<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Ketua RT Sempat Terima Laporan Ada Orang Pingsan</title><description>Ketua RT 11, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ima mengaku sempat menerima laporan mengenai orang pingsan di lokasi Sutrimo ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan mulut berbusa, yakni Klinik Mordent, Jakarta Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/26/338/3232479/sutrimo-tewas-di-kebayoran-baru-ketua-rt-sempat-terima-laporan-ada-orang-pingsan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/26/338/3232479/sutrimo-tewas-di-kebayoran-baru-ketua-rt-sempat-terima-laporan-ada-orang-pingsan"/><item><title>Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Ketua RT Sempat Terima Laporan Ada Orang Pingsan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/26/338/3232479/sutrimo-tewas-di-kebayoran-baru-ketua-rt-sempat-terima-laporan-ada-orang-pingsan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/26/338/3232479/sutrimo-tewas-di-kebayoran-baru-ketua-rt-sempat-terima-laporan-ada-orang-pingsan</guid><pubDate>Minggu 26 Juli 2026 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/26/338/3232479/mayat-WZDe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sutrimo tewas di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/26/338/3232479/mayat-WZDe_large.jpg</image><title>Sutrimo tewas di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua RT 11, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ima mengaku sempat menerima laporan mengenai orang pingsan di lokasi Sutrimo ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan mulut berbusa, yakni Klinik Mordent, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Ima mengaku tidak mengetahui sosok Sutrimo yang tewas. Ia mengatakan, hanya mendapat laporan dari tukang ojek mengenai adanya orang tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pas saya mau berangkat itu, tukang ojek bilang ada orang pingsan. Ada orang pingsan di pinggir jalan, sudah dibawa ke rumah sakit,&amp;quot; ucap Ima di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, Ima mengatakan tidak ada satu pun warganya yang melapor terkait kejadian tersebut. Ia kemudian mengira orang yang tidak sadarkan diri itu bukan merupakan warganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak ada yang lapor berarti bukan warga saya. Jadi saya enggak, apa ya, enggak terus mikirin lagi. Saya pikir udah sembuh orangnya, gitu saya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ima juga mengaku tidak mengenal Sutrimo. Bahkan, ia menyebut tidak mengetahui operasional klinik kecantikan tersebut. &amp;quot;Saya enggak ngerti. Saya pikir ini rumah kosong, jadi saya pikir orang lewat yang pingsan. Rumah kosong jadi saya enggak tahu,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ima memperkirakan klinik itu sudah lama tidak beroperasi. Bahkan, ia mengaku tidak mengetahui siapa yang menempati atau menjaga klinik tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh ini dulu ada (penunggu), tetapi akhir-akhir ini saya kurang paham, enggak tahu saya. Gak pernah lihat, karena saya rumahnya di belakang,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, Sutrimo ditemukan meninggal dunia pada Kamis 23 Juli 2026. Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai penyebab kematiannya.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan yang beredar, Sutrimo disebut meninggal dunia di RS Muhammadiyah Taman Puring, Jalan Gandaria I Nomor 20, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Laporan tersebut juga memuat sejumlah informasi mengenai kondisi korban saat ditemukan, keterangan beberapa saksi, serta pernyataan pihak keluarga.&#13;
&#13;
Disebutkan juga keluarga mengaku belum menerima sejumlah barang pribadi korban, antara lain telepon seluler, dompet, kartu ATM, dan pakaian yang dikenakan korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Polda Metro Jaya masih menyelidiki meninggalnya Sutrimo. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menjelaskan, setelah ditemukan tak sadarkan diri, Sutrimo dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Polisi juga mengklaim masih mendalami identitas dan latar belakang Sutrimo.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua RT 11, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ima mengaku sempat menerima laporan mengenai orang pingsan di lokasi Sutrimo ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan mulut berbusa, yakni Klinik Mordent, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Ima mengaku tidak mengetahui sosok Sutrimo yang tewas. Ia mengatakan, hanya mendapat laporan dari tukang ojek mengenai adanya orang tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pas saya mau berangkat itu, tukang ojek bilang ada orang pingsan. Ada orang pingsan di pinggir jalan, sudah dibawa ke rumah sakit,&amp;quot; ucap Ima di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, Ima mengatakan tidak ada satu pun warganya yang melapor terkait kejadian tersebut. Ia kemudian mengira orang yang tidak sadarkan diri itu bukan merupakan warganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak ada yang lapor berarti bukan warga saya. Jadi saya enggak, apa ya, enggak terus mikirin lagi. Saya pikir udah sembuh orangnya, gitu saya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ima juga mengaku tidak mengenal Sutrimo. Bahkan, ia menyebut tidak mengetahui operasional klinik kecantikan tersebut. &amp;quot;Saya enggak ngerti. Saya pikir ini rumah kosong, jadi saya pikir orang lewat yang pingsan. Rumah kosong jadi saya enggak tahu,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ima memperkirakan klinik itu sudah lama tidak beroperasi. Bahkan, ia mengaku tidak mengetahui siapa yang menempati atau menjaga klinik tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh ini dulu ada (penunggu), tetapi akhir-akhir ini saya kurang paham, enggak tahu saya. Gak pernah lihat, karena saya rumahnya di belakang,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, Sutrimo ditemukan meninggal dunia pada Kamis 23 Juli 2026. Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai penyebab kematiannya.&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan yang beredar, Sutrimo disebut meninggal dunia di RS Muhammadiyah Taman Puring, Jalan Gandaria I Nomor 20, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Laporan tersebut juga memuat sejumlah informasi mengenai kondisi korban saat ditemukan, keterangan beberapa saksi, serta pernyataan pihak keluarga.&#13;
&#13;
Disebutkan juga keluarga mengaku belum menerima sejumlah barang pribadi korban, antara lain telepon seluler, dompet, kartu ATM, dan pakaian yang dikenakan korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Polda Metro Jaya masih menyelidiki meninggalnya Sutrimo. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menjelaskan, setelah ditemukan tak sadarkan diri, Sutrimo dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Polisi juga mengklaim masih mendalami identitas dan latar belakang Sutrimo.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
