<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Pelecehan di KRL Bogor, KAI Commuter: Belum Ada Korban yang Lapor</title><description>Viral di media sosial video yang menampilkan seorang penumpang KRL diturunkan di Stasiun Pasar Minggu Baru pada Senin (13/7/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kegaduhan di Commuter Line No. 1197 relasi Bogor??&quot;Jakarta sekitar pukul 07.10 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/13/338/3229840/heboh-pelecehan-di-krl-bogor-kai-commuter-belum-ada-korban-yang-lapor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/13/338/3229840/heboh-pelecehan-di-krl-bogor-kai-commuter-belum-ada-korban-yang-lapor"/><item><title>Heboh Pelecehan di KRL Bogor, KAI Commuter: Belum Ada Korban yang Lapor</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/13/338/3229840/heboh-pelecehan-di-krl-bogor-kai-commuter-belum-ada-korban-yang-lapor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/13/338/3229840/heboh-pelecehan-di-krl-bogor-kai-commuter-belum-ada-korban-yang-lapor</guid><pubDate>Senin 13 Juli 2026 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/13/338/3229840/pelecehan-Vj8y_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dugaan pelecehan di KRL Bogor (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/13/338/3229840/pelecehan-Vj8y_large.jpg</image><title>Dugaan pelecehan di KRL Bogor (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Viral di media sosial video yang menampilkan seorang penumpang KRL diturunkan di Stasiun Pasar Minggu Baru pada Senin (13/7/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kegaduhan di Commuter Line No. 1197 relasi Bogor&amp;ndash;Jakarta sekitar pukul 07.10 WIB.&#13;
&#13;
Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, penumpang itu diturunkan pengguna lain dan kemudian diserahkan kepada petugas untuk dilakukan penanganan sesuai prosedur di stasiun tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat petugas melakukan penanganan di stasiun, belum terdapat korban maupun pihak yang menyampaikan laporan terkait dugaan tindak pelecehan seksual,&amp;quot; kata Leza.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, kegaduhan tersebut diduga dipicu reaksi sejumlah pengguna setelah muncul dugaan adanya tindakan kekerasan seksual terhadap salah seorang pengguna Commuter Line.&#13;
&#13;
Namun, berdasarkan hasil penelusuran awal melalui rekaman CCTV, dugaan tindakan tersebut belum dapat dipastikan mengingat kondisi kereta saat kejadian sangat padat.&#13;
&#13;
Rekaman menunjukkan adanya reaksi histeris dari seorang penumpang sesaat setelah kejadian yang kemudian memicu kegaduhan di dalam kereta.&#13;
&#13;
KAI Commuter memandang serius setiap laporan maupun dugaan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jasa, termasuk dugaan kekerasan seksual.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait apabila terdapat laporan resmi maupun proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Viral di media sosial video yang menampilkan seorang penumpang KRL diturunkan di Stasiun Pasar Minggu Baru pada Senin (13/7/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kegaduhan di Commuter Line No. 1197 relasi Bogor&amp;ndash;Jakarta sekitar pukul 07.10 WIB.&#13;
&#13;
Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, penumpang itu diturunkan pengguna lain dan kemudian diserahkan kepada petugas untuk dilakukan penanganan sesuai prosedur di stasiun tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat petugas melakukan penanganan di stasiun, belum terdapat korban maupun pihak yang menyampaikan laporan terkait dugaan tindak pelecehan seksual,&amp;quot; kata Leza.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, kegaduhan tersebut diduga dipicu reaksi sejumlah pengguna setelah muncul dugaan adanya tindakan kekerasan seksual terhadap salah seorang pengguna Commuter Line.&#13;
&#13;
Namun, berdasarkan hasil penelusuran awal melalui rekaman CCTV, dugaan tindakan tersebut belum dapat dipastikan mengingat kondisi kereta saat kejadian sangat padat.&#13;
&#13;
Rekaman menunjukkan adanya reaksi histeris dari seorang penumpang sesaat setelah kejadian yang kemudian memicu kegaduhan di dalam kereta.&#13;
&#13;
KAI Commuter memandang serius setiap laporan maupun dugaan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jasa, termasuk dugaan kekerasan seksual.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait apabila terdapat laporan resmi maupun proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
