<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivitas SDN 15 Srengseng Sawah Normal Usai Ancaman Bom, Pramono: Orang Tua Masih Khawatir</title><description>Orang tua diizinkan mengantar anak-anak ke sekolah hingga beberapa hari ke depan. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/14/338/3230019/aktivitas-sdn-15-srengseng-sawah-normal-usai-ancaman-bom-pramono-orang-tua-masih-khawatir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/14/338/3230019/aktivitas-sdn-15-srengseng-sawah-normal-usai-ancaman-bom-pramono-orang-tua-masih-khawatir"/><item><title>Aktivitas SDN 15 Srengseng Sawah Normal Usai Ancaman Bom, Pramono: Orang Tua Masih Khawatir</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/14/338/3230019/aktivitas-sdn-15-srengseng-sawah-normal-usai-ancaman-bom-pramono-orang-tua-masih-khawatir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/14/338/3230019/aktivitas-sdn-15-srengseng-sawah-normal-usai-ancaman-bom-pramono-orang-tua-masih-khawatir</guid><pubDate>Selasa 14 Juli 2026 12:49 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/14/338/3230019/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-o5MI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/14/338/3230019/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-o5MI_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. </title></images><description>JAKARTA - Aktivitas di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (14/7/2026) berjalan normal usai adanya ancaman teror bom. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat untuk tetap waspada.&#13;
&#13;
Tim Gegana Polri telah melakukan penyisiran di lokasi setelah adanya ancaman teror bom kemarin. Namun, tim tidak menemukan adanya benda berbahaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini sekolahnya berjalan seperti biasa, tetapi tetap saya minta untuk dilakukan kewaspadaannya,&amp;quot; kata Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, para siswa tidak mengalami trauma berlebih akibat ancaman tersebut. Rasa khawatir pasca-kejadian ini justru dialami orang tua siswa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau murid-muridnya sih enggak ada. Bahkan murid-muridnya merasa biasa-biasa saja. Hanya orang tuanya yang ada kekhawatiran,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Untuk menghilangkan rasa kekhawatiran, Pramono mengizinkan agar orang tua mengantar anaknya ke sekolah hingga beberapa hari ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, kenapa kemudian sampai hari ini, sampai dengan Rabu, kami izinkan kalau kemudian orang tuanya ngantar ke sekolah dan sebagainya, supaya orang tuanya sendiri juga merasa nyaman,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, polisi telah menangkap satu orang pelaku yang melakukan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15. Adapun aksi teror ini dilakukan pelaku saat kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk pelaku satu orang inisial MY (34) alamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7/2026).&#13;
&#13;
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Aktivitas di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (14/7/2026) berjalan normal usai adanya ancaman teror bom. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat untuk tetap waspada.&#13;
&#13;
Tim Gegana Polri telah melakukan penyisiran di lokasi setelah adanya ancaman teror bom kemarin. Namun, tim tidak menemukan adanya benda berbahaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini sekolahnya berjalan seperti biasa, tetapi tetap saya minta untuk dilakukan kewaspadaannya,&amp;quot; kata Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, para siswa tidak mengalami trauma berlebih akibat ancaman tersebut. Rasa khawatir pasca-kejadian ini justru dialami orang tua siswa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau murid-muridnya sih enggak ada. Bahkan murid-muridnya merasa biasa-biasa saja. Hanya orang tuanya yang ada kekhawatiran,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Untuk menghilangkan rasa kekhawatiran, Pramono mengizinkan agar orang tua mengantar anaknya ke sekolah hingga beberapa hari ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, kenapa kemudian sampai hari ini, sampai dengan Rabu, kami izinkan kalau kemudian orang tuanya ngantar ke sekolah dan sebagainya, supaya orang tuanya sendiri juga merasa nyaman,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, polisi telah menangkap satu orang pelaku yang melakukan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15. Adapun aksi teror ini dilakukan pelaku saat kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk pelaku satu orang inisial MY (34) alamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7/2026).&#13;
&#13;
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
