<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Iran Usai Pangkalan Yordania Dihantam Rudal</title><description>CENTCOM mengatakan serangan ini menargetkan puluhan fasilitas Garda Revolusi Iran, termasuk pusat komando, &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/30/18/3233217/as-lancarkan-serangan-besar-besaran-ke-iran-usai-pangkalan-yordania-dihantam-rudal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/30/18/3233217/as-lancarkan-serangan-besar-besaran-ke-iran-usai-pangkalan-yordania-dihantam-rudal"/><item><title>AS Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Iran Usai Pangkalan Yordania Dihantam Rudal</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/30/18/3233217/as-lancarkan-serangan-besar-besaran-ke-iran-usai-pangkalan-yordania-dihantam-rudal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/30/18/3233217/as-lancarkan-serangan-besar-besaran-ke-iran-usai-pangkalan-yordania-dihantam-rudal</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2026 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/18/3233217/ilustrasi-CVsx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/30/18/3233217/ilustrasi-CVsx_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>WASHINGTON - Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa militer Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas &amp;quot;upaya serangan Iran&amp;quot; terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Militer AS menambahkan bahwa mereka menargetkan puluhan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Kamis (30/7/2026) pagi setelah apa yang mereka sebut sebagai upaya serangan rudal Iran terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, CENTCOM mengatakan pasukannya menyerang pusat komando militer, fasilitas rudal dan drone, situs pengawasan dan pertahanan pantai, serta kemampuan maritim di seluruh Iran. Operasi tersebut, tambah pernyataan CENTCOM, dimaksudkan untuk mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh Iran dan kelompok-kelompok sekutunya terhadap pasukan AS, pelayaran komersial, dan negara-negara Teluk tetangga.&#13;
&#13;
Serangan terbaru diluncurkan setelah IRGC menembakkan beberapa rudal balistik dari Iran pada 28 Juli dalam apa yang mereka sebut sebagai upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang ditempatkan di wilayah tersebut, kata militer AS, sebagaimana dilansir TRT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
CENTCOM mencatat bahwa lebih dari 50.000 anggota militer AS tetap ditempatkan di seluruh Timur Tengah dan berada dalam keadaan siaga tinggi karena ketegangan terus meningkat setelah pertukaran serangan terbaru.&#13;
&#13;
Media pemerintah Iran melaporkan beberapa ledakan di wilayah selatan negara itu, dengan ledakan terdengar di kota pelabuhan Bandar Abbas dan serangan lainnya dilaporkan di Pulau Qeshm.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan Washington melakukan serangan terhadap Iran, dan Teheran menanggapi dengan menargetkan fasilitas dan peralatan militer AS di berbagai negara di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Serangan terbaru terjadi beberapa jam setelah sebuah drone menghantam kapal tanker gas alam cair (LNG) milik AS di Mesir.&#13;
&#13;
Sebelumnya pada hari itu, Trump mengatakan militer AS akan menghantam Iran &amp;quot;dengan keras&amp;quot; setelah serangan rudal terhadap pangkalan AS di Yordania, lapor Fox News.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita akan menghantam mereka dengan keras. Mereka akan dihajar habis-habisan,&amp;quot; kata koresponden Fox mengutip pernyataan Trump pada hari Rabu, menambahkan bahwa presiden AS menggunakan kata-kata kasar untuk menekankan maksudnya: &amp;quot;Kita akan menghajar mereka habis-habisan.&amp;quot;&#13;
&#13;
Trump juga mengatakan kepada Fox bahwa pemboman AS-Arab Saudi terhadap milisi pro-Iran semalam di Irak telah dikoordinasikan dengan pihak berwenang di Baghdad, meskipun pemerintah Irak secara terbuka mengutuk serangan tersebut.&#13;
&#13;
Trump &amp;quot;mengatakan serangan-serangan itu dikoordinasikan dengan pemerintah Irak,&amp;quot; kata koresponden Fox setelah berbicara dengan pemimpin AS tersebut.&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON - Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa militer Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas &amp;quot;upaya serangan Iran&amp;quot; terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Militer AS menambahkan bahwa mereka menargetkan puluhan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Kamis (30/7/2026) pagi setelah apa yang mereka sebut sebagai upaya serangan rudal Iran terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, CENTCOM mengatakan pasukannya menyerang pusat komando militer, fasilitas rudal dan drone, situs pengawasan dan pertahanan pantai, serta kemampuan maritim di seluruh Iran. Operasi tersebut, tambah pernyataan CENTCOM, dimaksudkan untuk mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh Iran dan kelompok-kelompok sekutunya terhadap pasukan AS, pelayaran komersial, dan negara-negara Teluk tetangga.&#13;
&#13;
Serangan terbaru diluncurkan setelah IRGC menembakkan beberapa rudal balistik dari Iran pada 28 Juli dalam apa yang mereka sebut sebagai upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang ditempatkan di wilayah tersebut, kata militer AS, sebagaimana dilansir TRT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
CENTCOM mencatat bahwa lebih dari 50.000 anggota militer AS tetap ditempatkan di seluruh Timur Tengah dan berada dalam keadaan siaga tinggi karena ketegangan terus meningkat setelah pertukaran serangan terbaru.&#13;
&#13;
Media pemerintah Iran melaporkan beberapa ledakan di wilayah selatan negara itu, dengan ledakan terdengar di kota pelabuhan Bandar Abbas dan serangan lainnya dilaporkan di Pulau Qeshm.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan Washington melakukan serangan terhadap Iran, dan Teheran menanggapi dengan menargetkan fasilitas dan peralatan militer AS di berbagai negara di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Serangan terbaru terjadi beberapa jam setelah sebuah drone menghantam kapal tanker gas alam cair (LNG) milik AS di Mesir.&#13;
&#13;
Sebelumnya pada hari itu, Trump mengatakan militer AS akan menghantam Iran &amp;quot;dengan keras&amp;quot; setelah serangan rudal terhadap pangkalan AS di Yordania, lapor Fox News.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita akan menghantam mereka dengan keras. Mereka akan dihajar habis-habisan,&amp;quot; kata koresponden Fox mengutip pernyataan Trump pada hari Rabu, menambahkan bahwa presiden AS menggunakan kata-kata kasar untuk menekankan maksudnya: &amp;quot;Kita akan menghajar mereka habis-habisan.&amp;quot;&#13;
&#13;
Trump juga mengatakan kepada Fox bahwa pemboman AS-Arab Saudi terhadap milisi pro-Iran semalam di Irak telah dikoordinasikan dengan pihak berwenang di Baghdad, meskipun pemerintah Irak secara terbuka mengutuk serangan tersebut.&#13;
&#13;
Trump &amp;quot;mengatakan serangan-serangan itu dikoordinasikan dengan pemerintah Irak,&amp;quot; kata koresponden Fox setelah berbicara dengan pemimpin AS tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
