<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocah Perempuan di Bekasi Diduga Kena Peluru Nyasar</title><description>Bocah perempuan berinisial A (9) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), diduga terkena peluru nyasar saat bermain bersama teman-temannya di dekat area persawahan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/07/338/3228722/bocah-perempuan-di-bekasi-diduga-kena-peluru-nyasar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/07/338/3228722/bocah-perempuan-di-bekasi-diduga-kena-peluru-nyasar"/><item><title>Bocah Perempuan di Bekasi Diduga Kena Peluru Nyasar</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/07/338/3228722/bocah-perempuan-di-bekasi-diduga-kena-peluru-nyasar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/07/338/3228722/bocah-perempuan-di-bekasi-diduga-kena-peluru-nyasar</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2026 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/07/338/3228722/peluru_nyasar-mdQY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peluru nyasar (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/07/338/3228722/peluru_nyasar-mdQY_large.jpg</image><title>Ilustrasi peluru nyasar (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bocah perempuan berinisial A (9) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), diduga terkena peluru nyasar saat bermain bersama teman-temannya di dekat area persawahan.&#13;
&#13;
Korban yang mengeluh kesakitan langsung dievakuasi warga ke klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.&#13;
&#13;
Kapolsek Setu Ajun Komisaris Polisi Usep Aramsyah membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan korban mengalami luka pada bagian dada.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Korban terluka) Di bagian dada,&amp;quot; kata Usep, Selasa (7/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa itu terjadi ketika korban sedang bermain bersama sejumlah temannya di lokasi yang berbatasan dengan area persawahan. Tanpa diduga, korban tiba-tiba merasa ada benda yang menghantam dadanya hingga menimbulkan rasa sakit.&#13;
&#13;
Melihat korban kesakitan, teman-temannya langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian datang membantu dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tiba-tiba merasa terkena sesuatu di bagian dadanya dan terasa sakit, kemudian temennya berteriak minta tolong dan dibantu warga korban dibawa klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, penyidik menemukan satu benda yang diduga merupakan proyektil senapan angin dan kini dijadikan barang bukti.&#13;
&#13;
Selain itu, penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri dari mana proyektil tersebut berasal serta siapa yang melepaskannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Barang bukti diamankan) diduga 1 butir proyektil senapan angin,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap asal peluru yang melukai korban.&#13;
&#13;
Sementara itu, kondisi bocah berusia sembilan tahun tersebut dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis. &amp;quot;Korban saat ini masih dirawat untuk pemulihan di RS Fatmawati Jakarta, dan kondisinya sudah stabil,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bocah perempuan berinisial A (9) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), diduga terkena peluru nyasar saat bermain bersama teman-temannya di dekat area persawahan.&#13;
&#13;
Korban yang mengeluh kesakitan langsung dievakuasi warga ke klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.&#13;
&#13;
Kapolsek Setu Ajun Komisaris Polisi Usep Aramsyah membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan korban mengalami luka pada bagian dada.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Korban terluka) Di bagian dada,&amp;quot; kata Usep, Selasa (7/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa itu terjadi ketika korban sedang bermain bersama sejumlah temannya di lokasi yang berbatasan dengan area persawahan. Tanpa diduga, korban tiba-tiba merasa ada benda yang menghantam dadanya hingga menimbulkan rasa sakit.&#13;
&#13;
Melihat korban kesakitan, teman-temannya langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian datang membantu dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tiba-tiba merasa terkena sesuatu di bagian dadanya dan terasa sakit, kemudian temennya berteriak minta tolong dan dibantu warga korban dibawa klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, penyidik menemukan satu benda yang diduga merupakan proyektil senapan angin dan kini dijadikan barang bukti.&#13;
&#13;
Selain itu, penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri dari mana proyektil tersebut berasal serta siapa yang melepaskannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Barang bukti diamankan) diduga 1 butir proyektil senapan angin,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap asal peluru yang melukai korban.&#13;
&#13;
Sementara itu, kondisi bocah berusia sembilan tahun tersebut dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis. &amp;quot;Korban saat ini masih dirawat untuk pemulihan di RS Fatmawati Jakarta, dan kondisinya sudah stabil,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
