<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Foto Diduga Keluarga Jampidsus Disita Terkait Kasus Korupsi, Ini Kata Polri</title><description>Medsos dihebohkan dengan beredarnya foto keluarga yang disebut-sebut milik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah disita penyidik Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya saat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Sentul, Jawa Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/09/337/3229121/viral-foto-diduga-keluarga-jampidsus-disita-terkait-kasus-korupsi-ini-kata-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/09/337/3229121/viral-foto-diduga-keluarga-jampidsus-disita-terkait-kasus-korupsi-ini-kata-polri"/><item><title>Viral Foto Diduga Keluarga Jampidsus Disita Terkait Kasus Korupsi, Ini Kata Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/09/337/3229121/viral-foto-diduga-keluarga-jampidsus-disita-terkait-kasus-korupsi-ini-kata-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/09/337/3229121/viral-foto-diduga-keluarga-jampidsus-disita-terkait-kasus-korupsi-ini-kata-polri</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2026 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/09/337/3229121/polri-n7FL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polri saat geledah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat (Foto: Dok Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/09/337/3229121/polri-n7FL_large.jpg</image><title>Polri saat geledah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat (Foto: Dok Polri)</title></images><description>JAKARTA - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan beredarnya foto keluarga yang disebut-sebut milik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah disita penyidik Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya saat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Sentul, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Foto keluarga yang diduga milik Febrie Adriansyah itu disita terkait pengusutan tiga kasus dugaan korupsi, yakni PLN Batu Bara, Asabri, dan Krakatau Steel, yang merupakan instruksi atau atensi dari Presiden Prabowo Subianto. Terkait foto tersebut, Polri menyatakan hingga saat ini masih melakukan pendalaman, termasuk terhadap barang bukti lainnya yang disita.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini masih didalami, mohon waktu,&amp;rdquo; kata Kakortas Tipikor Polri Irjen Totok Suharyanto di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polri melakukan penggeledahan di 12 lokasi. Dalam operasi penindakan di Kafe de&amp;#39;Clan Signature, polisi menemukan brankas tersembunyi.&#13;
&#13;
Di dalam brankas tersebut ditemukan uang sebesar SGD3.130.000 dalam pecahan SGD100, USD889.965, serta Rp259.159.000. Bila dikonversi ke rupiah, total uang itu mencapai sekitar Rp60 miliar.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Sentul, Kepala Kortas Tipikor Polri Irjen Totok Suharyanto mengungkapkan secara langsung hasil penggeledahan di rumah yang beralamat di Parahyangan Golf 2 tersebut. Menurut dia, emas batangan dan uang itu ditemukan dalam sebuah brankas yang tersembunyi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kilogram emas batangan. Kemudian, USD4.767.300. Kemudian SGD14.083.800. Kemudian, Rp100 juta. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp476 miliar,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Tidak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah dokumen, telepon genggam, dan foto keluarga dari rumah tersebut. Namun, belum dijelaskan sosok yang memiliki rumah tersebut. Totok hanya menyebut barang bukti itu disita oleh petugas kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen-dokumen termasuk handphone, kemudian beberapa foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan pemilik barang dalam brankas. Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan beredarnya foto keluarga yang disebut-sebut milik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah disita penyidik Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya saat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Sentul, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Foto keluarga yang diduga milik Febrie Adriansyah itu disita terkait pengusutan tiga kasus dugaan korupsi, yakni PLN Batu Bara, Asabri, dan Krakatau Steel, yang merupakan instruksi atau atensi dari Presiden Prabowo Subianto. Terkait foto tersebut, Polri menyatakan hingga saat ini masih melakukan pendalaman, termasuk terhadap barang bukti lainnya yang disita.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini masih didalami, mohon waktu,&amp;rdquo; kata Kakortas Tipikor Polri Irjen Totok Suharyanto di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polri melakukan penggeledahan di 12 lokasi. Dalam operasi penindakan di Kafe de&amp;#39;Clan Signature, polisi menemukan brankas tersembunyi.&#13;
&#13;
Di dalam brankas tersebut ditemukan uang sebesar SGD3.130.000 dalam pecahan SGD100, USD889.965, serta Rp259.159.000. Bila dikonversi ke rupiah, total uang itu mencapai sekitar Rp60 miliar.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Sentul, Kepala Kortas Tipikor Polri Irjen Totok Suharyanto mengungkapkan secara langsung hasil penggeledahan di rumah yang beralamat di Parahyangan Golf 2 tersebut. Menurut dia, emas batangan dan uang itu ditemukan dalam sebuah brankas yang tersembunyi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kilogram emas batangan. Kemudian, USD4.767.300. Kemudian SGD14.083.800. Kemudian, Rp100 juta. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp476 miliar,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Tidak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah dokumen, telepon genggam, dan foto keluarga dari rumah tersebut. Namun, belum dijelaskan sosok yang memiliki rumah tersebut. Totok hanya menyebut barang bukti itu disita oleh petugas kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen-dokumen termasuk handphone, kemudian beberapa foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan pemilik barang dalam brankas. Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
