<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Huntap Korban Bencana Sumatera Dikebut, Jenderal Kopassus Richard Tampubolon: Percepat Pemulihan!</title><description>Menurutnya, pemerintah telah menyelesaikan dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan di daerah terdampak bencana.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/14/340/3230121/huntap-korban-bencana-sumatera-dikebut-jenderal-kopassus-richard-tampubolon-percepat-pemulihan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/14/340/3230121/huntap-korban-bencana-sumatera-dikebut-jenderal-kopassus-richard-tampubolon-percepat-pemulihan"/><item><title>Huntap Korban Bencana Sumatera Dikebut, Jenderal Kopassus Richard Tampubolon: Percepat Pemulihan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/14/340/3230121/huntap-korban-bencana-sumatera-dikebut-jenderal-kopassus-richard-tampubolon-percepat-pemulihan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/14/340/3230121/huntap-korban-bencana-sumatera-dikebut-jenderal-kopassus-richard-tampubolon-percepat-pemulihan</guid><pubDate>Selasa 14 Juli 2026 19:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/14/340/3230121/tni-jvL3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua 1 Satgas PRR Letjen Richard Tampubolon </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/14/340/3230121/tni-jvL3_large.jpg</image><title>Wakil Ketua 1 Satgas PRR Letjen Richard Tampubolon </title></images><description>JAKARTA -Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, menegaskan, pembangunan hunian tetap (Huntap) bekas lahan PTPN IV di Kota Padang Sidempuan akan mampu menampung sebanyak 1.133 unit Huntap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keberhasilan pembangunan ini merupakan bukti nyata sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; ujar Wakil Ketua 1 Satgas PRR Letjen Richard Tampubolon di Padang Sidempuan, Sumatera Utara, Selasa (14/7/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semula pembangunan massal direncanakan berlangsung pada tahun 2027, namun atas permohonan percepatan dari Pemerintah Kota Padang Sidimpuan serta berkat dukungan berbagai pihak, pembangunan berhasil dimajukan menjadi tahun 2026,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini melanjutkan, sebagai tahap awal percepatan tersebut, sebanyak 200 unit hunian akan segera dibangun pada tahun ini, terdiri atas 100 unit dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan 100 unit melalui dukungan swasta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh upaya ini terwujud melalui kolaborasi yang erat antara Satgas PRR, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta seluruh pihak terkait yang memiliki komitmen yang sama untuk mempercepat pemulihan masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Richard menegaskan, pembangunan Huntap merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto serta Satgas PRR Pascabencana.&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah telah menyelesaikan dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan di daerah terdampak bencana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sesuai dengan arahan dan perintah dari Bapak Presiden dan Kasatgas. Saat ini dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai disusun dan menjadi acuan pelaksanaan di lapangan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Pembangunan kawasan Huntap di Padang Sidempuan akan mencakup 1.133 unit rumah yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 27 hektare dan berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, serta dukungan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar melalui kerja sama lintas sektoral, budaya gotong royong, supervisi yang baik, kolaborasi, serta semangat kebersamaan bersama masyarakat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Richard beserta rombongan juga melaksanakan peninjauan serta pemberian sembako kepada calon penghuni 214 KK. Kunjungan dilanjutkan meninjau Jembatan Garoga Kabupaten Tapanuli Selatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini masih terdapat 214 KK yang tinggal di hunian sementara di Desa Perkebunan Hapesong Eks PTPN IV. Seluruh warga tersebut berasal dari Desa Simatohir, Kec. Angkola Sangkunur serta Desa Panobasan Lombang, Kec. Angkola Barat,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia mengatakan, pembangunan kawasan Huntap ini akan dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektare dengan kapasitas sebanyak 227 unit rumah.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang baik.&#13;
&#13;
Pematangan lahan pada Blok A telah selesai dan siap memasuki tahap konstruksi fisik. Untuk Blok C masih dalam proses pematangan lahan yang terus dipercepat oleh tim teknis agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap seluruh pihak dapat terus menjaga koordinasi, memperkuat sinergi, dan mengedepankan kualitas pekerjaan sehingga setiap rumah yang dibangun benar-benar memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan ketahanan terhadap risiko bencana,&amp;rdquo; kata Richard yang juga menjabat sebagai Kasum TNI.&#13;
