<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pigai Tegaskan Ajakan Belanja Rp1 Juta di Koperasi Merah Putih adalah Hoaks!</title><description>Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM), Natalius Pigai membantah kabar yang beredar di media sosial yang menyebut dirinya mengajak masyarakat berbelanja hingga Rp1 juta setiap bulan untuk mendongkrak omzet Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/18/337/3230871/pigai-tegaskan-ajakan-belanja-rp1-juta-di-koperasi-merah-putih-adalah-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/18/337/3230871/pigai-tegaskan-ajakan-belanja-rp1-juta-di-koperasi-merah-putih-adalah-hoaks"/><item><title>Pigai Tegaskan Ajakan Belanja Rp1 Juta di Koperasi Merah Putih adalah Hoaks!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/18/337/3230871/pigai-tegaskan-ajakan-belanja-rp1-juta-di-koperasi-merah-putih-adalah-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/18/337/3230871/pigai-tegaskan-ajakan-belanja-rp1-juta-di-koperasi-merah-putih-adalah-hoaks</guid><pubDate>Sabtu 18 Juli 2026 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/18/337/3230871/pigai-j3dT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri HAM, Natalius Pigai (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/18/337/3230871/pigai-j3dT_large.jpg</image><title>Menteri HAM, Natalius Pigai (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM), Natalius Pigai membantah kabar yang beredar di media sosial yang menyebut dirinya mengajak masyarakat berbelanja hingga Rp1 juta setiap bulan untuk mendongkrak omzet Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).&#13;
&#13;
Pigai menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks yang mencatut namanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tegaskan, komentar resmi saya hanya ada di akun media sosial X milik saya saja,&amp;quot; ujar Pigai, Sabtu (18/7/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, Pigai juga meluruskan narasi lain yang menyebut pembangunan Koperasi Desa Merah Putih akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari jejaring masyarakat adat, dukun, aktivis, jurnalis, hingga pejabat tinggi kementerian dan lembaga.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, informasi tersebut sama sekali bukan pernyataan resmi darinya. Ia menyayangkan narasi tersebut ikut disebarluaskan oleh sejumlah tokoh publik sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pigai mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi dan hanya mengacu pada sumber resmi maupun media massa yang menjalankan prinsip-prinsip jurnalistik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan lagi percaya sumber tidak jelas,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui kanal Aduan Konten juga telah mengklarifikasi bahwa unggahan yang mengatasnamakan Natalius Pigai dan berisi ajakan berbelanja Rp1 juta setiap bulan di Koperasi Desa Merah Putih merupakan informasi palsu atau hoaks.&#13;
&#13;
Unggahan tersebut diketahui pertama kali beredar melalui media sosial Facebook pada 9 Juli 2026 dan kemudian menyebar luas di berbagai platform digital.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM), Natalius Pigai membantah kabar yang beredar di media sosial yang menyebut dirinya mengajak masyarakat berbelanja hingga Rp1 juta setiap bulan untuk mendongkrak omzet Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).&#13;
&#13;
Pigai menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks yang mencatut namanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tegaskan, komentar resmi saya hanya ada di akun media sosial X milik saya saja,&amp;quot; ujar Pigai, Sabtu (18/7/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, Pigai juga meluruskan narasi lain yang menyebut pembangunan Koperasi Desa Merah Putih akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari jejaring masyarakat adat, dukun, aktivis, jurnalis, hingga pejabat tinggi kementerian dan lembaga.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, informasi tersebut sama sekali bukan pernyataan resmi darinya. Ia menyayangkan narasi tersebut ikut disebarluaskan oleh sejumlah tokoh publik sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pigai mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi dan hanya mengacu pada sumber resmi maupun media massa yang menjalankan prinsip-prinsip jurnalistik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan lagi percaya sumber tidak jelas,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui kanal Aduan Konten juga telah mengklarifikasi bahwa unggahan yang mengatasnamakan Natalius Pigai dan berisi ajakan berbelanja Rp1 juta setiap bulan di Koperasi Desa Merah Putih merupakan informasi palsu atau hoaks.&#13;
&#13;
Unggahan tersebut diketahui pertama kali beredar melalui media sosial Facebook pada 9 Juli 2026 dan kemudian menyebar luas di berbagai platform digital.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
