<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Air Bersih Akhirnya Mengalir di Retraen, Ary Buraen Kawal Aspirasi Warga hingga Tuntas</title><description>Aspirasi warga Desa Retraen diterima dan dijawab oleh Salomiel Arnius Buraen. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/21/340/3231375/air-bersih-akhirnya-mengalir-di-retraen-ary-buraen-kawal-aspirasi-warga-hingga-tuntas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/21/340/3231375/air-bersih-akhirnya-mengalir-di-retraen-ary-buraen-kawal-aspirasi-warga-hingga-tuntas"/><item><title>Air Bersih Akhirnya Mengalir di Retraen, Ary Buraen Kawal Aspirasi Warga hingga Tuntas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/21/340/3231375/air-bersih-akhirnya-mengalir-di-retraen-ary-buraen-kawal-aspirasi-warga-hingga-tuntas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/21/340/3231375/air-bersih-akhirnya-mengalir-di-retraen-ary-buraen-kawal-aspirasi-warga-hingga-tuntas</guid><pubDate>Selasa 21 Juli 2026 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/21/340/3231375/air_bersih_akhirnya_mengalir_di_desa_retraen-D4rB_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Perindo, Salomiel Arnius Buraen menjawab aspirasi warga Desa Retraen untuk mendapatkan air bersih. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/21/340/3231375/air_bersih_akhirnya_mengalir_di_desa_retraen-D4rB_large.jpeg</image><title>Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Perindo, Salomiel Arnius Buraen menjawab aspirasi warga Desa Retraen untuk mendapatkan air bersih. </title></images><description>KUPANG - Setelah bertahun-tahun menanti, warga Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur akhirnya bisa menikmati akses air bersih dari sumur bor yang sebelumnya belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Peningkatan fasilitas tersebut menjadi jawaban atas persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.&#13;
&#13;
Di balik terealisasinya peningkatan sumur bor tersebut, terdapat proses pengawalan aspirasi masyarakat yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Perindo, Salomiel Arnius Buraen atau yang akrab disapa Ary Buraen. Aspirasi itu diterimanya saat menggelar reses di Desa Retraen pada April 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga menyampaikan bahwa sumur bor yang dibangun pada 2020 belum bisa dimanfaatkan karena belum tersedia sarana pendukung dan jaringan distribusi. Setelah itu kami turun langsung meninjau lokasi bersama masyarakat, lalu berkoordinasi dengan Satker Air Tanah dan Air Baku BBWS Nusa Tenggara II agar peningkatan sumur bor dapat dianggarkan pada 2026,&amp;quot; ungkap Ary, Selasa (21/7/2026).&#13;
&#13;
Upaya tersebut membuahkan hasil. Peningkatan sumur bor akhirnya masuk dalam program Tahun Anggaran 2026 dan kini telah selesai dikerjakan. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, fasilitas tersebut telah berfungsi sehingga masyarakat mulai memperoleh manfaat dari tersedianya akses air bersih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Puji Tuhan, aspirasi masyarakat akhirnya bisa diwujudkan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga saya berharap fasilitas ini benar-benar memberi manfaat bagi warga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,&amp;quot; tutur Sarjana Pendidikan lulusan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ini.&#13;
&#13;
Ary menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat akan menghasilkan solusi nyata apabila dikawal secara serius dan ditindaklanjuti melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan wakil rakyat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembangunan tidak cukup hanya membangun infrastruktur. Yang terpenting adalah memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Dia berharap keberadaan sumur air baku tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Retraen melalui ketersediaan air bersih yang lebih memadai. Partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun juga menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.&#13;
&#13;
Ary turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Parlinggoman Simanungkalit, Kepala Satker Air Tanah dan Air Baku BBWS NT II Djoni Doga, Pejabat Pembuat Komitmen PAT-PAB 1 Daud W. Djami, serta seluruh jajaran yang telah mengawal proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan peningkatan sumur bor tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,&amp;quot; pungkas Ary.&#13;
</description><content:encoded>KUPANG - Setelah bertahun-tahun menanti, warga Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur akhirnya bisa menikmati akses air bersih dari sumur bor yang sebelumnya belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Peningkatan fasilitas tersebut menjadi jawaban atas persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.&#13;
&#13;
Di balik terealisasinya peningkatan sumur bor tersebut, terdapat proses pengawalan aspirasi masyarakat yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Perindo, Salomiel Arnius Buraen atau yang akrab disapa Ary Buraen. Aspirasi itu diterimanya saat menggelar reses di Desa Retraen pada April 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga menyampaikan bahwa sumur bor yang dibangun pada 2020 belum bisa dimanfaatkan karena belum tersedia sarana pendukung dan jaringan distribusi. Setelah itu kami turun langsung meninjau lokasi bersama masyarakat, lalu berkoordinasi dengan Satker Air Tanah dan Air Baku BBWS Nusa Tenggara II agar peningkatan sumur bor dapat dianggarkan pada 2026,&amp;quot; ungkap Ary, Selasa (21/7/2026).&#13;
&#13;
Upaya tersebut membuahkan hasil. Peningkatan sumur bor akhirnya masuk dalam program Tahun Anggaran 2026 dan kini telah selesai dikerjakan. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, fasilitas tersebut telah berfungsi sehingga masyarakat mulai memperoleh manfaat dari tersedianya akses air bersih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Puji Tuhan, aspirasi masyarakat akhirnya bisa diwujudkan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga saya berharap fasilitas ini benar-benar memberi manfaat bagi warga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,&amp;quot; tutur Sarjana Pendidikan lulusan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ini.&#13;
&#13;
Ary menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat akan menghasilkan solusi nyata apabila dikawal secara serius dan ditindaklanjuti melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan wakil rakyat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembangunan tidak cukup hanya membangun infrastruktur. Yang terpenting adalah memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Dia berharap keberadaan sumur air baku tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Retraen melalui ketersediaan air bersih yang lebih memadai. Partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun juga menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.&#13;
&#13;
Ary turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Parlinggoman Simanungkalit, Kepala Satker Air Tanah dan Air Baku BBWS NT II Djoni Doga, Pejabat Pembuat Komitmen PAT-PAB 1 Daud W. Djami, serta seluruh jajaran yang telah mengawal proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan peningkatan sumur bor tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,&amp;quot; pungkas Ary.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