&#13;
Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa kawasan hunian ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi lingkungan yang mampu mendukung kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Kementerian dan Lembaga terkait terus mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penyediaan sarana prasarana, pengembangan ekonomi, peningkatan keterampilan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga penciptaan lapangan usaha. Dengan demikian, kawasan Huntap Hapesong dapat tumbuh menjadi kawasan permukiman yang mandiri, produktif, dan sejahtera,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, menegaskan, pembangunan hunian tetap (Huntap) bekas lahan PTPN IV di Kota Padang Sidempuan akan mampu menampung sebanyak 1.133 unit Huntap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keberhasilan pembangunan ini merupakan bukti nyata sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,&amp;rdquo; ujar Wakil Ketua 1 Satgas PRR Letjen Richard Tampubolon di Padang Sidempuan, Sumatera Utara, Selasa (14/7/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semula pembangunan massal direncanakan berlangsung pada tahun 2027, namun atas permohonan percepatan dari Pemerintah Kota Padang Sidimpuan serta berkat dukungan berbagai pihak, pembangunan berhasil dimajukan menjadi tahun 2026,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Jenderal Kopassus ini melanjutkan, sebagai tahap awal percepatan tersebut, sebanyak 200 unit hunian akan segera dibangun pada tahun ini, terdiri atas 100 unit dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan 100 unit melalui dukungan swasta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh upaya ini terwujud melalui kolaborasi yang erat antara Satgas PRR, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta seluruh pihak terkait yang memiliki komitmen yang sama untuk mempercepat pemulihan masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Richard menegaskan, pembangunan Huntap merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto serta Satgas PRR Pascabencana.&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah telah menyelesaikan dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan di daerah terdampak bencana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sesuai dengan arahan dan perintah dari Bapak Presiden dan Kasatgas. Saat ini dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai disusun dan menjadi acuan pelaksanaan di lapangan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Pembangunan kawasan Huntap di Padang Sidempuan akan mencakup 1.133 unit rumah yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 27 hektare dan berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, serta dukungan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar melalui kerja sama lintas sektoral, budaya gotong royong, supervisi yang baik, kolaborasi, serta semangat kebersamaan bersama masyarakat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Richard beserta rombongan juga melaksanakan peninjauan serta pemberian sembako kepada calon penghuni 214 KK. Kunjungan dilanjutkan meninjau Jembatan Garoga Kabupaten Tapanuli Selatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini masih terdapat 214 KK yang tinggal di hunian sementara di Desa Perkebunan Hapesong Eks PTPN IV. Seluruh warga tersebut berasal dari Desa Simatohir, Kec. Angkola Sangkunur serta Desa Panobasan Lombang, Kec. Angkola Barat,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia mengatakan, pembangunan kawasan Huntap ini akan dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektare dengan kapasitas sebanyak 227 unit rumah.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang baik.&#13;
&#13;
Pematangan lahan pada Blok A telah selesai dan siap memasuki tahap konstruksi fisik. Untuk Blok C masih dalam proses pematangan lahan yang terus dipercepat oleh tim teknis agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap seluruh pihak dapat terus menjaga koordinasi, memperkuat sinergi, dan mengedepankan kualitas pekerjaan sehingga setiap rumah yang dibangun benar-benar memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan ketahanan terhadap risiko bencana,&amp;rdquo; kata Richard yang juga menjabat sebagai Kasum TNI.&#13;
&#13;
Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa kawasan hunian ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi lingkungan yang mampu mendukung kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Kementerian dan Lembaga terkait terus mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penyediaan sarana prasarana, pengembangan ekonomi, peningkatan keterampilan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga penciptaan lapangan usaha. Dengan demikian, kawasan Huntap Hapesong dapat tumbuh menjadi kawasan permukiman yang mandiri, produktif, dan sejahtera,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
