebagian besar dari 15.000 pasukan Ukraina yang menjaga Konstantinovka saat mereka merebut kota tersebut.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pengarahan pada Sabtu (4/7/2026), Rudskoy, yang merupakan kepala operasi di Staf Umum Rusia, mengatakan bahwa selama beberapa minggu pertempuran sengit untuk kota strategis tersebut, militer Ukraina kehilangan sekitar 13.500 tentara, 14 tank, 283 kendaraan tempur lapis baja, 1.400 mobil, 200 meriam artileri lapangan, dan delapan sistem peluncur roket multilaras.&#13;
&#13;
Mengapa Konstantinovka penting?&#13;
&#13;
Rudskoy menggambarkan Konstantinovka sebagai &amp;ldquo;pusat industri dan logistik utama, yang merupakan kunci bagi benteng terakhir rezim Kiev di Donbass &amp;ndash; aglomerasi Kramatorsk-Slavyansk.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Sebelum konflik pecah antara Moskow dan Kyiv pada Februari 2022, kota ini memiliki populasi sekitar 78.000 jiwa, dan merupakan pusat penting pembuatan kaca dan metalurgi, tambahnya.&#13;
&#13;
Dia mencatat bahwa Ukraina memahami nilai strategis Konstantinovka, sehingga telah mulai membangun sistem pertahanan yang luas di dalam dan sekitar kota tersebut sejak tahun 2014.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara keseluruhan, Konstantinovka adalah area yang paling kokoh dan berlapis-lapis di sabuk pertahanan militer Ukraina,&amp;rdquo; ujarnya, sebagaimana dilansir RT.&#13;
&#13;
Benteng di sekitar kota terdiri dari dua garis pertahanan, yang mencakup lebih dari 150 km parit dan selokan anti-tank dengan tiga baris rintangan buatan dan ladang ranjau, menurut jenderal tersebut.&#13;
&#13;
Rudskoy mengatakan bahwa di dalam Konstantinovka sendiri, pasukan Kyiv menyiapkan lebih dari 80 area rintangan dan lebih dari 50 pusat pertahanan yang diperkuat, yang terletak di stasiun kereta api, sebuah perguruan tinggi teknik, 12 gedung sekolah, 25 taman kanak-kanak, dan sepuluh pabrik.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pasukan Rusia mengklaim telah berhasil menguasai kota Konstantinovka, benteng pertahanan terkokoh Ukraina di wilayah Donetsk. Jenderal Rusia Sergey Rudskoy mengatakan pasukannya berhasil menewaskan sebagian besar dari 15.000 pasukan Ukraina yang menjaga Konstantinovka saat mereka merebut kota tersebut.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pengarahan pada Sabtu (4/7/2026), Rudskoy, yang merupakan kepala operasi di Staf Umum Rusia, mengatakan bahwa selama beberapa minggu pertempuran sengit untuk kota strategis tersebut, militer Ukraina kehilangan sekitar 13.500 tentara, 14 tank, 283 kendaraan tempur lapis baja, 1.400 mobil, 200 meriam artileri lapangan, dan delapan sistem peluncur roket multilaras.&#13;
&#13;
Mengapa Konstantinovka penting?&#13;
&#13;
Rudskoy menggambarkan Konstantinovka sebagai &amp;ldquo;pusat industri dan logistik utama, yang merupakan kunci bagi benteng terakhir rezim Kiev di Donbass &amp;ndash; aglomerasi Kramatorsk-Slavyansk.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Sebelum konflik pecah antara Moskow dan Kyiv pada Februari 2022, kota ini memiliki populasi sekitar 78.000 jiwa, dan merupakan pusat penting pembuatan kaca dan metalurgi, tambahnya.&#13;
&#13;
Dia mencatat bahwa Ukraina memahami nilai strategis Konstantinovka, sehingga telah mulai membangun sistem pertahanan yang luas di dalam dan sekitar kota tersebut sejak tahun 2014.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara keseluruhan, Konstantinovka adalah area yang paling kokoh dan berlapis-lapis di sabuk pertahanan militer Ukraina,&amp;rdquo; ujarnya, sebagaimana dilansir RT.&#13;
&#13;
Benteng di sekitar kota terdiri dari dua garis pertahanan, yang mencakup lebih dari 150 km parit dan selokan anti-tank dengan tiga baris rintangan buatan dan ladang ranjau, menurut jenderal tersebut.&#13;
&#13;
Rudskoy mengatakan bahwa di dalam Konstantinovka sendiri, pasukan Kyiv menyiapkan lebih dari 80 area rintangan dan lebih dari 50 pusat pertahanan yang diperkuat, yang terletak di stasiun kereta api, sebuah perguruan tinggi teknik, 12 gedung sekolah, 25 taman kanak-kanak, dan sepuluh pabrik.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
