<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 ABK WNI Masih Disandera Perompak Somalia, Menteri P2MI Koordinasi dengan Kemlu&amp;nbsp;</title><description>Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk pembebasan 4 ABK WNI, yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 yang disandera oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/17/337/3230680/4-abk-wni-masih-disandera-perompak-somalia-menteri-p2mi-koordinasi-dengan-kemlu-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/17/337/3230680/4-abk-wni-masih-disandera-perompak-somalia-menteri-p2mi-koordinasi-dengan-kemlu-nbsp"/><item><title>4 ABK WNI Masih Disandera Perompak Somalia, Menteri P2MI Koordinasi dengan Kemlu&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/17/337/3230680/4-abk-wni-masih-disandera-perompak-somalia-menteri-p2mi-koordinasi-dengan-kemlu-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/17/337/3230680/4-abk-wni-masih-disandera-perompak-somalia-menteri-p2mi-koordinasi-dengan-kemlu-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 17 Juli 2026 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/17/337/3230680/mukhtarudin-1soC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri P2MI, Mukhtarudin (foto: Okezone/Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/17/337/3230680/mukhtarudin-1soC_large.jpg</image><title>Menteri P2MI, Mukhtarudin (foto: Okezone/Fiqri)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk pembebasan 4 ABK WNI, yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 yang disandera oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.&#13;
&#13;
Langkah itu dilakukan lantaran 4 ABK tersebut bekerja di kapal asing. Untuk itu, Mukhtarudin akan berkoordinasi dengan Kemlu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu di Kemlu. Saya koordinasi sama Kemlu dulu ya, karena itu kapal asing, kapalnya kapal asing, dan nanti kita koordinasi sama dari Kemenlu, KBRI-nya seperti apa tindak lanjutnya,&amp;quot; ujar Mukhtarudin saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati demikian, Mukhtarudin menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemlu. Apalagi, kata dia, pihaknya kerap melangsungkan rapat dengan Kemlu setiap minggunya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita tetap lakukan koordinasi, kok. Setiap minggu kita ada rapat bersama, koordinasi bersama untuk mengatasi persoalan-persoalan warga negara Indonesia yang ada di luar negeri, khususnya pekerja migran. Nanti kita update,&amp;quot; ujar Mukhtarudin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, 4 ABK WNI yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 disandera oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026. Para awak berada dalam kondisi kritis akibat krisis pasokan logistik.&#13;
&#13;
Keluarga korban mendesak pemerintah dan perusahaan kapal untuk segera melakukan negosiasi agar para sandera selamat.&#13;
&#13;
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama KBRI Nairobi telah mengonfirmasi bahwa mereka terus berkoordinasi dengan otoritas lokal di Somalia dan pihak terkait untuk mengupayakan pembebasan dengan mengedepankan keselamatan para ABK.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk pembebasan 4 ABK WNI, yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 yang disandera oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.&#13;
&#13;
Langkah itu dilakukan lantaran 4 ABK tersebut bekerja di kapal asing. Untuk itu, Mukhtarudin akan berkoordinasi dengan Kemlu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu di Kemlu. Saya koordinasi sama Kemlu dulu ya, karena itu kapal asing, kapalnya kapal asing, dan nanti kita koordinasi sama dari Kemenlu, KBRI-nya seperti apa tindak lanjutnya,&amp;quot; ujar Mukhtarudin saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati demikian, Mukhtarudin menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemlu. Apalagi, kata dia, pihaknya kerap melangsungkan rapat dengan Kemlu setiap minggunya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kita tetap lakukan koordinasi, kok. Setiap minggu kita ada rapat bersama, koordinasi bersama untuk mengatasi persoalan-persoalan warga negara Indonesia yang ada di luar negeri, khususnya pekerja migran. Nanti kita update,&amp;quot; ujar Mukhtarudin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, 4 ABK WNI yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 disandera oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026. Para awak berada dalam kondisi kritis akibat krisis pasokan logistik.&#13;
&#13;
Keluarga korban mendesak pemerintah dan perusahaan kapal untuk segera melakukan negosiasi agar para sandera selamat.&#13;
&#13;
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama KBRI Nairobi telah mengonfirmasi bahwa mereka terus berkoordinasi dengan otoritas lokal di Somalia dan pihak terkait untuk mengupayakan pembebasan dengan mengedepankan keselamatan para ABK.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
