<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Terungkap! Sopir dan Penumpang Alphard yang Ribut dengan Satpam Anggota Polda Jabar</title><description>Sopir dan dua penumpang mobil Toyota Alphard yang terlibat cekcok dengan petugas keamanan (satpam), Fiktor Harefa, di kawasan Bundaran HI diketahui merupakan personel Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/25/338/3232212/terungkap-sopir-dan-penumpang-alphard-yang-ribut-dengan-satpam-anggota-polda-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/25/338/3232212/terungkap-sopir-dan-penumpang-alphard-yang-ribut-dengan-satpam-anggota-polda-jabar"/><item><title> Terungkap! Sopir dan Penumpang Alphard yang Ribut dengan Satpam Anggota Polda Jabar</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/25/338/3232212/terungkap-sopir-dan-penumpang-alphard-yang-ribut-dengan-satpam-anggota-polda-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/25/338/3232212/terungkap-sopir-dan-penumpang-alphard-yang-ribut-dengan-satpam-anggota-polda-jabar</guid><pubDate>Sabtu 25 Juli 2026 07:51 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/25/338/3232212/penumpang_alphard_yang_ribut_dengan_satpam-KGqC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang Alphard Ribut dengan Satpam (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/25/338/3232212/penumpang_alphard_yang_ribut_dengan_satpam-KGqC_large.jpg</image><title>Penumpang Alphard Ribut dengan Satpam (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sopir dan dua penumpang mobil Toyota Alphard yang terlibat cekcok dengan petugas keamanan (satpam), Fiktor Harefa, di kawasan Bundaran HI diketahui merupakan personel Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyebut dugaan tindakan arogansi yang dilakukan pengemudi maupun penumpang mobil Alphard akan diproses melalui mekanisme pengawasan internal Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan yang tadi disampaikan, ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang. Ini akan ditindaklanjuti oleh Bid Propam Polda Jawa Barat,&amp;quot; kata Braiel, Sabtu (25/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Braiel juga mengatakan dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengemudi Alphard akan ditindaklanjuti oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi, ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya,&amp;quot; ujar Braiel.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, dalam video yang beredar terlihat situasi keributan di sekitar area penyeberangan. Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian setelah kronologi kejadian dibagikan oleh salah satu pengguna media sosial melalui Threads.&#13;
&#13;
Dalam narasi tersebut dijelaskan, kejadian bermula ketika lampu zebra cross pejalan kaki di Halte Bundaran HI telah berwarna hijau. Seorang petugas sekuriti disebut tengah membantu warga menyeberang jalan.&#13;
&#13;
Namun, pada saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Alphard berwarna hitam dengan pelat nomor yang terlihat D 18 XHQ diduga tetap melaju dan menerobos jalur penyeberangan.&#13;
&#13;
Petugas sekuriti kemudian disebut menegur pengemudi kendaraan tersebut. Dalam narasi yang beredar, petugas itu bahkan sempat memukul bagian bodi mobil sebagai bentuk teguran karena kendaraan diduga tetap melintas ketika pejalan kaki mendapat giliran menyeberang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ngeplak bodi mobil. Menurut narasi yang beredar, teguran itu justru memicu reaksi dari penumpang mobil. Sejumlah orang disebut turun dari kendaraan dan membawa petugas sekuriti tersebut ke pos keamanan,&amp;quot; tulis keterangan yang dikutip dari akun Instagram @_thinksmart.id, Kamis (23/7/2026).&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sopir dan dua penumpang mobil Toyota Alphard yang terlibat cekcok dengan petugas keamanan (satpam), Fiktor Harefa, di kawasan Bundaran HI diketahui merupakan personel Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyebut dugaan tindakan arogansi yang dilakukan pengemudi maupun penumpang mobil Alphard akan diproses melalui mekanisme pengawasan internal Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan yang tadi disampaikan, ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang. Ini akan ditindaklanjuti oleh Bid Propam Polda Jawa Barat,&amp;quot; kata Braiel, Sabtu (25/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Braiel juga mengatakan dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengemudi Alphard akan ditindaklanjuti oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi, ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya,&amp;quot; ujar Braiel.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, dalam video yang beredar terlihat situasi keributan di sekitar area penyeberangan. Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian setelah kronologi kejadian dibagikan oleh salah satu pengguna media sosial melalui Threads.&#13;
&#13;
Dalam narasi tersebut dijelaskan, kejadian bermula ketika lampu zebra cross pejalan kaki di Halte Bundaran HI telah berwarna hijau. Seorang petugas sekuriti disebut tengah membantu warga menyeberang jalan.&#13;
&#13;
Namun, pada saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Alphard berwarna hitam dengan pelat nomor yang terlihat D 18 XHQ diduga tetap melaju dan menerobos jalur penyeberangan.&#13;
&#13;
Petugas sekuriti kemudian disebut menegur pengemudi kendaraan tersebut. Dalam narasi yang beredar, petugas itu bahkan sempat memukul bagian bodi mobil sebagai bentuk teguran karena kendaraan diduga tetap melintas ketika pejalan kaki mendapat giliran menyeberang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ngeplak bodi mobil. Menurut narasi yang beredar, teguran itu justru memicu reaksi dari penumpang mobil. Sejumlah orang disebut turun dari kendaraan dan membawa petugas sekuriti tersebut ke pos keamanan,&amp;quot; tulis keterangan yang dikutip dari akun Instagram @_thinksmart.id, Kamis (23/7/2026).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
