<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,5 Guncang Aceh, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami</title><description>Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Aceh pada Rabu (22/7/2026) pukul 11.18 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/22/337/3231585/gempa-m5-5-guncang-aceh-bmkg-pastikan-tidak-berpotensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/22/337/3231585/gempa-m5-5-guncang-aceh-bmkg-pastikan-tidak-berpotensi-tsunami"/><item><title>Gempa M5,5 Guncang Aceh, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/22/337/3231585/gempa-m5-5-guncang-aceh-bmkg-pastikan-tidak-berpotensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/22/337/3231585/gempa-m5-5-guncang-aceh-bmkg-pastikan-tidak-berpotensi-tsunami</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2026 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/22/337/3231585/gempa_aceh-7mUS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Aceh (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/22/337/3231585/gempa_aceh-7mUS_large.jpg</image><title>Gempa Aceh (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Aceh pada Rabu (22/7/2026) pukul 11.18 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa memiliki magnitudo terbaru M5,5 dengan kedalaman 9 kilometer. Episenter gempa berada di koordinat 4,24&amp;deg; Lintang Utara dan 97,56&amp;deg; Bujur Timur, atau sekitar 36 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues, Aceh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; demikian keterangan BMKG.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa merupakan gempa dangkal yang diduga dipicu aktivitas Sesar Oreng.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&#13;
&#13;
Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa hingga dipastikan aman untuk digunakan kembali.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Aceh pada Rabu (22/7/2026) pukul 11.18 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa memiliki magnitudo terbaru M5,5 dengan kedalaman 9 kilometer. Episenter gempa berada di koordinat 4,24&amp;deg; Lintang Utara dan 97,56&amp;deg; Bujur Timur, atau sekitar 36 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues, Aceh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; demikian keterangan BMKG.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa merupakan gempa dangkal yang diduga dipicu aktivitas Sesar Oreng.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&#13;
&#13;
Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa hingga dipastikan aman untuk digunakan kembali.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
