<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Bakar Ban dan Dirikan Tenda di Kejagung, Aksi Demo Berlanjut hingga Malam</title><description>Imbas adanya tenda tersebut, kendaraan yang melintas hanya bisa memakai satu lajur di sisi sebelah kanan. Beruntungnya, tak ada kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/22/338/3231730/mahasiswa-bakar-ban-dan-dirikan-tenda-di-kejagung-aksi-demo-berlanjut-hingga-malam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/22/338/3231730/mahasiswa-bakar-ban-dan-dirikan-tenda-di-kejagung-aksi-demo-berlanjut-hingga-malam"/><item><title>Mahasiswa Bakar Ban dan Dirikan Tenda di Kejagung, Aksi Demo Berlanjut hingga Malam</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/22/338/3231730/mahasiswa-bakar-ban-dan-dirikan-tenda-di-kejagung-aksi-demo-berlanjut-hingga-malam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/22/338/3231730/mahasiswa-bakar-ban-dan-dirikan-tenda-di-kejagung-aksi-demo-berlanjut-hingga-malam</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2026 20:22 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/22/338/3231730/viral-CNjG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa Bakar Ban dan Dirikan Tenda di Kejagung/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/22/338/3231730/viral-CNjG_large.jpg</image><title>Mahasiswa Bakar Ban dan Dirikan Tenda di Kejagung/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Sejumlah kelompok massa aksi yang mengatasnamakan sebagai BEM Persatuan Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (22/8/2026) malam.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di lokasi, mahasiswa terlihat mendirikan dua buah tenda di tengah ruas jalan yang berada di depan Gedung Kejagung.&#13;
&#13;
Imbas adanya tenda tersebut, kendaraan yang melintas hanya bisa memakai satu lajur di sisi sebelah kanan. Beruntungnya, tak ada kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejumlah aparat kepolisian juga terlihat berjaga-jaga sekaligus mengatur kendaraan yang melintas agar tidak terjadi penumpukan.&#13;
&#13;
Namun tidak hanya membangun dua tenda, mereka juga terlihat mengumpulkan barang mudah terbakar seperti ban bekas, spanduk hingga kardus.&#13;
&#13;
Kemudian, mereka melakukan aksi bakar-bakar persis di depan gerbang utama korps Adhiyaksa tersebut. Setelah api berkobar, mereka berdiri berjejer dan menyampaikan pernyataan sikap atas aksi pada malam hari ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, terdapat dua spanduk yang diikat di gerbang utama Kejagung. Salah satunya, bertuliskan ucapan dari BEM Persatuan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selamat Hari Gagal Adhiyaksa. Matinya keadilan hukum, matinya kepercayaan publik, tumpul ke atas,&amp;quot; tulis dalam spanduk putih tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Sejumlah kelompok massa aksi yang mengatasnamakan sebagai BEM Persatuan Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (22/8/2026) malam.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di lokasi, mahasiswa terlihat mendirikan dua buah tenda di tengah ruas jalan yang berada di depan Gedung Kejagung.&#13;
&#13;
Imbas adanya tenda tersebut, kendaraan yang melintas hanya bisa memakai satu lajur di sisi sebelah kanan. Beruntungnya, tak ada kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejumlah aparat kepolisian juga terlihat berjaga-jaga sekaligus mengatur kendaraan yang melintas agar tidak terjadi penumpukan.&#13;
&#13;
Namun tidak hanya membangun dua tenda, mereka juga terlihat mengumpulkan barang mudah terbakar seperti ban bekas, spanduk hingga kardus.&#13;
&#13;
Kemudian, mereka melakukan aksi bakar-bakar persis di depan gerbang utama korps Adhiyaksa tersebut. Setelah api berkobar, mereka berdiri berjejer dan menyampaikan pernyataan sikap atas aksi pada malam hari ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, terdapat dua spanduk yang diikat di gerbang utama Kejagung. Salah satunya, bertuliskan ucapan dari BEM Persatuan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selamat Hari Gagal Adhiyaksa. Matinya keadilan hukum, matinya kepercayaan publik, tumpul ke atas,&amp;quot; tulis dalam spanduk putih tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
