<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Enggak Pakai Rompi Ye!</title><description>Pantauan Okezone di lokasi, Febrie diangkut ke kantor Lembaga Antirasuah dengan menggunakan mobil tahanan Kejagung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/25/337/3232203/ditahan-di-rutan-kpk-febrie-adriansyah-enggak-pakai-rompi-ye</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/25/337/3232203/ditahan-di-rutan-kpk-febrie-adriansyah-enggak-pakai-rompi-ye"/><item><title>Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Enggak Pakai Rompi Ye!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/25/337/3232203/ditahan-di-rutan-kpk-febrie-adriansyah-enggak-pakai-rompi-ye</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/25/337/3232203/ditahan-di-rutan-kpk-febrie-adriansyah-enggak-pakai-rompi-ye</guid><pubDate>Sabtu 25 Juli 2026 01:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/25/337/3232203/viral-mPAC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Febrie Adriansyah/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/25/337/3232203/viral-mPAC_large.jpg</image><title>Febrie Adriansyah/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan Eks Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Jumat (24/7/2026) malam. Penahanan Febrie dititipkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di lokasi, Febrie diangkut ke kantor Lembaga Antirasuah dengan menggunakan mobil tahanan Kejagung.&#13;
&#13;
Saat turun dari mobil, tangannya terlihat tidak terborgol dan tanpa mengenakan rompi sebagai tanda tahanan. &amp;nbsp;&amp;quot;Enggak pakai rompi ye,&amp;quot; kata Febrie sambil menunjuk baju batiknya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, dengan pengawalan petugas ia kembali melanjutkan langkahnya untuk menuju pintu Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Febrie menilai keputusan penyidik untuk menahan dirinya tak tepat. Pasalnya, menurut Febrie alat bukti yang diajukan masih didalami dan dikonfirmasi oleh Jaksa Pemeriksa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa bahwa alat bukti yang diajukan masih perlu didalami atau dikonfirmasi ya sehingga menurut saya ini belum cukup untuk dilakukan penahanan,&amp;quot; ujar Febrie kepada awak media.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Febrie mengatakan, prosedur di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung tak seperti saat ini. Menurutnya, semua alat bukti harus dikonfirmasi dan didalami terlebih dahulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua alat bukti harus dikonfirmasi dan diperdalam dulu dan berkali-kali dilakukan ekspos, baru kita yakin bahwa ini tidak zalim dikatakan tersangka dan barulah kita melakukan penahanan,&amp;quot; ujar Febrie.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi ini sudah menjadi keputusan pimpinan saya siap menghadapinya dan saya merasa memang ini kriminalisasi,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan Eks Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Jumat (24/7/2026) malam. Penahanan Febrie dititipkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di lokasi, Febrie diangkut ke kantor Lembaga Antirasuah dengan menggunakan mobil tahanan Kejagung.&#13;
&#13;
Saat turun dari mobil, tangannya terlihat tidak terborgol dan tanpa mengenakan rompi sebagai tanda tahanan. &amp;nbsp;&amp;quot;Enggak pakai rompi ye,&amp;quot; kata Febrie sambil menunjuk baju batiknya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, dengan pengawalan petugas ia kembali melanjutkan langkahnya untuk menuju pintu Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Febrie menilai keputusan penyidik untuk menahan dirinya tak tepat. Pasalnya, menurut Febrie alat bukti yang diajukan masih didalami dan dikonfirmasi oleh Jaksa Pemeriksa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa bahwa alat bukti yang diajukan masih perlu didalami atau dikonfirmasi ya sehingga menurut saya ini belum cukup untuk dilakukan penahanan,&amp;quot; ujar Febrie kepada awak media.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Febrie mengatakan, prosedur di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung tak seperti saat ini. Menurutnya, semua alat bukti harus dikonfirmasi dan didalami terlebih dahulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua alat bukti harus dikonfirmasi dan diperdalam dulu dan berkali-kali dilakukan ekspos, baru kita yakin bahwa ini tidak zalim dikatakan tersangka dan barulah kita melakukan penahanan,&amp;quot; ujar Febrie.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi ini sudah menjadi keputusan pimpinan saya siap menghadapinya dan saya merasa memang ini kriminalisasi,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
