<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Ibaratkan Koperasi seperti Sapu Lidi: Satu Lemah, Gabung Jadi Kuat</title><description>Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan koperasi merupakan alat bagi masyarakat kecil dan miskin untuk memperkuat ekonomi. Menurutnya, koperasi akan menjadi kekuatan apabila dijalankan dengan semangat persatuan dan gotong royong.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/12/337/3229715/prabowo-ibaratkan-koperasi-seperti-sapu-lidi-satu-lemah-gabung-jadi-kuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/12/337/3229715/prabowo-ibaratkan-koperasi-seperti-sapu-lidi-satu-lemah-gabung-jadi-kuat"/><item><title>Prabowo Ibaratkan Koperasi seperti Sapu Lidi: Satu Lemah, Gabung Jadi Kuat</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/12/337/3229715/prabowo-ibaratkan-koperasi-seperti-sapu-lidi-satu-lemah-gabung-jadi-kuat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/12/337/3229715/prabowo-ibaratkan-koperasi-seperti-sapu-lidi-satu-lemah-gabung-jadi-kuat</guid><pubDate>Minggu 12 Juli 2026 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/12/337/3229715/prabowo-lziY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar Youtube Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/12/337/3229715/prabowo-lziY_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar Youtube Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan koperasi merupakan alat bagi masyarakat kecil dan miskin untuk memperkuat ekonomi. Menurutnya, koperasi akan menjadi kekuatan apabila dijalankan dengan semangat persatuan dan gotong royong.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo kemudian mengibaratkan koperasi seperti sebatang lidi yang akan menjadi kuat ketika disatukan. &amp;quot;Saudara-saudara, koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya orang miskin. Tapi, tapi seperti sapu lidi, satu lidi, satu lidi, satu lidi satu lidi lemah, tapi bergabung itu kekuatan saudara-saudara sekalian!&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo meyakini masa depan koperasi akan semakin cerah. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak perlu ragu terhadap perkembangan gerakan koperasi di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia! Kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia! Benar?&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin lihat tampang-tampang koperasi ini. Muka-muka kalian bukan muka orang yang bawa lari uang ke luar negeri itu. Betul!&amp;quot; sambung Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo juga mengungkapkan keinginannya agar masyarakat desa semakin sejahtera, khususnya para petani dan nelayan. Ia mengaku senang menerima laporan bahwa kini sudah ada petani yang dapat berlibur ke luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi nggak ada masalah, saya dapat laporan sekarang sudah banyak petani yang libur ke luar negeri, nggak apa-apa, libur boleh. Kapan lagi petani libur ke luar negeri? Sekarang! Karena kita akan buat tani, nelayan, buruh, makmur,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan, perekonomian Indonesia akan semakin kuat dengan pembangunan yang dimulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikkan, kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang! Ekonomi akan turun ke rakyat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan koperasi merupakan alat bagi masyarakat kecil dan miskin untuk memperkuat ekonomi. Menurutnya, koperasi akan menjadi kekuatan apabila dijalankan dengan semangat persatuan dan gotong royong.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo kemudian mengibaratkan koperasi seperti sebatang lidi yang akan menjadi kuat ketika disatukan. &amp;quot;Saudara-saudara, koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya orang miskin. Tapi, tapi seperti sapu lidi, satu lidi, satu lidi, satu lidi satu lidi lemah, tapi bergabung itu kekuatan saudara-saudara sekalian!&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo meyakini masa depan koperasi akan semakin cerah. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak perlu ragu terhadap perkembangan gerakan koperasi di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia! Kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia! Benar?&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin lihat tampang-tampang koperasi ini. Muka-muka kalian bukan muka orang yang bawa lari uang ke luar negeri itu. Betul!&amp;quot; sambung Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo juga mengungkapkan keinginannya agar masyarakat desa semakin sejahtera, khususnya para petani dan nelayan. Ia mengaku senang menerima laporan bahwa kini sudah ada petani yang dapat berlibur ke luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi nggak ada masalah, saya dapat laporan sekarang sudah banyak petani yang libur ke luar negeri, nggak apa-apa, libur boleh. Kapan lagi petani libur ke luar negeri? Sekarang! Karena kita akan buat tani, nelayan, buruh, makmur,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan, perekonomian Indonesia akan semakin kuat dengan pembangunan yang dimulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikkan, kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang! Ekonomi akan turun ke rakyat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
