<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tawuran Maut di Koja Tewaskan Remaja 19 Tahun, Pramono: Masih Kita Dalami!</title><description>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya tak bosan-bosan mengingatkan warga untuk meninggalkan tawuran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/21/338/3231469/tawuran-maut-di-koja-tewaskan-remaja-19-tahun-pramono-masih-kita-dalami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/21/338/3231469/tawuran-maut-di-koja-tewaskan-remaja-19-tahun-pramono-masih-kita-dalami"/><item><title>Tawuran Maut di Koja Tewaskan Remaja 19 Tahun, Pramono: Masih Kita Dalami!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/21/338/3231469/tawuran-maut-di-koja-tewaskan-remaja-19-tahun-pramono-masih-kita-dalami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/21/338/3231469/tawuran-maut-di-koja-tewaskan-remaja-19-tahun-pramono-masih-kita-dalami</guid><pubDate>Selasa 21 Juli 2026 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/21/338/3231469/pramono_anung-BbF1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/21/338/3231469/pramono_anung-BbF1_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Seorang remaja berinisial A (16) tewas dikeroyok menggunakan senjata tajam ketika tawuran di Koja, Jakarta Utara. Polisi sudah menangkap 10 orang terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya tak bosan-bosan mengingatkan warga untuk meninggalkan tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sekali lagi nggak bosen-bosen meminta kepada siapapun yang melakukan tawuran itu untuk menghentikan tawuran di Jakarta supaya energinya disalurkan dengan hal-hal yang lebih positif, lebih produktif,&amp;quot; kata Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai upaya menghentikan tawuran, Pemprov DKI Jakarta telah membangun sarana olahraga agar warga menyalurkan energinya pada kegiatan positif. Lokasinya bahkan berdiri di area rawan tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Contohnya yang kami bangunkan untuk skateboard, kemudian ring tinju, di tempat yang memang dulu tawurannya sering terjadi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mengenai tawuran di Koja, Pramono menegaskan dirinya akan terjun langsung untuk mendalami apa yang selama ini menjadi penyebab dua kelompok melakukan aksi saling serang. Ia menilai tawuran kerap dipicu persoalan sepele yang kemudian menjadi konflik besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, kemudian di Koja ini kan terus terang saya sedang apa ya mendalami apa sih penyebab utamanya. Karena tawuran sering terjadi karena hal-hal kecil, balap motor, nongkrong bareng-bareng, bahkan main catur pun bisa jadi tawuran kalau apa di antara mereka kemudian tidak akrab atau tidak akur,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, membenarkan adanya insiden berdarah tersebut. Menurutnya, korban diserang saat bentrokan pecah di sekitar lapangan voli komplek.&#13;
&#13;
Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus ini. Andry mengungkapkan, saat ini sudah ada lebih dari 10 orang yang diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.&#13;
&#13;
Namun, polisi belum merinci kronologi lengkap maupun peran masing-masing pihak yang ditangkap.&amp;quot;Sudah diamankan. Lebih dari 10 yang diamankan, masih pendalaman,&amp;rdquo; kata Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang remaja berinisial A (16) tewas dikeroyok menggunakan senjata tajam ketika tawuran di Koja, Jakarta Utara. Polisi sudah menangkap 10 orang terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya tak bosan-bosan mengingatkan warga untuk meninggalkan tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sekali lagi nggak bosen-bosen meminta kepada siapapun yang melakukan tawuran itu untuk menghentikan tawuran di Jakarta supaya energinya disalurkan dengan hal-hal yang lebih positif, lebih produktif,&amp;quot; kata Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai upaya menghentikan tawuran, Pemprov DKI Jakarta telah membangun sarana olahraga agar warga menyalurkan energinya pada kegiatan positif. Lokasinya bahkan berdiri di area rawan tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Contohnya yang kami bangunkan untuk skateboard, kemudian ring tinju, di tempat yang memang dulu tawurannya sering terjadi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mengenai tawuran di Koja, Pramono menegaskan dirinya akan terjun langsung untuk mendalami apa yang selama ini menjadi penyebab dua kelompok melakukan aksi saling serang. Ia menilai tawuran kerap dipicu persoalan sepele yang kemudian menjadi konflik besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, kemudian di Koja ini kan terus terang saya sedang apa ya mendalami apa sih penyebab utamanya. Karena tawuran sering terjadi karena hal-hal kecil, balap motor, nongkrong bareng-bareng, bahkan main catur pun bisa jadi tawuran kalau apa di antara mereka kemudian tidak akrab atau tidak akur,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, membenarkan adanya insiden berdarah tersebut. Menurutnya, korban diserang saat bentrokan pecah di sekitar lapangan voli komplek.&#13;
&#13;
Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus ini. Andry mengungkapkan, saat ini sudah ada lebih dari 10 orang yang diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.&#13;
&#13;
Namun, polisi belum merinci kronologi lengkap maupun peran masing-masing pihak yang ditangkap.&amp;quot;Sudah diamankan. Lebih dari 10 yang diamankan, masih pendalaman,&amp;rdquo; kata Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
