<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Houthi Kembali Gempur Infrastruktur Minyak Saudi, Drone Bidik Jalur Vital Aramco</title><description>Kelompok Houthi di Yaman mengklaim kembali melancarkan serangan drone yang menargetkan infrastruktur minyak mentah Arab Saudi. Sasaran serangan disebut mencakup sejumlah lokasi sensitif yang berkaitan dengan pasokan, dan transportasi minyak dari wilayah timur Arab Saudi menuju Kota Yanbu di pesisir Laut Merah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/27/18/3232677/houthi-kembali-gempur-infrastruktur-minyak-saudi-drone-bidik-jalur-vital-aramco</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/27/18/3232677/houthi-kembali-gempur-infrastruktur-minyak-saudi-drone-bidik-jalur-vital-aramco"/><item><title>Houthi Kembali Gempur Infrastruktur Minyak Saudi, Drone Bidik Jalur Vital Aramco</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/27/18/3232677/houthi-kembali-gempur-infrastruktur-minyak-saudi-drone-bidik-jalur-vital-aramco</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/27/18/3232677/houthi-kembali-gempur-infrastruktur-minyak-saudi-drone-bidik-jalur-vital-aramco</guid><pubDate>Senin 27 Juli 2026 22:10 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/27/18/3232677/yahya_saree-zqog_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree (foto: AP News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/27/18/3232677/yahya_saree-zqog_large.jpg</image><title>Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree (foto: AP News)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kelompok Houthi di Yaman mengklaim kembali melancarkan serangan drone yang menargetkan infrastruktur minyak mentah Arab Saudi. Sasaran serangan disebut mencakup sejumlah lokasi sensitif yang berkaitan dengan pasokan, dan transportasi minyak dari wilayah timur Arab Saudi menuju Kota Yanbu di pesisir Laut Merah.&#13;
&#13;
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan serangan tersebut merupakan respons atas dugaan pelanggaran wilayah udara Yaman oleh pesawat nirawak milik Arab Saudi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menargetkan sejumlah lokasi dan titik sensitif yang terkait dengan pasokan dan transportasi minyak mentah dari Arab Saudi bagian timur ke Yanbu dengan menggunakan drone,&amp;quot; ujar Saree, dilansir dari Aljazeera, Senin (27/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada konfirmasi dari pemerintah Arab Saudi terkait klaim tersebut. Tidak ada laporan resmi mengenai kerusakan fasilitas maupun korban jiwa akibat serangan yang diklaim Houthi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan, sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah pesawat nirawak yang datang dari arah Irak.&#13;
&#13;
Menurut pernyataan kementerian, drone tersebut berupaya menyerang fasilitas minyak di wilayah timur Arab Saudi. Riyadh menuding pesawat nirawak itu diluncurkan oleh kelompok-kelompok bersenjata di Irak yang bersekutu dengan Iran.&#13;
&#13;
Serangan ini menambah daftar eskalasi yang melibatkan Houthi dan Arab Saudi di tengah ketegangan kawasan yang terus meningkat. Kelompok Houthi sebelumnya juga beberapa kali mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas energi milik Saudi Aramco.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kelompok Houthi di Yaman mengklaim kembali melancarkan serangan drone yang menargetkan infrastruktur minyak mentah Arab Saudi. Sasaran serangan disebut mencakup sejumlah lokasi sensitif yang berkaitan dengan pasokan, dan transportasi minyak dari wilayah timur Arab Saudi menuju Kota Yanbu di pesisir Laut Merah.&#13;
&#13;
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan serangan tersebut merupakan respons atas dugaan pelanggaran wilayah udara Yaman oleh pesawat nirawak milik Arab Saudi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menargetkan sejumlah lokasi dan titik sensitif yang terkait dengan pasokan dan transportasi minyak mentah dari Arab Saudi bagian timur ke Yanbu dengan menggunakan drone,&amp;quot; ujar Saree, dilansir dari Aljazeera, Senin (27/7/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada konfirmasi dari pemerintah Arab Saudi terkait klaim tersebut. Tidak ada laporan resmi mengenai kerusakan fasilitas maupun korban jiwa akibat serangan yang diklaim Houthi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan, sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah pesawat nirawak yang datang dari arah Irak.&#13;
&#13;
Menurut pernyataan kementerian, drone tersebut berupaya menyerang fasilitas minyak di wilayah timur Arab Saudi. Riyadh menuding pesawat nirawak itu diluncurkan oleh kelompok-kelompok bersenjata di Irak yang bersekutu dengan Iran.&#13;
&#13;
Serangan ini menambah daftar eskalasi yang melibatkan Houthi dan Arab Saudi di tengah ketegangan kawasan yang terus meningkat. Kelompok Houthi sebelumnya juga beberapa kali mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas energi milik Saudi Aramco.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
