<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OTT di Lombok Barat, KPK Tangkap 19 Orang Salah Satunya Bupati Lalu Ahmad Zaini</title><description>Budi menjelaskan pihak-pihak yang dibawa ada juga yang merupakan aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, ada juga pihak swasta yang turut dibawa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231205/ott-di-lombok-barat-kpk-tangkap-19-orang-salah-satunya-bupati-lalu-ahmad-zaini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231205/ott-di-lombok-barat-kpk-tangkap-19-orang-salah-satunya-bupati-lalu-ahmad-zaini"/><item><title>OTT di Lombok Barat, KPK Tangkap 19 Orang Salah Satunya Bupati Lalu Ahmad Zaini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231205/ott-di-lombok-barat-kpk-tangkap-19-orang-salah-satunya-bupati-lalu-ahmad-zaini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231205/ott-di-lombok-barat-kpk-tangkap-19-orang-salah-satunya-bupati-lalu-ahmad-zaini</guid><pubDate>Senin 20 Juli 2026 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/20/337/3231205/kpk-xhqG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/20/337/3231205/kpk-xhqG_large.jpg</image><title> Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menangkap sebanyak 19 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (20/7/2026). Tujuh di antaranya akan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan malam ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang yang kemudian 7 di antaranya malam ini akan dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan pihak-pihak yang dibawa ada juga yang merupakan aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, ada juga pihak swasta yang turut dibawa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi memang sebagian dari ASN di Pemkab Lombok Barat dan juga dari swasta,&amp;quot; kata Budi Prasetyo.&#13;
&#13;
Budi mengatakan perkara yang menjerat Zaini berkaitan dengan penerimaan-penerimaan yang dilakukan dirinya saat menjadi Bupati. Budi juga menyinggung penerimaan ini berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menangkap sebanyak 19 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (20/7/2026). Tujuh di antaranya akan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan malam ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang yang kemudian 7 di antaranya malam ini akan dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan pihak-pihak yang dibawa ada juga yang merupakan aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, ada juga pihak swasta yang turut dibawa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi memang sebagian dari ASN di Pemkab Lombok Barat dan juga dari swasta,&amp;quot; kata Budi Prasetyo.&#13;
&#13;
Budi mengatakan perkara yang menjerat Zaini berkaitan dengan penerimaan-penerimaan yang dilakukan dirinya saat menjadi Bupati. Budi juga menyinggung penerimaan ini berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
