<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakorlantas: Budaya Tertib Lalu Lintas Masyarakat Kita Masih Sangat Kurang!</title><description>Dijelaskannya, tantangan lalu lintas ke depan akan semakin kompleks. Indonesia diproyeksikan memasuki bonus demografi hingga 2045 dengan jumlah penduduk usia produktif yang terus meningkat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/08/337/3228912/kakorlantas-budaya-tertib-lalu-lintas-masyarakat-kita-masih-sangat-kurang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/08/337/3228912/kakorlantas-budaya-tertib-lalu-lintas-masyarakat-kita-masih-sangat-kurang"/><item><title>Kakorlantas: Budaya Tertib Lalu Lintas Masyarakat Kita Masih Sangat Kurang!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/08/337/3228912/kakorlantas-budaya-tertib-lalu-lintas-masyarakat-kita-masih-sangat-kurang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/08/337/3228912/kakorlantas-budaya-tertib-lalu-lintas-masyarakat-kita-masih-sangat-kurang</guid><pubDate>Rabu 08 Juli 2026 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/08/337/3228912/polri-d39y_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Kakorlantas Polri Irjen Wibowo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/08/337/3228912/polri-d39y_large.jpg</image><title> Kakorlantas Polri Irjen Wibowo</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kakorlantas Polri Irjen Wibowo menegaskan, mewujudkan keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu institusi semata. Oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada keberhasilan lalu lintas itu karena satu orang, satu kementerian, atau satu instansi. Keberhasilan itu karena semua kementerian, semua stakeholder terkait, pemerintah daerah, termasuk masyarakat itu sendiri. Semua karena kita,&amp;quot; kata Wibowo di kantornya, Jakarta, Rabu (8/7/2026).&#13;
&#13;
Dijelaskannya, tantangan lalu lintas ke depan akan semakin kompleks. Indonesia diproyeksikan memasuki bonus demografi hingga 2045 dengan jumlah penduduk usia produktif yang terus meningkat.&#13;
&#13;
Di sisi lain, pertumbuhan kendaraan bermotor mencapai rata-rata 5-6 persen setiap tahun, sementara penambahan infrastruktur jalan belum mampu mengimbanginya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wibowo mengatakan, kondisi tersebut masih diperberat dengan rendahnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Salah satu pelanggaran yang paling banyak dikeluhkan adalah perilaku pengendara yang melawan arus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Budaya tertib lalu lintas masyarakat kita juga masih sangat kurang. Yang paling terlihat dan menjadi keluh kesah masyarakat adalah lawan arus,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, perkembangan teknologi dan tingginya mobilitas masyarakat juga menuntut pelayanan lalu lintas yang semakin efektif, efisien, mudah diakses, dan tetap menjamin keamanan bagi pengguna jalan.&#13;
&#13;
Di hadapan jajaran Korlantas Polri dan para stakeholder, Wibowo juga menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya, Kakorlantas Polri periode 2025-2026 Irjen Agus Suryonugroho. Menurutnya, berbagai program dan capaian yang telah dibangun menjadi fondasi penting untuk menghadapi tantangan lalu lintas ke depan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal-hal yang sudah ditorehkan Kakak Asuh (Irjen Pol Agus Suryonugroho) menjadi pondasi dan penyemangat bagi kami untuk melanjutkan tugas-tugas ke depan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sebagai langkah awal, Wibowo mengaku akan segera melakukan pemetaan dan survei sejumlah jalur, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur, sebagai persiapan menghadapi Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Operasi Ketupat.&#13;
&#13;
Ia berharap semangat &amp;quot;Semua Karena Kita&amp;quot; dapat terus menjadi landasan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia. &amp;quot;Keberhasilan yang akan tercapai adalah keberhasilan kita semuanya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kakorlantas Polri Irjen Wibowo menegaskan, mewujudkan keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu institusi semata. Oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada keberhasilan lalu lintas itu karena satu orang, satu kementerian, atau satu instansi. Keberhasilan itu karena semua kementerian, semua stakeholder terkait, pemerintah daerah, termasuk masyarakat itu sendiri. Semua karena kita,&amp;quot; kata Wibowo di kantornya, Jakarta, Rabu (8/7/2026).&#13;
&#13;
Dijelaskannya, tantangan lalu lintas ke depan akan semakin kompleks. Indonesia diproyeksikan memasuki bonus demografi hingga 2045 dengan jumlah penduduk usia produktif yang terus meningkat.&#13;
&#13;
Di sisi lain, pertumbuhan kendaraan bermotor mencapai rata-rata 5-6 persen setiap tahun, sementara penambahan infrastruktur jalan belum mampu mengimbanginya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wibowo mengatakan, kondisi tersebut masih diperberat dengan rendahnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Salah satu pelanggaran yang paling banyak dikeluhkan adalah perilaku pengendara yang melawan arus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Budaya tertib lalu lintas masyarakat kita juga masih sangat kurang. Yang paling terlihat dan menjadi keluh kesah masyarakat adalah lawan arus,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, perkembangan teknologi dan tingginya mobilitas masyarakat juga menuntut pelayanan lalu lintas yang semakin efektif, efisien, mudah diakses, dan tetap menjamin keamanan bagi pengguna jalan.&#13;
&#13;
Di hadapan jajaran Korlantas Polri dan para stakeholder, Wibowo juga menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya, Kakorlantas Polri periode 2025-2026 Irjen Agus Suryonugroho. Menurutnya, berbagai program dan capaian yang telah dibangun menjadi fondasi penting untuk menghadapi tantangan lalu lintas ke depan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal-hal yang sudah ditorehkan Kakak Asuh (Irjen Pol Agus Suryonugroho) menjadi pondasi dan penyemangat bagi kami untuk melanjutkan tugas-tugas ke depan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sebagai langkah awal, Wibowo mengaku akan segera melakukan pemetaan dan survei sejumlah jalur, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur, sebagai persiapan menghadapi Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Operasi Ketupat.&#13;
&#13;
Ia berharap semangat &amp;quot;Semua Karena Kita&amp;quot; dapat terus menjadi landasan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia. &amp;quot;Keberhasilan yang akan tercapai adalah keberhasilan kita semuanya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
