<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Ungkap OTT Bupati Lalu Ahmad Zaini Terkait Penerimaan Proyek di Lombok Barat</title><description>KPK menangkap 19 orang dalam OTT tersebut, termasuk Bupati Lombok Barat Lalu AHmad Zaini. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231219/kpk-ungkap-ott-bupati-lalu-ahmad-zaini-terkait-penerimaan-proyek-di-lombok-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231219/kpk-ungkap-ott-bupati-lalu-ahmad-zaini-terkait-penerimaan-proyek-di-lombok-barat"/><item><title>KPK Ungkap OTT Bupati Lalu Ahmad Zaini Terkait Penerimaan Proyek di Lombok Barat</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231219/kpk-ungkap-ott-bupati-lalu-ahmad-zaini-terkait-penerimaan-proyek-di-lombok-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/20/337/3231219/kpk-ungkap-ott-bupati-lalu-ahmad-zaini-terkait-penerimaan-proyek-di-lombok-barat</guid><pubDate>Senin 20 Juli 2026 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/20/337/3231219/juru_bicara_kpk_budi_prasetyo-Y4Lx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/20/337/3231219/juru_bicara_kpk_budi_prasetyo-Y4Lx_large.jpg</image><title>Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. </title></images><description>JAKARTA - Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini ditangkap bersama 18 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (20/7/2026). Menurut KPK, Ahmad Zaini terjerat kasus terkait penerimaan atas proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,&amp;quot; jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (20/7/2026).&#13;
&#13;
Meski demikian, Budi belum memerinci lebih jauh terkait perkara ini. Ia mengatakan, bupati dan tujuh orang lainnya akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ungkap Budi.&#13;
&#13;
Selain mengamankan belasan orang, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dan sejumlah dokumen. Budi menyebut nilai uang tunai itu mencapai ratusan juta rupiah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini,&amp;quot; tandas Budi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini ditangkap bersama 18 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (20/7/2026). Menurut KPK, Ahmad Zaini terjerat kasus terkait penerimaan atas proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,&amp;quot; jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (20/7/2026).&#13;
&#13;
Meski demikian, Budi belum memerinci lebih jauh terkait perkara ini. Ia mengatakan, bupati dan tujuh orang lainnya akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ungkap Budi.&#13;
&#13;
Selain mengamankan belasan orang, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dan sejumlah dokumen. Budi menyebut nilai uang tunai itu mencapai ratusan juta rupiah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini,&amp;quot; tandas Budi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
