<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter</title><description>Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/06/340/3228410/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-500-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/06/340/3228410/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-500-meter"/><item><title>Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/06/340/3228410/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-500-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/06/340/3228410/gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-500-meter</guid><pubDate>Senin 06 Juli 2026 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/06/340/3228410/gunung_lewotobi_laki_laki-JH6X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi pada 6 Juli 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/06/340/3228410/gunung_lewotobi_laki_laki-JH6X_large.jpg</image><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi pada 6 Juli 2026. </title></images><description>JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami erupsi pada Senin (6/7/2026) dini hari. Terpantau, erupsi ini melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 500 meter dari atas puncak gunung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Senin, 06 Juli 2026, pukul 00:59 WITA. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2.084 m di atas permukaan laut),&amp;quot; tulis data yang diterbitkan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki, Senin (6/7/2026).&#13;
&#13;
Erupsi ini terekam langsung di seismograf dengan amplitudo maksimum 18,5 mm dengan durasi 46 detik. Adapun kolom abu yang teramati berwarna kelabu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18,5 mm dan durasi 46 detik,&amp;quot; tulis keterangan itu.&#13;
&#13;
Rekomendasi Masyarakat:&#13;
&#13;
&#13;
	Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.&#13;
	Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&#13;
	Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.&#13;
	Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.&#13;
	Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&#13;
	Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami erupsi pada Senin (6/7/2026) dini hari. Terpantau, erupsi ini melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 500 meter dari atas puncak gunung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Senin, 06 Juli 2026, pukul 00:59 WITA. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2.084 m di atas permukaan laut),&amp;quot; tulis data yang diterbitkan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki, Senin (6/7/2026).&#13;
&#13;
Erupsi ini terekam langsung di seismograf dengan amplitudo maksimum 18,5 mm dengan durasi 46 detik. Adapun kolom abu yang teramati berwarna kelabu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18,5 mm dan durasi 46 detik,&amp;quot; tulis keterangan itu.&#13;
&#13;
Rekomendasi Masyarakat:&#13;
&#13;
&#13;
	Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.&#13;
	Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&#13;
	Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.&#13;
	Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.&#13;
	Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&#13;
	Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
