<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Febrie Adriansyah Tak Kunjung Ditahan oleh Kejagung?</title><description>Puan berharap, proses penyidikan dapat dilakukan secara transparan. Ia meminta agar penanganan perkara tak berdampak renggangnya hubungan antara polisi dan jaksa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/21/337/3231371/kenapa-febrie-adriansyah-tak-kunjung-ditahan-oleh-kejagung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/21/337/3231371/kenapa-febrie-adriansyah-tak-kunjung-ditahan-oleh-kejagung"/><item><title>Kenapa Febrie Adriansyah Tak Kunjung Ditahan oleh Kejagung?</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/21/337/3231371/kenapa-febrie-adriansyah-tak-kunjung-ditahan-oleh-kejagung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/21/337/3231371/kenapa-febrie-adriansyah-tak-kunjung-ditahan-oleh-kejagung</guid><pubDate>Selasa 21 Juli 2026 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/21/337/3231371/kejagung-Gpg1_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Eks Jampidsus Febrie Adriansyah/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/21/337/3231371/kejagung-Gpg1_large.jpeg</image><title>Eks Jampidsus Febrie Adriansyah/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Kejagung. Namun hingga saat ini, Febrie belum juga ditahan.&#13;
&#13;
Kejagung juga telah menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie. Adapun ketiga sprindik itu terkait dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.&#13;
&#13;
Ketua DPR RI, Puan Maharani menyatakan, pihaknya menghormati proses hukum Kejagung yang menangani perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, penyidik butuh waktu dalam memproses penahanan terhadap Febrie. Hal itu diungkapkan Puan ketika menanggapi pertanyaan tak kunjungnya Febrie ditahan penyidik Kejagung&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan sekarang ini, tentu saja eh proses itu membutuhkan waktu untuk penyidik,&amp;quot; kata Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2027).&#13;
&#13;
Puan berharap, proses penyidikan dapat dilakukan secara transparan. Ia meminta agar penanganan perkara tak berdampak renggangnya hubungan antara polisi dan jaksa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami harapkan agar nantinya proses hukum itu tetap dilakukan secara transparan,&amp;rdquo;ujar politikus PDIP tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan jangan kemudian membuat sinergi antara Kejaksaan dan kepolisian itu menjadi renggang karena satu kasus kemudian jangan membuat kemudian sinergi antara satu lembaga itu kemudian tidak berjalan sinerginya,&amp;quot; tutup Puan.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Kejagung. Namun hingga saat ini, Febrie belum juga ditahan.&#13;
&#13;
Kejagung juga telah menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie. Adapun ketiga sprindik itu terkait dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.&#13;
&#13;
Ketua DPR RI, Puan Maharani menyatakan, pihaknya menghormati proses hukum Kejagung yang menangani perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, penyidik butuh waktu dalam memproses penahanan terhadap Febrie. Hal itu diungkapkan Puan ketika menanggapi pertanyaan tak kunjungnya Febrie ditahan penyidik Kejagung&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan sekarang ini, tentu saja eh proses itu membutuhkan waktu untuk penyidik,&amp;quot; kata Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2027).&#13;
&#13;
Puan berharap, proses penyidikan dapat dilakukan secara transparan. Ia meminta agar penanganan perkara tak berdampak renggangnya hubungan antara polisi dan jaksa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami harapkan agar nantinya proses hukum itu tetap dilakukan secara transparan,&amp;rdquo;ujar politikus PDIP tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan jangan kemudian membuat sinergi antara Kejaksaan dan kepolisian itu menjadi renggang karena satu kasus kemudian jangan membuat kemudian sinergi antara satu lembaga itu kemudian tidak berjalan sinerginya,&amp;quot; tutup Puan.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
