<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Bos, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!</title><description>Perusahaan percetakan di Jakarta Pusat yang menyekap tiga karyawannya melaporkan balik para korban terkait dugaan pencurian. Merespons itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mengecam keras tindakan perusahaan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/06/337/3228491/buruh-korban-penyekapan-dilaporkan-balik-bos-said-iqbal-lawan-jangan-takut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/06/337/3228491/buruh-korban-penyekapan-dilaporkan-balik-bos-said-iqbal-lawan-jangan-takut"/><item><title>Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Bos, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/06/337/3228491/buruh-korban-penyekapan-dilaporkan-balik-bos-said-iqbal-lawan-jangan-takut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/06/337/3228491/buruh-korban-penyekapan-dilaporkan-balik-bos-said-iqbal-lawan-jangan-takut</guid><pubDate>Senin 06 Juli 2026 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/06/337/3228491/said_iqbal-T9Hu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/06/337/3228491/said_iqbal-T9Hu_large.jpg</image><title>Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan percetakan di Jakarta Pusat yang menyekap tiga karyawannya melaporkan balik para korban terkait dugaan pencurian. Merespons itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mengecam keras tindakan perusahaan.&#13;
&#13;
Said meminta para korban dan tim hukumnya melakukan perlawanan dan tidak takut menghadapi laporan tersebut. Sebab, ketiga buruh merupakan korban yang tidak diperlakukan secara manusiawi oleh perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lawan! Apa urusannya dia yang menindas dia mau lapor-lapor kita. Saya sudah bilang sama pengacara dan tiga korban, jangan takut,&amp;rdquo; kata Said saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dirinya juga siap pasang badan bila ada pihak yang mencoba melindungi para pelaku penyekapan. Sebab, menurutnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas akan melindungi hak warga negaranya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada backing-backing kita lawan! Saya kasih tahu ya, kamu yang jadi backing-backing orang yang menyekap, kamu berhadapan dengan negara! Saya kasih tahu ya, dan Pak Presiden nggak suka dengan cara-cara backing-backing terhadap rakyatnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam kasus tersebut, Said mengaku telah menemukan fakta bahwa para korban tidak menerima upah yang layak ketika bekerja. Bukan hanya itu, korban juga tidak diberi makan selama tiga hari.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyekapan tiga buruh percetakan di Bungur yang juga saya turun kebetulan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, saya temukan fakta hanya dibayar Rp500 ribu. Sudahlah dibayar Rp500 ribu, mengeksploitasi buruh, disekap pula dengan tuduhan mencuri, tidak diberi makan tiga hari,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan percetakan di Jakarta Pusat yang menyekap tiga karyawannya melaporkan balik para korban terkait dugaan pencurian. Merespons itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mengecam keras tindakan perusahaan.&#13;
&#13;
Said meminta para korban dan tim hukumnya melakukan perlawanan dan tidak takut menghadapi laporan tersebut. Sebab, ketiga buruh merupakan korban yang tidak diperlakukan secara manusiawi oleh perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lawan! Apa urusannya dia yang menindas dia mau lapor-lapor kita. Saya sudah bilang sama pengacara dan tiga korban, jangan takut,&amp;rdquo; kata Said saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dirinya juga siap pasang badan bila ada pihak yang mencoba melindungi para pelaku penyekapan. Sebab, menurutnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas akan melindungi hak warga negaranya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada backing-backing kita lawan! Saya kasih tahu ya, kamu yang jadi backing-backing orang yang menyekap, kamu berhadapan dengan negara! Saya kasih tahu ya, dan Pak Presiden nggak suka dengan cara-cara backing-backing terhadap rakyatnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam kasus tersebut, Said mengaku telah menemukan fakta bahwa para korban tidak menerima upah yang layak ketika bekerja. Bukan hanya itu, korban juga tidak diberi makan selama tiga hari.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyekapan tiga buruh percetakan di Bungur yang juga saya turun kebetulan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, saya temukan fakta hanya dibayar Rp500 ribu. Sudahlah dibayar Rp500 ribu, mengeksploitasi buruh, disekap pula dengan tuduhan mencuri, tidak diberi makan tiga hari,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
